Banyak Proyek Kemenhub yang Tak Jelas pada APBN 2015, Jonan Terkaget-kaget

By PUBinfo Redaksi 02 Sep 2015, 08:03:45 WIB | dibaca : 433 pembaca

Banyak Proyek Kemenhub yang Tak Jelas pada APBN 2015, Jonan Terkaget-kaget

Daftar serapan APBN untuk Infrastruktur

 

JAKARTA — Menteri Perhubungan Ignasius Jonan terkejut mengetahui banyak proyek pembangunan di sektor perhubungan yang tidak jelas. Proyek-proyek tersebut merupakan proyek yang sudah ada dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2015 saat Jonan belum menjabat sebagai Menteri Perhubungan.

"Ini bukan masalah rekomendasi, melainkan TOR (term of reference atau kerangka acuan) proyeknya enggak ada. Kenapa bisa dimasukkan ini, Pak (proyek ke APBN 2015)? Saya kan ngurusnya APBN-P 2015. Kan APBN 2015 disahkan saat saya belum masuk, Pak," ujar Jonan saat rapat dengan Komisi V DPR RI di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (1/9/2015).

Mantan bos PT Kereta Api Indonesia itu menyebutkan bahwa proyek yang tak jelas tersebut paling banyak terjadi di sektor perhubungan laut. Dia merinci proyek pembangunan di sektor perhubungan laut yang sudah dikontrak 27 persen, lelang 20 persen, sementara proyek yang terkendala administrasi dan blokir mencapai 53 persen.

Jonan menyebutkan bahwa separuh dari proyek yang terkendala administrasi dan blokir itu dihentikan. Sementara itu, di sektor perhubungan darat, proyek yang sudah kontrak 78 persen, proses lelang 4 persen, sementara proses administrasi dan blokir 18 persen. Total nilai proyek yang bermasalah mencapai Rp 717 miliar.

Di sektor kereta api, dari anggaran Rp 16 triliun, proyek sudah dikontrakkan sekitar 59 persen, proyek yang masih lelang 9 persen, serta masih ada beberapa proyek yang berada pada tahap administrasi dan blokir. Sebagian besar proyek masih terkendala oleh ketersediaan lahan.

Di sektor perhubungan udara, proyek yang sudah dikontrak mencapai 63 peran, lelang 11 persen, sementara tahap administrasi dan blokir cukup besar, yaitu 27 persen. Namun, Jonan masih yakin bahwa separuh proyek yang ada dalam tahap administrasi bisa berjalan.

"Sementara itu, di BPSDM (kontrak 53 persen, lelang 22 persen) saya kira akan jalan, dan yang blokir 19 persen," kata Jonan. Seperti diketahui, anggaran Kemenhub pada APBN 2015 sebesar Rp 44,9 triliun, sementara pada APBN-P 2015 dinaikkan menjadi Rp 64,9 triliun.

sumber : kompas

 

View all comments

Write a comment

(Input Kode Di Samping Dengan Benar)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, RSS Feed dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

  • Cream Pemutih Wajah Dan Penghilang Flek Hitam Terbaik

    http://bit.ly/2kD8gb2 http://bit.ly/2sMKfmx http://b ...

    View Berita Pub
  • penghilang plek ampuh

    kalau sekiranya para ahli kurang boleh pakai tka ...

    View Berita Pub
  • nonton streaming online

    apabila tenaga kerja asing memenuhi kualifikasi dan sesuai kebutuhan perusahaan. ...

    View Berita Pub
  • Custom Essay Services

    I truly esteemed the best quality information you present to your guests, will be ...

    View Berita Pub