Jumlah Kasus Meningkat, Cegah DBD dengan Melindungi Tubuh

Di Kutip Oleh : PUBinfo Redaksi 26 Mar 2020, 09:28:31 WIB | dibaca : 78 pembacaKesehatan

Jumlah Kasus Meningkat, Cegah DBD dengan Melindungi Tubuh

Penolak nyamuk bisa digunakan untuk melindungi tubuh dari gigitan nyamuk dengan ektivitas perlindungan mencapai 8 jam. / Foto: ist

JAKARTA - Di tengah pandemi Covid-19, jumlah kasus demam berdarah dengue tercatat sebanyak 25.693 dan telah merenggut 164 nyawa per 15 Maret 2020. Setiap tahunnya, DBD selalu menghinggapi Indonesia, dan Kementerian Kesehatan RI mencatat terdapat 110.921 kasus DBD di Indonesia pada 2019. Angka ini meningkat dari 2018 dengan jumlah kasus sebanyak 65.602 kasus.

Virus corona baru atau Covid-19 merupakan virus yang menyerang sistem pernapasan. Covid-19 merupakan virus baru yang muncul pada akhir 2019 di Wuhan, China. Di Indonesia, sejauh ini sudah tercatat 790 kasus Covid-19 dengan korban meninggal sebanyak 58. Sementara DBD merupakan penyakit yang disebabkan infeksi virus dengue yang disebarkan nyamuk aedes aegypti.

Perubahan iklim seperti hujan diselingi panas hingga beberapa hari membuat nyamuk aedes aegypti leluasa berkembangbiak karena nyamuk ini suka hidup pada daerah dengan kelembaban tinggi dan cuaca yang cukup hangat. Ketika musim hujan, banyak ditemukan nyamuk akan menetaskan telurnya di air.

Terdapat perubahan perilaku nyamuk aedes aegypti yang dahulunya menggigit hanya pagi dan sore hari, kini bisa menggigit saat malam hari hingga subuh serta berkembangbiak di atas ketinggian 1.000 mdpl yang sebelumnya tidak pernah terjadi. Cara efektif dalam memberantasnya hanya dengan menjaga kebersihan lingkungan lewat gerakan 3M Plus dan memberikan perlindungan diri terhadap gigitan nyamuk yang kini sudah hidup di luar rumah atau di luar ruangan.

Salah satu provinsi di Indonesia yakni Nusa Tenggara Timur telah dinyatakan sebagai kejadian luar biasa (KLB) demam berdarah dikarenakan kekurangannya lotion anti nyamuk sebagai perlindungan diri. Soffell lotion penolak nyamuk bisa digunakan untuk melindungi tubuh dari gigitan nyamuk dengan ektivitas perlindungan mencapai 8 jam dengan 2 perlindungan.

Product Manager Soffell, Louis Sumantadiredja mengutarakan bahwa terus berinovasi dalam menciptakan produk yang bermanfaat merupakan komitmen Enesis Group lewat brand Soffell. "Masyarakat Indonesia lebih suka sesuatu yang alami, seperti menggunakan ekstrak daun, maka kami mengeluarkan varian baru yaitu Soffel Alamia yang mengandung bahan alami yaitu menggunakan ekstrak daun Cymbopogon atau serai, sehingga lebih nyaman untuk dipakai di kulit," ujarnya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (25/3).

Soffell Alamia sendiri hadir dengan 2 varian yakni Soffell Mint Geranium Alamia Botol Spray 55 ml dan Soffell Yuzu Alamia Botol Spray 55 ml. Varian tersebut bisa didapatkan melalui Exclusive Launching di Tokopedia.

 

Sumber : sindonews.com