Mendagri anggap perusakan Kemendagri sama dengan tampar wajahnya

By PUBinfo Redaksi 12 Okt 2017, 14:20:06 WIB | dibaca : 108 pembaca

Mendagri anggap perusakan Kemendagri sama dengan tampar wajahnya

Mendagri Tjahjo Kumolo (ANTARA /Widodo S. Jusuf)

Surabay - Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo menganggap perusakan dan kerusuhan di kantor Kementerian Dalam Negeri pada Rabu (11/10) sama dengan menampar wajahnya.

"Kerusuhan itu sama dengan menampar wajah saya karena merusak kantor saya," ujarnya kepada wartawan seusai menjadi inspektur upacara Hari Jadi Ke-72 Provinsi Jawa Timur di Tugu Pahlawan Surabaya, Kamis.

Ia menyesalkan peristiwa tersebut dan meminta aparat menindak tegas untuk selanjutnya diproses secara hukum yang berlaku.

"Saya minta diproses secara hukum. Ini juga salah alamat, apalagi keputusan MK final dan mengikat. Tapi soal ada kecurangan soal ada gugatan sudah diproses semua sesuai peraturan berlaku," ucapnya.

Mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan tersebut berharap peristiwa itu tidak berimbas pada yang lain, termasuk tindakan anarkis dengan melakukan perusakan.

"Terus terang ini saya sesalkan. Saya sudah terima mereka dua kali. Dirjen saya menerima terus, tapi tidak bisa karena bukan kewenangan Mendagri. Apalagi terhadap permintaan memberikan SK bagi yang kalah untuk membatalkan keputusan MK," katanya.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Nico Afinta mengatakan Polda Metro Jaya memburu pendemo yang bertindak rusuh dan telah mengamankan 15 pelaku.

"Kami masih melakukan pencarian terhadap pelaku lainnya dan kasus ini pasti diusut sampai tuntas," katanya.

Kantor Kemendagri diserang sekelompok massa yang mengatasnamakan pendukung calon Bupati Tolikara, Papua John Tabo dan Barnabas Weya, Rabu.

Awalnya, massa yang berjumlah puluhan orang itu menggelar unjuk rasa di Kantor Kemendagri sejak Rabu pagi menuntut Mendagri Tjahjo Kumolo mengesahkan pasangan tersebut.

John Tabo dan Barnabas kalah suara dalam Pilkada Tolikara 2017 yang lantas mengajukan gugatan ke MK atas sengketa hasil Pilkada, namun tetap tidak menang.

Kendati demikian, para pendukungnya tetap mendesak Mendagri mengesahkan keduanya dengan melakukan aksi yang berakhir pada peristiwa perusakan kantor Kemendagri.

 

Sumber: antaranews

View all comments

Write a comment

(Input Kode Di Samping Dengan Benar)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, RSS Feed dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

  • EssayCorp

    The incipient organism place that is known for the BMW Stadium recorded a territory ...

    View Berita Pub
  • umroh sunnah

    terima kasih atas informasinya, dengan begini sy mudah sekali mengecek keberangkatan ...

    View Berita Pub
  • Jane Emerald

    memang agak mahal sih, tapi lumayan daripada tidak lewat jalan tol..luama banget... ...

    View Berita Pub
  • Jane Emerald

    benar itu Pak, semoga Allah selamatkan generasi muslim Indonesia ...

    View Berita Pub