Ini Saran Peneliti LIPI Antisipasi Longsor di Puncak

By PUBinfo Redaksi 13 Feb 2018, 15:36:14 WIB | dibaca : 108 pembaca

Ini Saran Peneliti LIPI Antisipasi Longsor di Puncak

Peneliti LIPI Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI, Adrin Tohari, memberikan saran mengantisipasi longsor di Puncak. (Kanavino/detikcom)

Jakarta - Kawasan Puncak, Bogor, longsor pada Senin, 5 Februari 2018. Peneliti LIPI Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI, Adrin Tohari, memberikan saran untuk mengantisipasi terjadinya longsor di Puncak.

"Kami bisa melakukan rekayasa lereng. Kami sudah bisa identifikasi lereng dengan kemiringan lebih dari 30 derajat sangat rentan longsor kemudian perlu dilakukan pelandaian. Itu kami perlu mengurangi beban tanah di lereng itu juga mengurangi lapisan tanah yang rentan longsor. Kalau ada pelandaian, perlu ada penutupan permukaan tanah agar infiltrasi air hujan bisa dicegah yang bisa sebabkan penjenuhan lapisan tanah," kata Adrin saat ditemui di kantor LIPI, Jalan Gatot Subroto, Jaksel, Selasa (13/2/2018).

Adrin mengatakan kawasan Puncak merupakan daerah yang rentan terjadi longsor. Sebab, kondisi tanah di lokasi tersebut cukup miring. "Kalau daerah Puncak itu karena kemiringannya kondisi tanah yang gembur itu memang potensi tinggi risikonya akan tinggi," tuturnya.

Namun kondisi itu, kata Adrin, harus juga disertai upaya pencegahan dari pemerintah dan setiap elemen terkait. Deteksi dini juga mesti dilakukan agar tak ada korban yang tertimpa timbunan tanah longsor.

"Tapi kan seharusnya pernyataan itu harus diikuti dengan upaya pencegahan ya. Misalnya dengan melakukan pelandaian lereng supaya potensi mengecil supaya pengguna jalan bisa mewaspadai jika ada ancaman mereka bisa berhenti di daerah yang lebih aman. Saya pikir pemerintah harus melakukan upaya efektif dalam mencegah longsor kalau sudah tahu daerahnya," ujarnya.

Menurut Adrin, longsor yang terjadi di Puncak beberapa waktu lalu masuk tipe longsoran dangkal. Selain itu, pemantauan longsor di lokasi setempat masih minim.

"Itu tipe luncuran dengan jenis longsorannya longsoran dangkal, yang longsor itu cukup panjang, maka material tanahnya banyak dan korban jiwa karena tidak ada peringatan di jalan. Kalau PU memasang peringatan dini untuk pantau kondisi longsor ketika hujan lebat jalur itu harus ditutup sampai kemudian dinyatakan aman untuk dilalui. Sayangnya, sistem pemantauan longsor itu masih belum digunakan secara menyeluruh," imbuhnya.

Kata Adrin, hasil penelitian LIPI adalah Wiseland bisa digunakan untuk memonitor potensi longsor di Puncak. Dengan begitu, masyarakat bisa mendapatkan peringatan awal saat terjadi pergerakan tanah.

"Sangat bisa karena Wiseland LIPI itu bisa deteksi berbagai jenis longsoran, baik reruntuhan, nendatan, luncuran, aliran, aliran bisa kami gunakan, ketika kabelnya kedorong longsor, maka alat itu bisa membunyikan sirene," tuturnya. 

 

Sumber: detik.com

View all comments

Write a comment

(Input Kode Di Samping Dengan Benar)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, RSS Feed dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

  • bluntee

    buy cialis generic <a href=http://www.cialekds.com/#>buy generic cialis</a> ...

    View Berita Pub
  • oscindy

    viagra cancer <a href=http://andonepe.com/#>generic viagra</a> pfizer viagra ...

    View Berita Pub
  • Hadiemy

    fast cash loans <a href=http://www.pay2daymyloans.com/#>payday loans</a> how ...

    View Berita Pub
  • bhyclemi

    provera and clomid san antonio pharmacy <a ...

    View Berita Pub