Rupiah melemah, pariwisata di Bali meningkat

Di Kutip Oleh : PUBinfo Redaksi 31 Agu 2015, 10:27:22 WIB | dibaca : 613 pembacaWisata

Rupiah melemah, pariwisata di Bali meningkat

Rupiah melemah, pariwisata di Bali meningkat

Menguatnya kurs dollar AS yang mencapai lebih dari Rp 14 ribu, membuat sejumlah kios handphone (HP) di wilayah Denpasar terancam gulung tikar. Menariknya di sektor pariwisata justru terjadi peningkatan jumlah kunjungan wisatawan yang memanfaatkan lemahnya nilai mata uang rupiah.

Hampir di setiap pusat perdagangan handphone (HP) di Denpasar, Bali mulai terlihat lesu. Dari sejumlah tempat yang ditemui, mengaku penjualan HP mulai sepi sejak sebulan lalu. Bahkan sejak nilai dollar terus meningkat. 

"Sudah sejak sebulan lalu sepi. Tapi terasanya sejak dollar naik, total hanya buka dan tutup toko saja setiap harinya tanpa pengunjung masuk," papar Kadek seorang pelayan toko konter HP di Rimo Mall Denpasar, Bali Senin (31/8).

Terkait lonjakan dollar AS, katanya belum ada penurunan harga beli HP. Dia mengatakan, harga HP sampai saat ini masih tetap stabil. "Kendati sepi pembeli, harga HP tetap saja, tidak ada penurunan harga," katanya.

Sementara itu, Ketua PHRI Badung IGN Ray Suryawijaya mengatakan ada keuntungan yang juga didapat dengan melemahnya rupiah. Menurutnya, tentu lemahnya rupiah akan menyedot banyak wisatawan yang sebelumnya memiliki modal pas-pasan untuk berlibur ke Bali.

"Dollar naik, tentu akan banyak turis yang datang ke Indonesia. Karena mereka sangat diuntungkan dengan melemahnya rupiah kita, apalagi mereka yang punya modal pas bisa berlibur," katanya, Senin (31/8).

Saat dollar terus naik, katanya, jumlah kunjungan wisatawan yang datang di wilayah Kabupaten Badung melalui bandara Ngurah Rai telah terjadi lonjakan.

"Sejak awal bulan lalu, kunjungan Wisman rata-rata perharinya mencapai 15 ribu. Jika terus melemahnya rupiah, diyakinkan hingga Oktober kunjungan Wisman akan terus meningkat," pungkasnya.

Sumber : Merdeka.com

View all comments

Write a comment

(Input Kode Di Samping Dengan Benar)