Kyrgios didenda 10.000 dolar

Di Kutip Oleh : PUBinfo Redaksi 12 Okt 2017, 13:33:49 WIB | dibaca : 64 pembacaOlahraga

Kyrgios didenda 10.000 dolar

Nick Kyrgios (REUTERS/Benoit Tessier)

London, 11/10 - Petenis Australia Nick Kyrgios didenda 10.000 dolar dan cek sebesar 21.000 dolar yang diterimanya setelah kalah pada putaran pertama, menyusul keputusannya untuk "walk off" setelah kalah di set pertama pada pertandingan melawan Steve Johnson di Shanghai Masters pada Selasa.

Kyrsios kalah pada tiebreak saat melawan Johnson, ketika ia kemudian berjalan menuju net, menjabat tangan petenis AS itu dan meninggalkan lapangan untuk menimbulkan kebingungan bagi lawannya serta wasit Fergus Murphy.

Kyrgios (22) dicemooh oleh para penonton.

ATP mengatakan pada Rabu bahwa Kyrgios telah dihukum karena "tindakan tidak sportif," mengatakan ia gagal menyelesaikan pemeriksaan medis untuk menjelaskan tindakan-tindakannya.

Kyrgios, yang menghuni peringkat 21 dunia, belakangan menyampaikan melalui Twitter bahwa ia menderita sakit perut dan mengalami masalah pada bahunya.

"Saya berjuang melawan sakit perut pada 24 jam terakhir dan saya berusaha untuk siap namun saya benar-benar mengalami kesulitan di lapangan pada hari ini, di mana menurut saya hal itu sangat terbukti dari poin pertama," kata Kyrgios.

"Bahu saya mulai sakit saat berlatih yang sama sekali tidak membantu dan saat saya kalah pada set pertama, saya hanya tidak cukup kuat untuk meneruskannya. Saya tidak makan terlalu banyak pada 24 jam terakhir."

Tahun lalu, Kyrgios didenda 16.000 dolar dan diskors delapan pekan karena dengan sengaja menyerah saat ia kalah pada putaran kedua dari Mischa Zverev di Shanghai.

Hukuman untuk "sikap yang berlawanan dengan integritas permainan" itu dikurangi menjadi tiga pekan setelah ia setuju untuk "menjalani perawatan" di bawah arahan para psikolog olahraga.

Ia juga sempat dihukum pengurangan poin saat melawan petenis peringkat satu dunia Rafael Nadal di China Terbuka pekan lalu, menyusul perselisihannya dengan wasit. Demikian laporan Reuters.

 

Sumber : antaranews.com

View all comments

Write a comment

(Input Kode Di Samping Dengan Benar)