Menristek Harap Produk Inovasi Tangani Corona Jadi Titik Tolak untuk Tak Impor

By PUBinfo Redaksi 20 Mei 2020, 12:59:29 WIB | dibaca : 137 pembaca

Menristek Harap Produk Inovasi Tangani Corona Jadi Titik Tolak untuk Tak Impor

Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro (Foto: Grandyos Zafnah/detikcom)

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meluncurkan berbagai produk inovasi dalam negeri guna percepatan penanganan virus Corona (COVID-19). Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro mengatakan produk tersebut merupakan produk lokal bangsa Indonesia.

"Hasil riset dan inovasi ini merupakan produk lokal bangsa Indonesia. Inovasi Indonesia dari Indonesia untuk Indonesia. Suatu hal yang perlu kita apresiasi dan dukung dengan berbagai cara seperti dukungan dana, kemudahan regulasi, sumbangsih ide, kerja sama produksi dalam negeri, implementasi dan perawatan hasil riset inovasi, serta apresiasi kepada stakeholders yang telah terlibat," kata Bambang dalam sambutannya melalui telekonferensi yang disiarkan di YouTube Setpres, Rabu (20/5/2020).

Bambang mengatakan peluncuran produk riset dan inovasi tersebut bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional. Dia berharap momentum ini dapat menjadi titik tolak dalam membangun industri alat kesehatan Indonesia yang cenderung masih bergantung dengan luar negeri.

"Momentum ini dapat menjadi titik tolak inovator-inovator Indonesia untuk membangun industri alat kesehatan dan obat yang selama ini masih banyak bergantung dari impor. Nantinya, industri alat kesehatan di Indonesia bukan hanya menjadi tempat untuk manufacturing tetapi juga mampu menghasilkan produk inovasi," ucap Bambang.

Bambang juga mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang telah terlibat dalam pengembangan inovasi alat-alat kesehatan tersebut. Dia pun ingin agar sertifikasi produk inovasi peneliti konsorsium dapat digunakan untuk jangka Panjang.

"Secara khusus, saya ingin meminta agar sertifikasi produk inovasi peneliti konsorsium tidak hanya digunakan selama pandemi, tapi juga untuk jangka Panjang sehingga dapat mendorong kemandirian produksi alat Kesehatan dalam Negeri," ucap Bambang.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi meluncurkan produk riset, teknologi, dan inovasi untuk percepatan penanganan virus Corona (COVID-19). Dalam sambutannya, Jokowi memamerkan deretan alat kesehatan yang dikembangkan dan diproduksi dalam negeri.

"Kita mampu hasilkan karya-karya yang sangat dibutuhkan. Saya lihat sendiri, ada rapid test yang waktu saya tanya produksi berapa, sudah kira-kira 100 ribu (unit). PCR test kit sama, apakah sudah produksi, sudah, apakah sudah uji, sudah 100 ribu (unit). Kemudian ada emergency ventilator yang ini kmrn saya lihat ada karya BPPT, ITB, UI, UGM, PT Len, PT Poly Jaya, yang mulai dan ini tinggal produksinya," kata Jokowi dalam sambutannya yang disiarkan saluran YouTube Setpres, Rabu (20/5/2020).

Jokowi juga mengajak kerja sama antar-komponen untuk berinovasi mengembangkan produk dalam negeri, khususnya untuk penanganan Corona. Jokowi menyerukan untuk bangga akan buatan dalam negeri.

"Sudah saatnya dunia industri berani berinvestasi sudah saat masyarakat juga harus mencintai produk-produk dalam negeri dan kita harus bangga buatan Indonesia," kata Jokowi.

 

Sumber : detik.com