BALITKABI - Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi

Di Kutip Oleh : Redaksi PUBinfo

Sejarah

Berawal dari keberadaan kebun percobaan yang dibentuk oleh pemerintah kolonial Belanda penelitian pertanian lahir. Pada tahun 1968 berdiri Lembaga Pusat Penelitian Pertanian ( LP3 ) yang berpusat di Bogor, kebun-kebun yang berada di wilayah Jawa Timur diintegrasikan membentuk LP3 Perwakilan Jawa Timur. Tahun 1974 seluruh lembaga penelitian pertanian bernaung di bawah Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Badan Litbang Pertanian), maka lembaga inipun ikut bergabung.

  • 1968 : Lembaga Pusat Penelitian Pertanian ( LP3 ) Perwakilan Jawa Timur ( komoditas : Padi, Palawija, Hortikultura )
  • 1974 : Bergabungnya seluruh lembaga penelitian dan bernaung di bawah Badan Litbang Pertanian
  • 1980 : Balai Penelitian Tanaman Pangan Malang ( Balittan Malang ) ( komoditas : Padi, Palawija, Hortikultura )
  • 1994 : Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian ( Balitkabi )
  • 2013 : Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi ( Balitkabi ) (komoditas : aneka kacang dan umbi)

Lembaga yang paling berkompeten dalam penelitian aneka kacang dan umbi adalah Balai Penelitia Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi). Sebagai pemegang mandat utama tanaman aneka kacang dan umbi, Balitkabi dipacu untuk melakukan kegiatan penelitian kedelai, kacang tanah, kacang hijau, ubikayu dan ubijalar. Disamping menangani komoditas utama sebagai andalan penelitian Balitkabi juga menangani tanaman potensial aneka kacang dan umbi, seperti kacang gude, tunggak, ganyong dll.

Dalam melaksakan tupoksinya Balitkabi dipimpin oleh seorang kepala Balai yang dibantu oleh Kasubag TU, Kasie Yantek, Kasie Jaslit dan Kelompok Peneliti (Kelti). Peneliti dikelompokkan menjadi tiga Kelti, yaitu: Kelti pemuliaan, hama penyakit  dan ekofisiologi. Kegiatan penelitian dilakukan di kebun percobaan, rumah kaca, laboratorium, dan lahan petani.

Tugas dan Fungsi

Berdasarkan Permentan Nomor: 23/Permentan/OT.140/3/2013 maka tugas pokok Balitkabi adalah Melaksanakan penelitian tanaman aneka kacang dan umbi. Sedangkan fungsi Balitkabi antara lain:

  1. Pelaksanaan penyusunan program, rencana kerja, anggaran, evaluasi, dan laporan penelitian tanaman aneka kacang dan umbi
  2. Pelaksanaan penelitian genetika, pemuliaan, perbenihan dan pemanfaatan plasma nutfah tanaman aneka kacang dan umbi
  3. Pelaksanaan penelitian morfologi, fisiologi, ekologi, entomologi dan fitopatologi tanaman aneka kacang dan umbi
  4. Pelaksanaan penelitian komponen teknologi sistem dan usaha agribisnis tanaman aneka kacang dan umbi
  5. Pelaksanaan penelitian penanganan hasil tanaman aneka kacang dan umbi
  6. Pemberian pelayanan teknis penelitian tanarnan aneka kacang dan umbi
  7. Penyiapan kerja sama, informasi dan dokumentasi serta penyebarluasan dan pendayagunaan hasil penelitian tanarnan aneka kacang dan umbi
  8. Pelaksanaan urusan kepegawaian, keuangan, rumah tangga dan perlengkapan Balitkabi

Program Penelitian

  1. Mendukung Visi dan Misi Presiden RI maka program penelitian Balitkabi periode tahun 2015-2019 diarahkan pada program penciptaan teknologi dan inovasi pertanian bio-industri berkelanjutan.
  2. Program penciptaan teknologi dan Inovasi pertanian bio-industri berkelanjutan diimplementasikan dalam bentuk kegiatan penelitian peningkatan potensi komoditas secara integratif mencakup: peningkatan potensi genetik, teknik produksi, pasca-panen primer dan analisis komoditas untuk agroekosistem target.

Visi dan Misi

Mendukung visi dan misi pemerintah Republik Indonesia yakni menjadi lembaga rujukan ilmu pengetahuan dan teknologi dan sumber inovasi teknologi tanaman aneka kacang dan ubi yang bermanfaat sesuai kebutuhan pengguna.

  1. Menghasilkan dan menyediakan iptek tinggi, strategis, dan unggul tanaman aneka kacang dan ubi sesuai kebutuhan pengguna.
  2. Melaksanakan diseminasi inovasi teknologi secara cepat dan efektif kepada pengguna.
  3. Mengembangkan kerjasama nasional dan internasional dalam rangka peningkatan profesionalisme dalam penguasaan iptek, serta peran Balitkabi dalam pengembangan teknologi dan pembangunan pertanian.
  4. Memperbaiki sumberdaya penelitian guna meningkatkan kapasitas Balai agar semakin profesional dalam melakukan penelitian, serta meningkatkan kemampuannya dalam menghasilkan dan mendiseminasi inovasi teknologi.
  5. Mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya untuk penelitian dan pengembangan, serta mendorong keterkaitan fungsional antar pemangku kepentingan dan pengguna teknologi.

 

Sumber : balitkabi.litbang.pertanian.go.id


Layanan - BALITKABI - Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi

Layanan Publik - Instansi