Rute Pelayaran Barang Langsung Bakal Dilebarkan ke Rotterdam

By PUBinfo Redaksi 16 Mei 2018, 10:33:34 WIB | dibaca : 676 pembaca

Rute Pelayaran Barang Langsung Bakal Dilebarkan ke Rotterdam

Kementerian Perindustrian berencana melebarkan tujuan pelayaran barang rute langsung (direct call) ke Rotterdam, Eropa. (CNN Indonesia/Hesti Rika)

Jakarta - Kementerian Perindustrian berencana melebarkan tujuan pelayaran barang rute langsung (direct call) ke Rotterdam, Eropa. Adapun Presiden Joko Widodo baru saja melepaskan kapal CMA CGM Tage yang mengangkut ekspor Indonesia langsung ke Los Angeles, Amerika Serikat.

"Selanjutnya, kapal direct call ini ke Rotterdam karena kota tersebut adalah pintu ekspor kita ke Eropa," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Pelabuhan Tanjung Priok, Selasa (15/5).

Airlangga berharap ekspor selanjutnya ke Rotterdam dapat membawa produk CPO. Jika seandainya CPO dilarang, ia akan mengusahakan produk turunannya diekspor ke Eropa.

Selain CPO, komoditi yang akan diprioritaskan untuk di eskpor adalah pakaian dan alas kaki. Namun, menurut Airlangga, ekspor ke Eropa menggunakan kapal langsung akan dipertimbangkan bergantung perkembangan pengiriman ke Amerika hari ini.

"Jika berhasil dan lancar, selanjutnya ke Rotterdam," ujarnya.

Airlangga menyebut bahwa pengiriman ekspor langsung ke negara tujuan memiliki keuntungan. Salah satunya, waktu pengantaran yang relatif lebih singkat dan dapat menghemat biaya transportasi.

"Kalau tidak menggunakan kapal, biasanya lewat Singapur itu 31 hari, tetapi kalau dengan kapal ini langsung 23 hari, jadi bisa sangat membantu dari segi waktu," kata Airlangga.

Kapal CMA CGM Tage yang baru berangkat dari pelabuhan Tanjung Priok menuju Amerika Serikat diinformasikan membawa beberapa komoditi unggulan dari industri 4.0, meliputi pakaian, alas kaki, ban, sepatu, mainan, elektronik, alat berat, makanan, dan furniture.

Kapal barang rute langsung (direct call) CMA CGM Tage didesain dengan kapasitas 10 ribu TEUs. Namun,dalam perjalanan ekspor ke Amerika Serikat hari ini, kapal tersebut hanya membawa 4.300 TEUs dari keseluruhan kapasitas yang tersedia. Airlangga berharap kedepannya kapasitas kapal itu dapat dimanfaatkan secara optimal agar dapat lebih efisien dalam pengiriman barang dan menghemat biaya berlabuh.

 

Sumber : cnnindonesia.com

View all comments

Write a comment

(Input Kode Di Samping Dengan Benar)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, RSS Feed dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir