Catat! 5 Kesalahan Sepele Ini Bisa Bikin Telur Orak-Arik Kurang Enak

Di Kutip Oleh : PUBinfo Redaksi 11 Sep 2019, 09:16:21 WIB | dibaca : 21 pembacaKuliner

Catat! 5 Kesalahan Sepele Ini Bisa Bikin Telur Orak-Arik Kurang Enak

Foto: iStock

Jakarta - Telur orak-arik atau scrambled egg jadi menu sarapan andalan banyak orang. Ada kesalahan yang perlu dihindari saat membuatnya agar telur orak-arik nikmat.

Banyak orang mengawali hari dengan sarapan telur. Cara mengolahnya yang mudah dan rasanya yang enak membuat telur sangat populer sebagai menu sarapan. Dari sisi nutrisi, telur memiliki banyak manfaat sehat. Terutama bagi seseorang yang sedang ingin turunkan berat badan.

Sarapan telur memungkinkan seseorang mengasup banyak protein. Sebab telur merupakan salah satu menu sarapan paling tinggi protein. Menyantap telur untuk sarapan memasok 25% kebutuhan protein lebih banyak dibanding menu sarapan populer lainnya.

Olahan telur pun sangat beragam. Ada yang direbus, didadar, atau dibuat mata sapi. Tak ketinggalan telur orak-arik alias scrambled egg yang populer. Membuat telur ini sangat mudah karena cukup menuangkan telur ke atas wajan lalu mengorak-ariknya dengan spatula. Tapi tak semua orang berhasil membuat telur orak-arik yang enak.

"Telur orak-arik mudah dibuat, tetapi sulit untuk membuatnya dengan benar," ujar editor makanan Bon Appetit, Claire Saffitz. Nah, untuk menghasilkan telur orak-arik yang lembut, creamy, dan halus, ada tips yang perlu diperhatikan. Salah satunya tidak melakukan kesalahan-kesalahan yang diungkap Bon Appetit (10/9) berikut.

1. Tidak menggunakan wajan antilengket

Kunci penting dalam pembuatan telur orak-arik adalah penggunaan wajan berlapisan bahan antilengket. Wajan ini memungkinkan telur orak-arik tidak menempel di permukaan wajan sehingga mudah untuk diaduk-aduk selama proses pemasakkan.

Jika ingin membuat telur orak-arik dari 2-4 butir telur, pilih wajan yang kecil. Namun jika sudah menggunakan lebih dari 6 butir telur, pilih wajan yang lebih besar permukaannya.

Kesalahan lain yang juga sering dilakukan adalah langsung memecahkan telur di atas wajan. Sebaiknya pecahkan telur terpisah di manngkuk lain. Cara ini memungkinkan putih dan kuning telur lebih mudah bersatu karena diaduk lebih dulu dengan kocokan.

Jika Anda memecahkan telur langsung di atas wajan, telur orak-arik nantinya tidak akan lembut. Permukaannya justru jadi keras dan kering yang mengurangi kenikmatan telur orak-arik. Karena putih telur akan lebih cepat matang dan kering dibandingkan kuning telurnya.

2. Tidak menggunakan telur segar

Setiap orang memiliki resep telur orak-arik sendiri, namun yang penting adalah memilih telur berkualitas baik atau segar. Gunakan telur yang mulus permukaannya dan masih segar. Kalau ada telur organik bisa dipakai untuk pilihan lebih sehat.

Banyak pakar kuliner meyakini semakin baik kualitas telur yang dipakai, semakin enak rasa telur orak-arik nantinya. Pemakaian telur berkualitas juga membuat telur orak-arik sudah enak meski tidak ditambahkan bahan apapun.

Tapi kalau Anda mau bereksperimen membuat telur orak-arik lebih creamy dan gurih, penambahan mentega di akhir proses memasak sangat disarankan. Bisa juga memakai minyak zaitun dan mentega saat memasaknnya.

3. Memasak dengan api besar

Alat untuk memasak telur orak-arik juga perlu diperhatikan. Selain wajan, gunakanlah spatula yang tepat. Pilih spatula berbahan silikon yang lebih fleksibel untuk mengorak-arik telur. Bahan spatula silikon yang lembut juga tidak akan merusak permukaan wajan antilengket.

Setelah itu, perhatikan besaran api dan durasi memasak telur orak-arik. Panaskan wajan dengan api sedang terlebih dahulu. Kemudian masukkan telur orak-arik. Masak dalam api kecil cenderung sedang.

Jangan terburu-buru membesarkan api agar telur orak-arik cepat matang. Anda harus bersabar menunggu telur orak-arik matang dengan sendirinya. Kalau api dibesarkan, tekstur telur akan kering bahkan gosong.

Tapi ada trik jika Anda ingin memasak telur orak-arik lebih cepat. Api besar bisa dipakai, tapi saat mengorak-arik telur Anda perlu mengangkat wajan dari api tersebut. Barulah menaruhnya kembali ke atas api.

4. Memasak terlalu lama

Kebiasaan banyak orang adalah memasak telur orak-arik terlalu lama. Padahal idealnya telur orak-arik dimasak tidak sampai matang. Telur harus diangkat dari api sebelum matang sepenuhnya dalam keadaan sedikit basah.

"Telur adalah protein, dan seperti semua jenis protein, mereka akan melanjutkan proses masak meski sudah diangkat dari api," kata seorang pakar kuliner. Saat memasak telur orak-arik pun ada triknya. Bergantung apakah Anda ingin menghasilkan buliran telur yang besar atau kecil.

Untuk buliran telur orak-arik yang besar, gunakan spatula dengan gerakan menyapu permukaan wajan seluas mungkin. Tapi kalau mau buliran yang kecil, gunakan spatula dengan gerakan memutar dan cepat, langsung mengenai bagian telur.

5. Tidak menambahkan isian

Tak ada salahnya menambahkan beragam isian telur orak-arik. Selain butter, bisa juga keju yang membuat rasanya lebih gurih. Keju yang enak untuk telur orak-arik adalah feta atau cheddar. Anda juga bisa tambahkan banyak rempah segar seperti peterseli.

Jangan lupa tambahkan garam dan lada hitam untuk tonjokkan rasa pedas yang enak. Tambahkan keduanya di akhir proses memasak telur orak-arik agar tidak menyerap kelembapan pada telur nantinya.

Beberapa chef dunia bahkan memiliki racikan telur orak-arik ala dirinya. Misalnya mendiang Anthony Bourdain yang suka telur orak-arik dengan daun bawang dan bacon. Ia juga memilih menyisakan sedikit putih telur agar lebih enak.

Sementara Chrissy Teigen mengaku suka telur dadar cheesy yang dibuat tanpa keju. Ia menggunakan campuran krim kental pada telur orak-arik. Menurutnya racikan ini membuat telur orak-arik lebih beraroma gurih enak meski tak memakai keju.

 

Sumber : detik.com