Menteri Basuki Ingin Milenial PUPR Jadi Pendobrak yang Kreatif dan Inovatif

By PUBinfo Redaksi 03 Des 2019, 10:09:34 WIB | dibaca : 26 pembaca

Menteri Basuki Ingin Milenial PUPR Jadi Pendobrak yang Kreatif dan Inovatif

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, ingin ingin meninggalkan organisasi PU yang kredibel yang diisi oleh ratusan pendobrak yang amanah, dipercaya masyarakat dan Pemerintah. Foto/Dok

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, dalam menghadapi era perkembangan pemanfaatan teknologi digital harus diikuti dengan kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kreatif dan inovatif. Untuk itu Basuki mengatakan bahwa generasi milenial yang tumbuh di era perkembangan teknologi berperan penting dalam melanjutkan pembangunan infrastruktur ke depan.

"Di era disrupsi digital dibutuhkan pemimpin yang mampu menjadi pendobrak, yakni yang memiliki tanggung jawab dan komitmen terutama untuk terus berinovasi. Di periode kedua ini, saya ingin meninggalkan organisasi PU yang kredibel yang diisi oleh ratusan pendobrak yang amanah, dipercaya masyarakat dan Pemerintah. Anda semua harapan kami, generasi milenial PUPR," ujar Basuki dalam acara Talkshow Milennial bertajuk Creativity, Innovation and Entrepreneurship yang merupakan Rangkaian Peringatan Hari Bakti PU ke-74 di Jakarta, Senin (2/12/2019).

Menurut Basuki, untuk mewujudkan SDM yang unggul tidak cukup hanya dengan menjadi pintar namun juga harus dilengkapi akhlakul karimah karena seluruh pekerjaan membutuhkan kerjasama tim.

"Keberadaan kalian harus membuat orang nyaman, aman, dan bermanfaat bagi tim. Untuk itu selain memberikan pendidikan dan pelatihan, kami di Kementerian PUPR juga menugaskan generasi muda langsung ke lapangan agar dapat belajar bekerja dalam tim," ungkapnya.

Sebagai contoh, Basuki menjelaskan pada saat terjadi gempa di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 2018 lalu, telah menugaskan 400-an insinyur muda PUPR untuk menjadi tenaga pendamping masyarakat dalam membangun kembali rumah yang memenuhi kaidah rumah tahan gempa.

"Kita juga akan kembali menggerakkan ratusan insinyur muda ke seluruh Indonesia untuk membantu pendampingan kegiatan rehabilitasi sekolah dan madrasah," tuturnya.

Basuki mengatakan bahwa generasi milenial PU harus bersyukur karena ditempatkan di sejumlah daerah, agar saat menjadi pemimpin lebih mudah untuk beradaptasi dengan semua kondisi sosial yang berbeda di tiap daerah.

"Saya sendiri merasakan beruntung, merasakan hidup berpindah-pindah kota dan daerah sejak sekolah, sehingga saat menjadi pemimpin dapat lebih adaptif, untuk menghadapi permasalahan di daerah," ujar Basuki.

 

Sumber : sindonews.com