Buruh Minta UMP 2016 Naik 25%

By PUBinfo Redaksi 31 Agu 2015, 10:23:55 WIB | dibaca : 708 pembaca

Buruh Minta UMP 2016 Naik 25%

Buruh Minta UMP 2016 Naik 25%

Pergerakan se­ri­­kat buruh di tengah per­go­la­kan ekonomi rupanya tak ikut menurun. Gerakan Buruh Indonesia (GBI) bakal melakukan aksi pada 1 Septem­ber 2015 nanti. Salah satu yang menjadi tuntutan adalah kenaikan upah minimum provinsi (UMP) 2016 sebanyak 25 persen.
Ketua Serikat Pekerja Nasional (SPN) Iwan Kusumawan menyatakan, pihaknya sengaja menuntut adanya kenaikan UMP tahun depan sebanyak 25 persen. Kenaikan tersebut berdasarkan perhitungan komponen hidup layak (KHL) baru yang bakal diusulkan pihak buruh. Dalam usulan KHL itu, pihak buruh menambahkan 24 komponen baru pada 60 komponen yang sudah disepakati sebelumnya.
“Kami menuntut agar KHL ditambah menjadi 84. Sebab, kami menilai masih banyak komponen yang dibutuhkan oleh pekerja dalam kehidupan sehari-hari yang belum masuk dalam KHL,” ungkapnya di Jakarta, kemarin (30/8).
Tambahan komponen tersebut, lanjut dia, menyangkut lima aspek yakni perumahan, sandang, kesehatan, pendidikan, dan kemasyarakatan. Contohnya, komponen korden, kipas angin, dan mesin cuci dalam aspek perumahan. Atau komponen ponsel dan pulsa pada aspek kemasyarakatan.
“Masih banyak hal yang harus diperhatikan pemerintah. Misalnya, kaos lengan pendek, jaket, televisi, kosmetik, sampai dompet. Tuntutan itu masih rasional,” imbuhnya.

Dia menegaskan, tuntutan kenaikan gaji dan KHL tersebut juga menjadi kesimpulan dari beberapa sikap buruh. Pertama, sikap pekerja yang menolak adanya rencana penetapan UMP selama beberapa tahun sekali. Kedua, pemerintah dan pengusaha yang menggunakan kondisi ekonomi sebagai alasan untuk meningkatkan kesejahteraan buruh atau bahkan melakukan PHK.

Selain soal UMK, Iwan mengaku pihak buruh juga bakal meminta poin-poin lain dengan total 10 tuntutan. Mulai dari jaminan kesehatan, pengesahan undang-undang pembantu rumah tangga, hingga fasilitas kesejahteraan buruh.
“Kami akan menyampaikan tuntutan ini pada 1 September ke Istana Presiden,” tegasnya.

Lalu bagaimana dengan tanggapan pengusaha? Direktur PT Indofood Franciscus Welirang mengaku tak habis pikir dengan cara pikir serikat buruh. Menurutnya, dunia usaha di Indonesia butuh dukungan semua pihak untuk melewati kondisi ekonomi yang lesu. Namun, serikat buruh malah mengambil sikap yang malah menyulitkan dunia usaha.

“Semua orang sudah tahu ekonomi dunia sedang susah. Harusnya semua bersatu daripada hanya memikirkan kepentingan sendiri. Kalau sudah melewati barulah bisa dibahas hal-hal seperti ini,” terang pria yang menjabat Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) itu.
Dia menegaskan, pihaknya jelas tak akan mampu mengakomodasi kenaikan gaji sebesar 25 persen. Menurutnya, permintaan buruh soal UMP memang seringkali tak berbasis kondisi secara keseluruhan.
“Saya mohon agar para buruh berpikir lebih bijak lah. Di saat dunia usaha harusnya menggenjot produktivitas untuk mempertahankan daya saing malah berdemo,” katanya. 

Sumber : Radarcirebon.com

Write a comment

Ada 1 Komentar untuk Berita Publik Ini

  1. gemblung 31 Agu 2015, 10:35:06 WIB

    waaahhh...makin gak punya otak nih orang minta naik 25%....

View all comments

Write a comment

(Input Kode Di Samping Dengan Benar)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, RSS Feed dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

  • Cream Pemutih Wajah Dan Penghilang Flek Hitam Terbaik

    http://bit.ly/2kD8gb2 http://bit.ly/2sMKfmx http://b ...

    View Berita Pub
  • penghilang plek ampuh

    kalau sekiranya para ahli kurang boleh pakai tka ...

    View Berita Pub
  • nonton streaming online

    apabila tenaga kerja asing memenuhi kualifikasi dan sesuai kebutuhan perusahaan. ...

    View Berita Pub
  • Custom Essay Services

    I truly esteemed the best quality information you present to your guests, will be ...

    View Berita Pub