Studio Rekaman Oasis Kini Bisa Diinapi Turis

Di Kutip Oleh : PUBinfo Redaksi 12 Okt 2017, 11:07:38 WIB | dibaca : 39 pembacaWisata

Studio Rekaman Oasis Kini Bisa Diinapi Turis

Album perdana Oasis "Definitely Maybe" mungkin tidak akan pernah dirilis, jika band Noel dan Liam Gallagher itu tidak merekamnya di rumah ini. (Courtesy of theoldsawmills.co.uk)

Jakarta - Album perdana Oasis yang bertajuk "Definitely Maybe" mungkin tidak akan pernah dirilis, jika band yang dimotori oleh Noel dan Liam Gallagher itu tidak merekamnya di rumah ini.

Rumah yang dimaksud merupakan rumah yang terletak di kawasan pedesaan Cornwall, selatan Inggris. Di sana, Oasis merekam album debutnya pada tahun 1994.

Bernama The Sawmills, rumah yang telah berdiri sejak abad ke-11 itu telah dijadikan studio rekaman sejak 1974.

Pada masanya, The Sawmills merupakan satu-satunya rumah berkonsep tersebut di Inggris.

Sebagai tempat musisi berkarya, The Sawmills memang dikelilingi oleh pemandangan indah yang menginspirasi.

Bangunan utamanya menghadap ke arah danau dan sungai beserta lahan hijau yang serba luas.

Studio Rekaman Oasis Kini Bisa Diinapi Turis


Ada studio rekaman dengan alat musik lengkap di dalamnya, termasuk ruang kontrol, ruang mesin, dan ruang kedap suara.

Sejak beberapa tahun yang lalu, pihak pengelola telah membuka layanan menginap di sini. Hanya saja, jadwalnya disesuaikan dengan jadwal musisi yang sedang rekaman, sehingga tamu yang menginap tidak terganggu dengan kebisingan.

Untuk yang ingin menginap di rumah bersejarah ini, pengelola menyediakan tujuh tempat tidur dan lima kamar mandi yang bisa menampung 15 tamu. Ada juga kamar di atas loteng yang langsung menghadap ke arah danau.

“Tamu yang menginap di sini kebanyakan ialah penggemar musisi tertentu, yang juga pernah menyelesaikan albumnya di sini. Kami menerima banyak tamu yang merupakan penggemar Oasis,” kata sang pengelola, Ruth Taylor, seperti yang dikutip dari Lonely Planet.

Studio Rekaman Oasis Kini Bisa Diinapi Turis


Tak hanya Oasis yang pernah rekaman di sini. Tercatat, Stone Roses, Muse, The Verve, Supergrass dan Duran Duran juga pernah merampungkan albumnya di sini.

Kawasan tempat bangunan The Sawmills berada juga pernah menjadi inspirasi tulisan karangan Kenneth Grahame yang berjudul "The Wind in the Willows" dan terbit pada 1908.

Dari London, Cornwall bisa ditempuh dengan mobil atau kereta dengan jarak perjalanan sekitar lima jam.

Kisah rekaman Oasis juga bisa diketahui melalui film dokumenternya yang bertajuk "Supersonic" rilisan tahun lalu.

 

Sumber : cnnindonesia.com

View all comments

Write a comment

(Input Kode Di Samping Dengan Benar)