Pungguk Merindukan Seungri dan BIGBANG Kembali

Di Kutip Oleh : PUBinfo Redaksi 15 Mar 2019, 11:12:43 WIB | dibaca : 28 pembacaHiburan

Pungguk Merindukan Seungri dan BIGBANG Kembali

Penampilan BIGBANG lengkap dengan Seungri, masih dinantikan penggemar. (Dok. Big Bang via Facebook)

Jakarta - Keinginan melihat lima anggota BIGBANG secara langsung dalam konser di Korea Selatan sepertinya harus dikubur dalam-dalam. Bagaimana tidak? YG Entertainment pada pekan ini resmi menerima pengunduran diri Seungri dari dunia hiburan.

Kaget? Iya. Tapi saya lebih merasa sedih. Sebagai seorang fan BIGBANG atau yang disebut VIP sejak sembilan tahun lalu, saya tidak pernah membayangkan satu orang pun anggota BIGBANG berada di luar naungan YG Entertainment.

BIGBANG ya YG. YG ya BIGBANG.

Pada Desember 2018 dalam satu kafe di Seoul, saya dan seorang teman yang juga seorang VIP memperkirakan BIGBANG akan comeback dengan lima anggota pada 2021.

TOP, GD, Taeyang, dan Daesung akan menyelesaikan wajib militer pada pertengahan dan jelang akhir 2019. Sementara, Seungri sebagai anak bontot rencananya baru memulai wamil Maret 2019 dan menyelesaikannya pada 2021.

Saya VIP yang meyakini BIGBANG tetap dapat berjaya dan menghibur dengan maksimal meski sempat hilang setidaknya dua tahun karena wamil dan umur tak lagi semuda sebelumnya.

Saat itu kami berpikir masih punya cukup waktu untuk menabung sehingga bisa membeli tiket konser comeback mereka di Korea, tiket pesawat Jakarta-Korea-Jakarta, tempat penginapan, hingga jajan-jajan cantik merchandise asli terbaru mereka.

Menonton konser mereka kalau bukan di Korea, rasanya "tanggung."

Selama ini saya meyakini menonton konser di Korea dan Indonesia berbeda. Saat menonton "Alive Tour" di Jakarta pada 13 Oktober 2012 saya memang sudah sangat bahagia dan puas dengan segalanya, mulai dari lighting, desain panggung, hingga fan service.

YG memang salah satu agensi yang tidak pernah nanggung urusan anggaran.

Namun jika dibandingkan dengan Korea atau Jepang, fan service di Indonesia itu ternyata tidak ada apa-apanya. Maka saya pun saat itu bertekad mengencangkan ikat pinggang dan bersabar sehingga bisa bertemu langsung dengan idola di Korea.

Kini, rencana hanya tinggal rencana. Hal itu kini hanya menjadi coret-coretan di atas tisu. Kasus Seungri membuat rencana saya itu hanya sebuah angan-angan belaka.

Skandal sesungguhnya bukan makanan baru bagi VIP. Sedari dulu, semacam bergilir, skandal selalu menerpa hampir satu per satu anggota BIGBANG. Mulai dari isu plagiarisme, penyalahgunaan narkotika, tabrakan, hingga kisah romansa.

Secara kasat mata, Taeyang jadi satu-satunya anggota yang "bersih".

Ia tidak pernah terlibat perkara narkotika, tabrakan, apalagi percintaan. Ia berpacaran dengan Min Hyo Rin, tanpa pemberitaan miring, dan menikah Februari 2018. Rumah tangga mereka bahkan tak pernah diterpa isu miring.

Namun, skandal-skandal itu tak ada yang sampai membuat anggota BIGBANG termasuk Taeyang-meski diminta penggemar mundur karena "berbeda" dari yang lain-mengundurkan diri. Hal itu juga tak menggoyahkan niatan saya bertemu mereka lagi.

BIGBANG pun telah mematahkan mitos kutukan tujuh tahun di kalangan penggemar dan artis Korea. Mereka mampu melewati masa krisis goyah bahkan bubar di tahun ketujuh debut. Kutukan itu bahkan pernah menghantui adik kelas BIGBANG, 2NE1.

BIGBANG mematahkannya enam tahun lalu. Mereka bahkan masih konser bersama menutup Alive Tour dan meningkatkan karier solo satu per satu. Saya yakin grup ini akan berumur panjang.

Tapi saya sadar permasalahan kali ini berbeda. Ini lebih besar dari skandal-skandal terjadi. Seorang teman sempat menanyai tanggapan saya mengenai desakan sekelompok VIP kapada Seungri untuk keluar dari BIGBANG. Saat itu saya haya terdiam sebab menurut saya BIGBANG itu lima orang, GD, TOP, Taeyang, Daesung, dan Seungri.

Mereka memiliki peran masing-masing dan saling melengkapi.

Tak lama setelah pembicaraan itu, notifikasi Instagram saya memberi tahu Seungri mengunggah sebuah foto yang ternyata memberi tahu pengunduran dirinya dari dunia hiburan.

"Galau gue. Tunggu sikap resmi YG deh," jawab saya saat itu.

Hingga pada Selasa (12/3), YG menerima pengunduran diri itu,

Sempat terpikir, bisa kah BIGBANG seperti Shinhwa yang keluar dari SM Entertainment namun tetap bersatu di bawah nama Shinhwa. Namun saya tahu membandingkan BIGBANG dengan Shinhwa tidak apple to apple karena situasi keduanya berbeda total.

Setelah mengetahui poses YG yang "melepas" Seungri, saat ini saya hanya bisa menunggu sikap dari the hyungs setelah keluar wamil. Apakah mereka akan melanjutkan kontrak dengan YG dan lanjut dengan empat anggota, keluar bersama dan merangkul Seungri kembali, atau malah sibuk dengan aktivitas masing-masing.

Meski bagai pungguk merindukan bulan, harapan melihat mereka bersatu dalam sebuah grup tentu masih melekat di hati. Terima kasih telah menjaga kebersamaan selama 13 tahun ini. Terima kasih juga atas lagu-lagu yang menemani di saat bersemangat atau patah hati.

"Music keeps on playing and I am here waiting for you."
- "Last Dance" by BIGBANG 

 

Sumber : cnnindonesia.com