Kate Winslet Jengkel ke Tabloid yang Kejam Beritakan Berat Badannya

Di Kutip Oleh : PUBinfo Redaksi 23 Feb 2021, 11:37:13 WIB | dibaca : 45 pembacaHiburan

Kate Winslet Jengkel ke Tabloid yang Kejam Beritakan Berat Badannya

Foto: Getty Images/Pascal Le Segretain

Jakarta - Aktris Kate Winslet kesal dengan pemberitaan sebuah tabloid yang mengkritik fisiknya dalam sebuah wawancara terbaru. Selama bertahun-tahun, bintang Titanic itu bertarung dengan segala komentar jahat media yang menjatuhkan kepercayaan dirinya.

Dalam sebuah wawancara yang dipublikasikan di Guardian, Kate Winslet menuturkan betapa demoralisasi melihat berita utama tentang tubuhnya.

"Sungguh menggelikan, betapa mengejutkan dan kejamnya jurnalis tabloid bagi saya," ucapnya.

"Saya masih mencari tahu siapa sebenarnya saya. Mereka akan mengomentari ukuran saya, memperkirakan berat badan saya, mencetak diet yang seharusnya saya jalani. Sangat kritis tapi mengerikan dan menjengkelkan untuk dibaca," sambung Kate Winslet.

Perempuan berusia 45 tahun itu bahkan sering dimintai komentar atas penampilannya sendiri. Dia kerap blak-blakan menyatakan ketidaksukaan terhadap pertanyaan tersebut.

Pemenang Academy Award itu juga mengatakan gara-gara pemberitaan tersebut, ia menjadi tidak percaya diri.

Bahkan ia sering mempertimbangkan untuk berhenti akting di Hollywood ke depannya.

"Saya merasa sangat sendirian. Untuk alasan sederhana tidak ada yang benar-benar menyiapkan Anda untuk hal itu (pemberitaan tabloid)," sambungnya.

Peraih tiga piala Golden Globes dan tiga piala BAFTA itu melanjutkan ia baru menerima segala pemberitaan tabloid tentang dirinya ketika kelahiran anak pertamanya, Mia, 20 tahun yang lalu.

Ketika dia dan mantan suaminya Jim Threapleton menyambut kelahiran putri mereka dan Kate Winslet telah menjadi seorang ibu.

"Semua pemberitaan itu lalu menguap," ucapnya sembari tertawa.

Kate Winslet juga sadar bagaimana tubuh dan seksualitasnya digambarkan dalam film terbaru Ammonite. Dalam film, ia beradu akting dengan Saoirse Ronan sebagai sepasang kekasih.

Ia sengaja mengambil karakter yang mengalami diskriminasi dan ketidaksetaraan gender. Ia merasa harus terlibat dalam isu objektivitas dalam film tersebut.

"Hal-hal yang saya setujui, posisi tubuh, atau cara saya menyalakan lampu, atau betapa sedikitnya pakaian yang saya kenakan," pungkasnya.

 

Sumber : detik.com