Manuskrip 1980-an Kuatkan "Happy Birthday" Tanpa Hak Cipta

Di Kutip Oleh : PUBinfo Redaksi 02 Sep 2015, 10:00:24 WIB | dibaca : 453 pembacaHiburan

Manuskrip 1980-an Kuatkan "Happy Birthday" Tanpa Hak Cipta

Manuskrip 1980-an Kuatkan "Happy Birthday" Tanpa Hak Cipta

Pengadilan Tinggi Amerika Serikat belum memutuskan apakah Warner Music Group memegang hak cipta yang valid atas lagu paling populer: Happy Brithday. Jika Warner masih dianggap pemilik sah, label musik itu masih akan meraup royalti US$2 juta atau Rp28 miliar per tahun.

Di tengah perdebatan itu, penjaga perpustakaan kampus di Kentucky mengumumkan penemuan manuskrip dari abad ke-19. Manuskrip itu berisi beberapa not balok yang mengingatkan pada lagu Happy Birthday, menurut University of Louisville pada Senin (31/8), kemarin.

Dikabarkan dalam pernyataan resmi yang dikutip Reuters, penjaga perpustakaan bernama James Procell menemukan manuskrip Good Morning to All. Melodi dalam lagu itu disebut-sebut dinyanyikan kembali sebagai tribute dalam lagu yang dikenal dengan Happy Birthday to You.

Melodi-melodi kedua lagu memang sangat mirip.

Dokumen itu ditemukan di buku sketsa milik Mildred Hill, penulis lagu Good Morning bersama saudara perempuannya, Patty. Saudaranya itu diketahui merupakan guru Taman Kanak-kanak. Mereka kemudian mempublikasikan melodi itu dalam buku lagu anak rilisan 1983.

Manuskrip dan beberapa dokumen lain didonasikan ke perpustakaan University of Lousiville pada 1950, oleh teman dari Hill bersaudara. Namun, dokumen-dokumen itu belum dimasukkan dalam katalog. Dokumen itu menjadi arsip yang tersembunyi selama bertahun-tahun.

Penemuannya memang bisa menjadi petunjuk atas kasus perebutan hak cipta lagu Happy Birthday. Seperti yang disebutkan Mark Rifkin, pengacara musisi yang memperdebatkan bahwa lagu itu tak punya hak cipta selama berdekade-dekade. Para musisi menyerang Warner karena banyak memasang Happy Birthday di televisi dan film.

Namun University of Louisville tidak menyebut-nyebut soal adanya hak cipta dalam manuskrip itu. Ditambah lagi, halaman pertama dokumen yang baru ditemukan itu telah hilang.

Diketahui, hak cipta Warner didapat dari Clayton F. Summy Co, yang belakangan dikenal sebagai Birch Tree. Menurut berkas pengadilan, Summy mendapat hak Happy Birthday pada 1935.

Hingga saat ini, hakim George King di Los Angeles masih mempertimbangkan argumen dari kedua belah pihak, musisi maupun Warner. Musisi berpendapat mereka menemukan senjata lewat penemuan manuskrip itu. Dengan itu mereka membuktikan hak cipta tak lagi valid.

Terlepas dari semuanya, University of Louisville sudah berencana mendigitalisasikan manuskrip Mildred Hill ke dalam katalog. Selain itu, akan ada pula konser tentang musik Hill pada 2016, seabad setelah kematiannya.

Sumber : cnnindonesia.com

View all comments

Write a comment

(Input Kode Di Samping Dengan Benar)