Jepang Butuh 5 Tahun Bangun Kereta Cepat Jakarta-Bandung, China Hanya 3 Tahun

By PUBinfo Redaksi 01 Sep 2015, 14:19:57 WIB | dibaca : 381 pembaca

Jepang Butuh 5 Tahun Bangun Kereta Cepat Jakarta-Bandung, China Hanya 3 Tahun

Jepang Butuh 5 Tahun Bangun Kereta Cepat Jakarta-Bandung, China Hanya 3 Tahun

China dan Jepang menawarkan proposal proyek kereta cepat Jakarta-Bandung kepada pemerintahan Presiden Jokowi. Keduanya sudah mengajukan proposal dan sedang dinilai oleh konsultan independen, dan tim penilai dari pemerintah.

Berdasarkan data dari berbagai sumber, Selasa (1/9/2015), yang dikutip detikFinance kedua negara punya teknologi kereta yang masing-masing, yaitu CRH380A dari China, dan Shinkansen E5 dari Jepang. Kedua kereta ini diasumsikan akan dipakai pada jalur kereta cepat Jakarta-Bandung dengan rute di atas 100 km.

Dari jarak tempuh, masing-masing negara punya jalur yang berbeda sehingga mempengaruhi jarak rel yang akan dibuat. Dalam asumsi kereta cepat untuk CRH380A dirancang mencapai 150,5 km Jakarta-Gedebage (Bandung), sedangkan Shinkansen E5 hanya 140 km.

Yang menarik, meski Jepang memiliki rencana jarak rel yang lebih pendek, justru perkiraan waktu penyelesaian konstruksi butuh 5 tahun. Sedangkan China yang memiliki jarak lebih panjang, waktu penyelesaian konstruksinya hanya butuh waktu 3 tahun.

Namun kedua negara mempunyai asumsi penggunaan operasi kereta cepat mereka yang akan mereka tawarkan. Kereta cepat CRH380A dan Shinkansen E5 masing-masing punya masa operasi berbeda, CRH380A hanya beroperasi maksimal 40 tahun, sedangkan Shinkansen E5 masa operasinya lebih panjang hingga 50 tahun.

Sementara itu, masa pembayaran utang atau cicilan kedua negara sama-sama 40 tahun, dengan masa jeda cicilan (grace periode) selama 10 tahun. Selain itu, penetapan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atau Value Added Tax dan PPh Badan (Corporate Tax) sama-sama, 10% dan 25% per tahun.

Selain itu, dari sisi proyeksi asumsi jumlah penumpang, masing-masing negara punya perkiraan peningkatan jumlah penumpang. Untuk periode 2019 kereta CRH380 mampu mengangkut 28.872 orang/hari, sedangkan dengan Shinkansen E5 mampu mengangkut 45.325 orang/hari. Hingga pada 2050, jumlah penumpang masing-masing sebanyak 156.920 orang/hari untuk CRH, dan 132.090 orang/hari untuk Shinkansen E5.

Kini, China sedang bersaing dengan Jepang untuk mendapatak proyek kereta cepat Jakarta-Bandung yang nilainya mencapai Rp 78-87 triliun, untuk panjang lintasan 150 km. Pemenang proyek ini rencananya akan diumumkan pada 2 September 2015, setelah hasil tim penilai dari pemerintah yang dipimpin oleh Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution.

Sumber : detik.com

View all comments

Write a comment

(Input Kode Di Samping Dengan Benar)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, RSS Feed dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

  • Guru Les Kimia

    Memang sih sebaiknya sebagai generasi muda, kita juga harus bisa membedakan mana ...

    View Berita Pub
  • guru fisika

    Wah memang pil pcc ini berbahaya sekali sih kalau sampai bereda di kalangan ...

    View Berita Pub
  • Hilangkan Flek Hitam Bekas Jerawat Membandel Dengan Liyoskin

    Berita yang bermanfaat http://bit.ly/2sErvFi | http://bit.ly/2xmk3kG | ...

    View Berita Pub
  • Krim Wajah Yang Bekerja Cepat Menghilangkan Flek Hitam

    Di tunggu berita selanjutnya http://bit.ly/2thudOL | http://bit.ly/2h5nLVR | ...

    View Berita Pub