Siasati Aksesori Mini Klasik, dari Termahal hingga Termurah

Di Kutip Oleh : PUBinfo Redaksi 13 Feb 2018, 14:22:14 WIB | dibaca : 92 pembacaOtomotif

Siasati Aksesori Mini Klasik, dari Termahal hingga Termurah

Mini lawas lansiran 1966 milik Herman Yusuf.(Kompas.com/Alsadad Rudi)

Tangerang Selatan — Salah satu tantangan yang harus dihadapi saat memiliki mobil klasik adalah mencari aksesori dan suku cadang. Tidak seperti aksesori dan suku cadang mobil modern yang mudah dicari di bengkel-bengkel resmi, tidak demikian dengan mobil klasik.

Kesulitan mencari aksesori dan suku cadang mobil lawas juga berlaku untuk Mini. Namun, ada beberapa tips yang diberikan para anggota Jakarta Morris Club (JMC).

Salah seorang anggota JMC, Herman Yusuf, mengatakan, bila ingin aksesori dan suku cadang original, biasanya bisa dipesan lewat toko-toko online khusus Mini, seperti minisport.com, dsnclassics, ataupun superfastmini.com. Karena original, harganya pun relatif mahal. Sebagai contoh, satu panel indikator bisa dibanderol Rp 8 juta sampai Rp 9 juta.

"Kalau yang asli atau orinya mereknya Smith," kata Herman saat ditemui Kompas.com di rumahnya di Bintaro, Tangerang Selatan, Senin (12/2/2018).

Panel indikator milik Mini lawas lansiran 1966 milik Herman Yusuf.


Rekan Herman, Prima, mengatakan, ada opsi lain bila ingin mendapatkan aksesori dan suku cadang original dengan harga murah. Caranya dengan mencarinya ke pusat aksesori dan suku cadang motor dan mobil di Atrium Senen, Jakarta Pusat. Di sana bisa ditemukan suku cadang dan aksesori original Mini yang sudah bekas. Harganya bisa setengah harga dari yang baru.

"Buat perbandingan, yang standar barunya antara Rp 8 juta-Rp 9 juta, yang copotan antara Rp 4 juta-Rp 5 juta," ujar Prima.

Tuas transmisi dan tuas rem parkir Mini lawas lansiran 1966 milik Herman Yusuf.


Selain yang original tapi bekas, Prima menyebut, di Atrium Senen juga bisa ditemukan aksesori dan suku cadang Mini dari merek buatan Jepang. Harganya bisa jauh lebih murah. Untuk satu panel indikator saja, Prima menyebut harganya bisa hanya berkisar Rp 150.000- Rp 250.000.

Kendati lebih murah, Prima menyebut sangat jarang menemukan penggemar Mini yang mau menggunakan suku cadang dan aksesori buatan Jepang tersebut. Sebab, ada perbedaan kualitas dengan yang asli.

"Tapi, kalau sudah mentok di biaya atau dana biasanya mau enggak mau pakai yang Jepang," ujar Prima.

 

Sumber : kompas.com