Dapati Denyut Nadi Tak Teratur? Ini Pemeriksaan yang Harus Dilakukan

Di Kutip Oleh : PUBinfo Redaksi 12 Okt 2017, 14:42:12 WIB | dibaca : 29 pembacaKesehatan

Dapati Denyut Nadi Tak Teratur? Ini Pemeriksaan yang Harus Dilakukan

Jika mendapati denyut nadi yang tidak teratur, segera lakukan pemeriksaan dengan EKG. Foto: Widiya Wiyanti

Jakarta, Pernah melakukan cek denyut nadi sendiri? Jika denyut nadi Anda lebih dari 100 per menit, itu menandakan adanya indikasi Fibrilasi Atrium (FA) yaitu kelainan irama jantung yang tidak teratur.

Ini menjadi berbahaya karena orang yang mengidap FA berisiko lima kali lebih tinggi untuk terkena stroke. Lantas, apa yang harus dilakukan jika mendapati denyut nadi tidak teratur?

Guru Besar Ilmu Kardiologi dan Kedokteran Vaskular Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof Dr dr Yoga Yuniadi, SpJP(K), FIHA, FasCC menyarankan untuk segera melakukan pemeriksaan di fasilitas pelayanan kesehatan yang menyediakan rekam detak jantung.

"Pertama yang dilakukan adalah pemeriksaan EKG (elektrokardiografi). Jika kebetulan dia pada saat datang tidak ada keluhan, mungkin EKG-nya normal. Tapi bukan berarti dia normal," ujarnya di Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Rabu (11/10/2017).

Prof Yoga menuturkan bahwa tenaga kesehatan harus melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk membuktikan pasien tersebut benar atau tidak mengidap FA.

"Bila dalam EKG sesaat tidak terekam, maka bisa dilakukan perekaman EKG lebih lama, satu hari kah. Atau sampai seminggu dengan yang namanya Hotler," jelas Prof Yoga.

Hotler adalah alat perekam denyut jantung yang dapat digunakan selama 7 hari sampai beberapa minggu dengan memberikan hasil yang lebih akurat mengenai irama jantung, bahkan saat sedang tidur.

"Itu (Hotler) di fasyankes sekunder biasanya sudah tersedia," tutupnya.

 

Sumber : detik.com

View all comments

Write a comment

(Input Kode Di Samping Dengan Benar)