Menhub Ingin Dorong "Segitiga Pariwisata" Bali-Toraja-Wakatobi

By PUBinfo Redaksi 18 Feb 2017, 11:05:31 WIB | dibaca : 753 pembaca

Menhub Ingin Dorong "Segitiga Pariwisata" Bali-Toraja-Wakatobi

Pengunjung memadati sebuah pelataran di Totombi di dataran tinggi Lolai, Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Mereka berkumpul menyaksikan gumpalan kabut tebal serupa awan yang menutup lembah setiap pagi di kawasan itu. Lolai dengan pemandangan kabut kini menjadi magnet baru wisata Toraja dan dikenal dengan sebutan Negeri di Atas Awan.

Makassar - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menginginkan terwujudnya paket destinasi wisata baru yakni Bali-Toraja-Wakatobi pada tahun ini. Untuk itu, Kementerian Perhubungan(Kemenhub) berupaya mendorong pembangunan runway bandara di Toraja tahun ini.

Hal tersebut disampaikannya saat berkunjung ke rumah dinas Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo, serta saat bertemu dengan Indonesian National Shipowners Association (INSA) Makassar, Jumat (17/2/2017).

Seperti diketahui, di Toraja, terdapat dua bandara yakni bandara Pong Tiku dan bandara Buntukunik.

Kemenhub akan memperpanjang runway Bandara Pong Tiku menjadi 1.400 meter dari sebelumnya 1.300 meter. Penambahan panjang runway ini akan menelan dana Rp 100 miliar tahun ini.

"Pembangunan di Pong Tiku akan bertahap mulai tahun ini. Tahun depan anggarannya Rp 200 miliar," kata Menhub.

Penambahan runway ini agar pesawat jenis ATR bisa mendarat di bandara Pong Tiku. Terutama, pesawat dari Bali.

"Dengan demikian, wisatawan bisa mendapatkan paket wisata lengkap. Yakni dengan terhubungnya Bali-Toraja-Wakatobi," lanjut Menhub.

Kemenhub juga akan mengkaji penambahan runway di bandara Buntukunik. Kajian akan diserahkan ke tim pengkaji dari UGM, Unhas dan ITB. Kajian akan berlangsung antara enam bulan hingga 1 tahun.

Dalam pidato sambutannya di depan anggota INSA Makasar, Menhub menegaskan bahwa Toraja merupakan salah satu destinasi wisata terkemuka. Oleh sebab itu, tugas Kemenhub adalah mengembangkan transportasi di sekitarnya agar potensi wisata Toraja semakin terbuka.

Menurut Menhub, Gubernur Sulsel sangat terbuka pada pembangunan wilayah-wilayahnya, sehingga pertemuan dua tokoh tersebut berlangsung positif.

Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae mengaku sangat mengharapkan pembangunan Bandara Buntukunik segera diselesaikan.

"Transportasi udara merupakan satu-satunya akses yang cepat bagi warga Toraja ke ibukota provinsi dan daerah lain. Karena kami tidak punya laut, dan jalan ke ibukota provinsi di Makassar bisa memakan waktu hingga 8 jam," ujarnya melalui rilis Kemenhub beberapa waktu lalu.

Menurut Nicodemus, transportasi udara juga akan bisa meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Toraja. Saat ini, terdapat sekitar 200.000 wisatawan yang berkunjung ke Tana Toraja dan 300.000 yang berkunjung ke Toraja Utara tiap tahun.

"Bandara Pong Tiku yang ada saat ini sangat terbatas lahan pengembangannya. Dengan bandara baru yang landas pacunya lebih panjang, bisa melayani pesawat yang lebih besar sehingga jumlah wisatawan yang berkunjung ke sini juga lebih banyak," lanjut Nicodemus.

Saat ini Bandara Pong Tiku mempunyai landas pacu sepanjang 1.300 meter dan akan diperpanjang menjadi 1.400 meter.

Pesawat yang bisa beroperasi di bandara ini adalah ATR 42 dan Fokker F50. Sedangkan Bandara Buntukunik rencananya akan mempunyai landasan pacu sepanjang 1.900 meter sehingga bisa melayani pesawat yang lebih besar yaitu ATR 72.

Terkait infrastruktur penunjang di Bandara Buntukunik, Bupati Nicodemus sudah menyanggupi untuk untuk membuat jalan tembus sepanjang sekitar 2 kilometer dari bandara Buntukunik menuju jalan poros Sulawesi- Toraja.

Agenda Menhub

Sekadar informasi, pada Sabtu (18/2/2017) Menhub Budi Karya akan meninjau sejumlah sarana dan prasarana transportasi. Menhub akan menuju Kendari di Sulawesi Tenggara untuk meninjau proyek pelabuhan di kota tersebut. Menhub juga dijadwalkan untuk bertemu dengan Gubernur Sulawesi Tenggara, Nur Alam.

Dari Kendari, Menhub akan bertolak menuju Wakatobi, masih di Sulawesi Tenggara. Di wilayah kabupaten ini, Menhub akan meninjau proyek bandara sebagai bagian dari program "segitiga pariwisata" Bali-Toraja-Wakatobi. Di sini Menhub akan melihat apakah bandara Wakatobi perlu pengembangan lebih lanjut atau tidak.

Selepas itu, Menhub akan menuju Kota Bau-bau, di Pulau Buton, Sulawesi Tenggara. Di kota ini Menhub akan meninjau pelabuhan lautnya.

 

Sumber: kompas

View all comments

Write a comment

(Input Kode Di Samping Dengan Benar)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, RSS Feed dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

  • olymptrade

    The first phase the preparation should, theoretically, be uninfluenced by the intended ...

    View Berita Pub
  • olymptrade

    Waow this is quite pleasant article, my sister love to read such type of post, I ...

    View Berita Pub
  • olymptrade

    I hope you will share such type of impressive contents again with us so that we ...

    View Berita Pub
  • olymptrade

    I respect this article for the very much investigated substance and magnificent ...

    View Berita Pub