KPU Ragukan Keaslian Surat yang Sempat Tercoblos di Malaysia

By PUBinfo Redaksi 15 Apr 2019, 09:49:33 WIB | dibaca : 22 pembaca

KPU Ragukan Keaslian Surat yang Sempat Tercoblos di Malaysia

Komisioner KPU, Ilham Saputra. (CNN Indonesia/Bimo Wiwoho)

Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) meragukan keaslian surat suara yang diduga tercoblos di Selangor, Malaysia. Pasalnya, sampai saat ini KPU belum melihat bukti surat suara yang diduga sudah tercoblos.

Komisioner KPU RI, Ilham Saputra menjelaskan, lembaganya sudah melakukan investigasi. Namun KPU tidak mendapat akses untuk melihat dan mengecek surat suara yang dimaksud secara langsung.

"Prinsipnya memang kita tidak bisa dapat akses untuk melihat atau kemudian cek kembali apakah itu produksi KPU atau bukan, surat suara itu. Kan, bisa saja kemudian diada-ada, atau kemudian surat suara enggak jelas dari mana," kata Ilham kepada CNNIndonesia.com di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (14/4).

Ilham menjelaskan, KPU sudah meminta keterangan dari Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kuala Lumpur. Dua pihak yang diminta keterangan itu juga tidak tahu dari mana asal surat suara tersebut.

Ilham menduga, kebocoran terjadi saat pengiriman surat suara melalui pos ke gudang penyimpanan. Sementara gudang penyimpanan tersebut, lanjutnya, bukan gudang yang disewa oleh PPLN.

"PPLN sampaikan gudang logistik hanya berada di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur dan KBRI," kata Ilham. Sementara dua bangunan yang diduga menampung surat suara tercoblos terletak di Taman Kajang dan Bangi, Selangor.

Saat ini, kasus dugaan surat suara yang tercoblos pada bagian gambar pasangan calon 01 Joko Widodo-Ma"ruf Amin tengah dalam penyelidikan Polisi Diraja Malaysia. KPU, kata Ilham, hanya bisa menanti hasil investigasi.

"Mungkin mereka enggak mau barang bukti dicolek-colek dan rusak. Enggak [berapa lama investigasi], pokoknya kami datang ke lokasi, orang ramai, ada polisi, kami enggak boleh masuk," kata Ilham.

Pemungutan suara di Malaysia digelar pada Minggu (14/4) di lima titik PPLN yakni Johor Baru, Kuala Lumpur, Kota Kinabalu, Kuching, dan Penang. Sebanyak 550 ribu WNI telah terdaftar sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Sebelumnya, beredar video yang menunjukkan surat suara tercoblos. Coblosan terletak tepat di kolom paslon Jokowi-Ma"ruf.

 

Sumber : cnnindonesia.com