Serasa di Jepang, Padahal di Magelang

Di Kutip Oleh : PUBinfo Redaksi 22 Apr 2019, 08:39:02 WIB | dibaca : 160 pembacaWisata

Serasa di Jepang, Padahal di Magelang

Foto: (Eko Susanto/detikTravel)

Magelang - Magelang punya tempat wisata baru yang asyik buat didatangi. Namanya Tirta Kebon nDelik (TKD), konsepnya seperti Negeri Sakura Jepang.

Adapun Tirta Kebon nDelik (TKD) ini lokasinya berada di Karang Kembang RT 01/RW 05, Pucang Gading, Desa Ngluwar, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang. Lokasi destinasi wisata ini berada di belakang perkampungan penduduk yang suasanya masih alami dan suasana pedesaan.

Bagi traveler yang ingin melihat lokasi wisata yang mengusung konsep ala Jepang ini jika datang dari arah Yogya sampai di Pertigaan Semen. Kemudian menuju arah Ngluwar, kurang lebih 5 km akan menemukan tempatnya.

Lokasi destinasi wisata ini pada hari biasa buka mulai pukul 08.00-17.00 WIB, sedangkan khusus hari Minggu dibuka mulai pukul 06.30 WIB. Adapun tiket masuk orang dewasa Rp10.000, anak-anak Rp5.000 dan bagi orang berkebutuhan khusus gratis.

Selamat datang di Tirta Kebon nDelik (TKD) (Eko Susanto/detikTravel)


Saat memasuki terlihat ada gerbang torii dengan nuansa pohon bambu. Selain itu, digantung pula beberapa lampion, bahkan setelah memasuki lokasi juga menemukan gerbang torii dengan ukuran lebih lebih besar.

Di lokasi ini, pengunjung juga akan menemukan sekitar 160 jenis tanaman tabepuya. Tabepuya ditanam dengan jarak sekitar 2 meteran baik jenis tabepuya warna kuning, ungu, pink dan putih. Konsep yang diusung dalam wisata ini konsep Jepang.

"Jadi kalau konsep, kita memang konsep Jepang, jadi di lajur sebelah barat tanaman tabepuya atau Sakura Brazil warna kuning, di tengah ungu, paling sana (pojok) warna pink dan putih. Itu kan kalau di Surabaya ada Bu Risma, di Magelang pas musim juga begitu viral. Kita memang bikin, kita siasati dengan jarak tanam yang relatif dekat dan tingginya pun kita batasi sehingga menjawab orang-orang yang di jalan itu ketika harus berselfi kita sediakan spot di sini," kata Pengelola Tirta Kebon nDelik (TKD) Abdul Aziz saat ditemui di lokasi, Sabtu (20/4) kemarin.

"Tirta Kebun nDelik ada pohon bambu karena biar untuk Jepangnya kental juga. Lampion juga Jepang, Gerbang Torii kalau di Jepang namanya gerbang keberuntungan, itu juga kental. Kita juga ada cemara udang itu juga kental bunga sakura, nanti ketika 3 bulan lagi Insya Allah lajur kanan sudah berbunga," tuturnya.

(Eko Susanto/detikTravel)


Selain itu, di lokasi destinasi wisata ini traveler bisa melihat langsung ikan arwana yang berada di kolam dekat tanaman tabepuya. Adapun indukan ikan arwana jumlahnya sampai 80 ekor.

"Ada 80 indukan ikan arwana. Indukan harganya Rp 500.000 per ekor, kalau anak umur satu bulan harganya Rp 20.000-Rp 25.000 per ekor," tutur Aziz yang jugapelaku budidaya yang ikan arwana sudah berlangsung 7 tahun itu.

Untuk memasuki lokasi tersebut tiket masuk sangat terjangkau. Bahkan untuk orang yang berkebutuhan khusus digratiskan.

"Tiket Rp 10.000, kalau anak-anak Rp 5.000. Kemudian, (mohon maaf) yang berkebutuhan khusus kita gratiskan," kata dia.

Foto-foto dulu (Eko Susanto/detikTravel)


Pengunjung yang ingin berselfi dengan pakaian ala Jepang juga disediakan pula. Untuk harga sewa pakaian ala Jepang ini berkisar dari Rp 25.000 sampai Rp 50.000 selama satu jam.

"Kita juga menyediakan kostum-kostum Jepang dengan harga yang sangat terjangkau dari Rp 25.000 sampai dengan Rp 50.000 untuk satu jam," kata Aziz.

(Eko Susanto/detikTravel)


Sementara itu, Camat Ngluwar Kunta Hendradata mengapresiasi dengan keberadaan Tirta Kebon nDelik tersebut. Diharapkan, keberadaan taman ini bisa memberikan dampak positif bagi warga masyarakat.

"Saya ikut berbangga tentunya bahwa sekarang telah diresmikan taman Tirta Kebun nDelik di Karang Kembang, Ngluwar, juga dapat berkembang dan maju bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitarnya," katanya.

"Nanti dengan adanya taman ini harapannya masyarakat bisa berdaya dengan mengembangkan usaha baik di sektor homestay, makanan kecil, usaha-usaha cinderamata dan lainnya sehingga memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dan yang lebih penting akan menjadi ikon di Kecamatan Ngluwar memiliki wisata dengan nuansa Jepang," pintanya.

 

Sumber : detik.com