Melestarikan Rusa di Bukit Langkisau

Di Kutip Oleh : PUBinfo Redaksi 08 Nov 2018, 13:08:10 WIB | dibaca : 38 pembacaWisata

Melestarikan Rusa di Bukit Langkisau

Ilustrasi. (Foto: Vladimir Kudinov)

Jakarta - Keberadaan rusa di lereng Bukit Langkisau, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat, membuat objek wisata ini terasa makin bersahaja. Namun sayangnya, masih ada oknum yang memburu rusa-rusa itu dengan berbagai motif.

Sebagai upaya menjaga kelestarian, Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, meminta agar hewan itu tidak diganggu.

"Jika kita semua mendukung pelestariannya maka akan menjadi nilai tambah bagi dunia kepariwisataan Pesisir Selatan," kata Hendrajoni seperti yang dikutip dari Antara, Kamis (8/11).

Apalagi, ia menambahkan, tempat biasa kawanan rusa menampakkan diri dekat dengan objek wisata andalan daerah setempat yakni Pantai Carocok Painan dan Puncak Langkisau.

Menurutnya jika masyarakat tidak mengganggu keberadaan rusa-rusa itu, maka antara Pantai Carocok Painan, Puncak Langkisau, dan kawanan rusa akan saling melengkapi.

Sementara itu, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokoler Sekretariat Kabupaten Pesisir Selatan, Wendi, menyebutkan akan membentuk Komunitas Peduli Rusa dan Kijang sebagai upaya memastikan kelangsungan hidup hewan yang dilindungi itu.

Setelah komunitas terbentuk, pihaknya akan intensif memperhatikan rusa dan kijang di lereng bukit Langkisau dengan melokalisasi agar keberadaannya tetap lestari.

"Kami berharap binatang itu leluasa beraktivitas tanpa adanya gangguan dari oknum masyarakat yang ingin memburunya," kata dia.

Selain itu, pihaknya juga berencana menambah satwa tersebut melalui kerja sama dengan instansi penangkar seperti kebun binatang dan lainnya. Hal ini dilakukan guna menunjang sektor pariwisata.

Bukit Langkisau berada tidak jauh dari Painan yang merupakan ibu kota kabupaten setempat, Puncak Langkisau menyajikan pemandangan yang menakjubkan.

Wisatawan akan dimanjakan dengan pemandangan gugusan pulau, garis pantai, perkotaan hingga Samudera Hindia yang luas.

 

Sumber : cnnindonesia.com