Kemenag Mukomuko Akan Koreksi Khotbah Terindikasi Provokatif

By PUBinfo Redaksi 09 Jun 2018, 10:23:00 WIB | dibaca : 138 pembaca

Kemenag Mukomuko Akan Koreksi Khotbah Terindikasi Provokatif

Kantor Kemenag Mukomuko menyatakan akan kembali mengoreksi materi-materi khotbah Idul Fitri yang terindikasi provokatif dan terangkum politik praktis. (Ilustrasi/ANTARA FOTO/R. Rekotomo)

Jakarta - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyatakan institusinya akan mengoreksi materi-materi khotbah shalat Idul Fitri di masjid daerah itu.

Hal tersebut, ditegaskan untuk menghindari materi khotbah yang bersifat provokatif dan bermuara pada aksi terorisme.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Mukomuko A Jamalus mengatakan pengoreksian itu bukan kali ini saja dilakukan, karena saban tahun institusinya rutin mengoreksi materi khotbah shalat di masjid-masjid daerah itu.

Jamalus menyatakan, institusinya melalui Kantor Urusan Agama (KUA) yang tersebar di 15 kecamatan yang akan mengoreksi materi khotbah di setiap masjid di daerah itu.

"Kami telah menginstruksikan kepada KUA untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan terutama sebelum materi ceramah disampaikan kepada jamaah di masjid tersebut," ujarnya, Jumat (8/6) seperti dikutip dari Antara.

Ia minta, tokoh agama dan pengkhotbah menyampaikan materi khotbah yang tidak provokatif. Sehingga materi khotbah yang diterima positif dan tidak terjadi keributan di tengah-tengah masyarakat.

Selain itu, ia minta, pengkhotbah tidak menyampaikan ceramah yang bernuansa politik praktis dalam suasana tahun politik mulai tahun ini dan tahun depan.

"Jangan sampaikan materi ceramah yang mendukung salah satu kelompok atau individu," ujarnya.

Sebaiknya, kata Jamalus, sampaikan materi ceramah yang fokus membahas tentang kehidupan agama bukan politik praktis.

Keberadaan mubalig dan materi dakwah yang disampaikan sempat menjadi polemik nasional di awal ramadan tahun ini. Hal itu akhirnya membuat Kementerian Agama merilis daftar rujukan mubalig bagi masyarakat. Mulanya ada 200 nama yang ada dalam daftar tersebut, dan Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin menyatakan jumlah tersebut akan terus bertambah.

Daftar itu pun menjadi polemik, terutama dari kelompok oposisi, namun baik dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) tak menutup mata mengenai peranan mubalig dan konten dakwahnya dalam menjaga keutuhan bangsa.

 

Sumber : cnnindonesia.com

View all comments

Write a comment

(Input Kode Di Samping Dengan Benar)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, RSS Feed dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

  • alleRE

    how to cash money order <a href=http://x1cashadvanceonlines.com/#>online cash ...

    View Berita Pub
  • wregree

    how to cash money order <a href=http://x1cashadvanceonlines.com/#>online cash ...

    View Berita Pub
  • Rarert

    how to cash money order <a href=http://x1cashadvanceonlines.com/#>online cash ...

    View Berita Pub
  • Danielfaw

    kamagra oral jelly usage <a href="http://kamagraonl.com/">buy kamagra ...

    View Berita Pub