Memandang Machu Picchu dari Kereta 360 Derajat

Di Kutip Oleh : PUBinfo Redaksi 13 Mar 2018, 13:46:08 WIB | dibaca : 80 pembacaWisata

Memandang Machu Picchu dari Kereta 360 Derajat

Pemandangan di Machu Picchu. (Thinkstock/DestinoIkigai)

Jakarta - Pemandangan di situs sejarah Machu Picchu, Peru, memang selalu menarik untuk diamati. Tak jarang banyak turis yang kembali datang ke sana walau sudah sekali atau dua kali datang sebelumnya.

Untuk menikmatinya pemandangan Machu Picchu dari sudut lain, turis bisa menumpang layanan kereta baru dari Inca Rail yang mulai beroperasi pada 1 Maret 2018.

Kereta tersebut dibuat dengan dinding serba kaca, sehingga penumpangnya bisa menikmati pemandangan alam di sekitarnya dengan konsep 360 derajat.

Dari dalam kereta, pemandangan yang disajikan mulai dari Pegunungan Andes sampai situs sejarah Machu Picchu.

Kereta baru Inca Rail ini memiliki dua rute keberangkatan, Poroy ke Machu Picchu serta Ollantaytambo ke Machu Picchu.

Dalam sekali keberangkatan, kereta ini bisa menampung sekitar 248 orang penumpang.

Walau berada di tengah gunung, tapi penumpang tetap bisa terhubung dengan Wi-Fi dari tempat duduknya.

Di musim panas mendatang, perusahaan kereta ini juga bakal meluncurkan aplikasi khusus yang berisi informasi sejarah kawasan yang dilewati.

Dikutip dari Lonely Planet, harga tiket naik kereta ini US$78 (sekitar Rp1,1 juta) per orang. Harga tiket juga menyesuaikan dengan musim kedatangan turis.

Pembelian tiket kereta bisa dilakukan di situs resmi  Inca Trail.

Setiap tahunnya, puluhan juta turis telah datang ke Peru. Dan pada tahun ini, pemerintah bersama Badan Pariwisata Peru (PROMPERÚ) menargetkan sebanyak 7 juta turis mancanegara datang hingga tahun 2021.

Saat datang ke Peru, turis tidak hanya akan mendaki Machu Picchu, karena bisa menjajal Danau Titicaca, berendam di Air Terjun Gocta, sampai berkunjung ke Kampung Chachapoyas.

Sejumlah infrastruktur yang mendukung industri pariwisata juga dibenahi oleh pemerintah Peru.

Beberapa di antaranya ialah pembangunan kereta kabel di Gunung Kuelap dan penambahan rute penerbangan ke berbagai bandara di Peru.

 

Sumber : cnnindonesia.com

View all comments

Write a comment

(Input Kode Di Samping Dengan Benar)