Transjakarta Bentuk Tim Penyelesaian Masalah Kepegawaian

By PUBinfo Redaksi 19 Jun 2017, 14:33:48 WIB | dibaca : 251 pembaca

Transjakarta Bentuk Tim Penyelesaian Masalah Kepegawaian

Budi Kaliwono, Direktur Utama PT Transportasi Jakarta. TEMPO/Afrilia Suryanis

Jakarta - Direktur Utama PT Transportasi Jakarta atau Transjakarta Budi Kaliwono mengatakan akan membentuk tim untuk menyelesaikan permasalahan kesejahteraan pegawai kontraknya. Tim tersebut sengaja dibentuk agar pembenahan Transjakarta terus berlangsung, sehingga karyawan tidak kehilangan haknya secara adil.

"Pak Gubernur memutuskan untuk membentuk suatu tim. Ini problem bukan sekarang saja, tetapi problem dari tahun-tahun lalu, masalah kontrak, Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), masalah tetap, sudah berlangsung dari tahun 2004," ujar Budi di Balai Kota Jakarta, Senin, 19 Juni 2017.

Adapun tujuannya, kata Budi, agar para pihak bisa mendapatkan gambaran persoalan perusahaan daerah tersebut terlihat lebih jelas. Menurut Budi, perusahaan sendiri tidak bisa memutuskan jalan keluar secara sepihak sejak awal, sehingga dibentuk tim. "Solusi yang sudah diputuskan Pak Gubernur bagus, memikirkan masalah bukan hanya yg timbul sekarang, tapi juga soal masalah seluruhnya," ujar Budi.

Adapun anggota tim tersebut terdiri dari Dinas Ketenagakerjaan, Dinas Perhubungan, Biro Hukum DKI Jakarta, dan inspektorat. Seluruh anggota tim tersebut akan mengawal proses pemecahan masalah agar pembahasan berjalan sah dan tidak menyalahi aturan. "Mungkin karena kami bagian dari BUMD (Badan Usaha Milik Daerah), badan pembina BUMD maka dilibatkan juga," ujar Budi.

Menindaklanjuti demonstrasi dari pegawai yang menuntut kesejahteraan, Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan telah membuka kembali kesempatan bagi pegawai PT Tranportasi Jakarta untuk memperpanjang kontraknya. Apalagi, kontrak pegawai akan habis pada 30 Juni mendatang. Langkah tersebut sekaligus tindak lanjut atas protes pegawai yang menuntut kesejahteraan.

"Kalau ada dialog, akan kami lakukan dialog dengan beberapa opsi. Opsinya simple aja, bagi yang mau terus atau lanjut kerja, mari tetap ikut. Kalau enggak mau, ya enggak apa-apa. Begitu aja," ujar Djarot.

 

Sumber: tempo

View all comments

Write a comment

(Input Kode Di Samping Dengan Benar)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, RSS Feed dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir