Jokowi Minta Kazakhstan Dukung RI Jadi Anggota Tidak Tetap DK PBB

By PUBinfo Redaksi 13 Mar 2018, 14:50:06 WIB | dibaca : 237 pembaca

Jokowi Minta Kazakhstan Dukung RI Jadi Anggota Tidak Tetap DK PBB

Perwakilan Parlemen Kazakhstan menemui Jokowi di Istana. Foto: Niken Purnama/detikcom

Jakarta - Presiden Joko Widodo menerima delegasi senat parlemen Kazakshtan hari ini di Istana Merdeka. Dalam pertemuan tersebut, Jokowi sekaligus menyampaikan harapannya agar Kazakhstan mendukung Indonesia masuk dalam anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.

"Pak Jokowi menyampaikan meminta dukungan Kazakhstan dalam rangka pencalonan Indonesia sebagai anggota dari Security Council (Dewan Keamanan) PBB," ujar Ketua BKSAP DPR Nurhayati Ali Assegaf di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (13/3/2018).

Kedatangan senat parlemen Kazakhstan menemui Jokowi untuk menyampaikan undangan dari Presiden Nursultan Nazarbayev. Jokowi diminta menjadi pembicara dalam acara Political Religious Meeting Conference.

"Beliau berharap Pak Jokowi bisa memberikan sambutan di sana sebagai pembicara merepresentasikan negara yang berpenduduk mayoritas Muslim dan negara Muslim terbesar diharapkan Pak Jokowi dapat hadir. Ini dalam rangka 25 tahun hubungan Indonesia-Kazahstan," imbuh Nurhayati.

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi memang sempat menyinggung soal kemajemukan dan toleransi di Indonesia. Pertemuan kemudian berlangsung tertutup.

"Kami merupakan negara majemuk. Baik pada aspek religius maupun suku budaya. Alhamdulillah, kami dapat menjaga kebersamaan dalam prinsip perdamaian dan toleransi yang selalu memberi kenyamanan," ujar Jokowi saat membuka pertemuan di Istana Merdeka. 

 

 

Sumber: detik.com