Indonesia Bidik Dominasi Peserta South East Asia Youth Music Camp

Di Kutip Oleh : PUBinfo Redaksi 14 Jan 2020, 08:51:06 WIB | dibaca : 92 pembacaHiburan

Indonesia Bidik Dominasi Peserta South East Asia Youth Music Camp

Evelyne Sashi, salah satu musisi yang akan mengisi acara di SEAYMC di Bandung, Jawa Barat. Foto/Ist

JAKARTA - South East Asia Youth Music Camp (SEAYMC) dijadwalkan digelar pada 20-29 Juni 2020 di Swiss-Belresort Heritage Bandung, Jawa Barat. Kegiatan yang diinisiasi Dedi Sjahrir Panigoro, Yanto M Purbo, dan Sari Sjadzali ini merupakan kegiatan musik yang intensif dan terpusat.

SEAYMC melibatkan para pemain yang terlebih dulu diaudisi melalui video dengan cakupan wilayah Asia Tenggara. Para pemain yang terpilih nantinya akan berlatih sebagai sebuah orkestra besar di bawah arahan direktur musik (music director) Gevorg Sargsyan untuk kemudian semuanya tampil dalam puncak acara di Sasana Budaya Ganesha, Bandung.

Karya yang rencananya akan ditampilkan antara lain Festive Ouverture karya Dmitri Shostakovich, Piano Concerto No.1 (Sergei Prokofiev), Firebird (Igor Stravinsky), Mekong Concerto for Violin & Cello (Ananda Sukarlan), dan tentu lagu nasional serta tradisional Indonesia.

Dedi Sjahrir Panigoro mengungkapkan, pihaknya sangat mendorong musisi muda dari Indonesia untuk ikut kegiatan SEAYMC. Tujuannya supaya bisa meningkatkan kemampuan dalam bermusik agar mampu berprestasi di wilayah Asia Tenggara.

"Kami berharap mereka bisa turut serta dalam camp tersebut dan bisa meningkatkan dirinya dalam percaturan di Asia Tenggara. Dengan begitu kami menargetkan dari jumlah keseluruhan peserta sebanyak 200 orang, minimal setengahnya dari Indonesia," ucap Dedi di Jakarta, Senin (11/1).

Festival Director SEAYMC, Purwacaraka berharap kegiatan ini tidak hanya diikuti para pemain yang sudah "matang" saja. Tetapi juga pemain amatir yang kemudian dilatih secara mandiri dalam format junior camp.

Sementara itu, Evelyne Sashi, salah satu musisi yang akan mengisi acara di SEAYMC, mengatakan, kegiatan ini merupakan wadah yang bagus untuk Indonesia dalam mengeksplor musik ke skala yang lebih besar. "Saya sangat mengapresiasi pihak yang menyelenggarakan acara SEAYMC ini, biasanya kan hanya vokal dan piano. Kalau pakai orkestra itu butuh ekstra latihan, ekstra kerja sama, jadi saya pikir ini adalah momen yang bagus," kata Sashi.

Kegiatan ini selain bertujuan membangun kemampuan dan pemahaman generasi muda perihal musik dalam format orkestra, juga untuk meningkatkan posisi Indonesia di kancah internasional, khususnya di Asia Tenggara.

Kegiatan SEAYMC nantinya juga bakal diramaikan seminar internasional untuk publik yang melibatkan pembicara seperti Paye Srinarong, Ananda Sukarlan, Narong Prangcharoen, Purwacaraka, dan Addie MS dengan bahasan seputar How to Build Classical Image, Music for Social Changes, Academic Career for Musicians and Composers, Orchestra for Youth, dan Music School Business.

 

Sumber ; sindonews.com