BTL BPPT - Balai Teknologi Lingkungan BPPT

Di Kutip Oleh : Redaksi PUBinfo

Profil

Latar Belakang

Balai Teknologi Lingkungan (BTL) merupakan unit kerja yang berada dalam naungan Kedeputian Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam (TPSA). Sesuai dengan namanya BTL dibangun guna melakukan kajian tentang kualitas lingkungan serta melakukan perekayasaan teknologi untuk perlindungan lingkungan yang penerapannya mendukung terwujudnya sustainable environment. Meskipun secara ketetapan organisasi BTL merupakan organisasi non organik mandiri yang dibentuk secara bertahap ejalan dengan restrukturisasi organisasi BPPT sebagaimana kronologik berikut ini

  • Pada periode 1990-1999 masih bernama Laboratorium Teknologi Lingkungan (LTL) yang dibentuk dengan tujuan melaksanakan fungsi sebagai laboratorium pendukung untuk kegiatan kerjasama riset terapan antara negara Indonesia dengan Jerman dalam proyek Biotechnology Indonesia Germany (BTIG). Pada periode tersebut LTL berada di bawah binaan Direktorat Teknologi -Pemukiman dan Lingkungan Hidup (Dit. TPLH) dalam lingkup Kedeputian Bidang Pengembangan Teknologi (BangTek)
  • Pada periode 1999-2001 pada saat Direktorat TPLH berubah nama menjadi Direktorat Teknologi Lingkungan (DTL) sedangkan Kedeputian Bidang BangTek berubah nama menjadi Kedeputian Bidang Teknologi Informasi Energi dan Material (TIEM) nama LTL tetap dipertahankan
  • Dimulai tahun 2001 ketika terjadi perubahan nama Direktorat menjadi Pusat LTL berubah menjadi organisasi mandiri dengan nama BTL yang dikukuhkan dengan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor  83 Tahun 2001 pada Bulan Maret. Sejak saat itu BTL menjelma menjadi organisasi utuh dengan administrasi yang dikelola sendiri, baik itu aset sumberdaya manusia, finansial, maupun fasilitas fisik seperti peralatan laboratorium dan bahkan gedung.

Kedudukan Tugas, Fungsi, dan Kewenangan

Sesuai dengan Surat Keputusan Kepala BPPT Nomor 30 Tahun 2001 BTL mengemban tugas pokok:

Melaksanakan pengkajian, pengembangan dan penerapan teknologi di bidang teknologi bersih dan pengendalian pencemaran; teknologi konservasi flora dan fauna, tanah, dan air; serta teknologi desain konstruksi lingkungan

Selain itu berdasarkan surat Keputusan Kepala BPPT Nomor 30 Tahun 2001 tersebut BTL menyelenggarakan fungsi:

  • Pelaksanaan urusan kegiatan rancang bangun, kajian tekno-ekonomi, dan uji lapangan serta kegiatan lainnya di bidang teknologi bersih dan pengendalian pencemaran, teknologi konservasi sumberdaya alam, dan teknologi desain konstruksi serta pengelolaan data dan pemodelan lingkungan
  • Evaluasi pelayanan teknik dan kerjasama dengan instansi pemerintah dan masyarakat di bidang teknologi air bersih dan pengendalian pencemaran, teknologi konservasi sumberdaya alam
  • Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga balai

Dengan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dijabarkan di atas BTL merupakan unit kerja BPPT yang dibentuk untuk memberikan layanan teknologi lingkungan guna mendukung daya saing industri dari sisi kinerja lingkungan. Daya saing industri memerlukan kelengkapan teknologi yang tidak hanya untuk kepentingan proses produksi tetapi juga teknologi yang dapat mengantisipasi dampak lingkungan yang ditimbulkan berkaitan dengan proses produksi tersebut. Guna merealisasikan tugas pokok dan fungsi lembaga maka BTL menyusun program atau rencana yang mencakup penguatan sumberdaya manusia, pembangunan infrastruktur laboratorium, serta melakukan terobosan pengarusutamaan teknologi lingkungan kepada industri melalui program kemitraan.

Visi dan Misi

Visi

Menjadi pusat pelayanan unggulan nasional di bidang teknologi perlindungan lingkungan

Misi

Memberikan penyelesaian nyata kepada masyarakat (LSM dan swasta), pemerintah, dan industri(khususnya IKM dan UKM) dalam upaya perlindungan lingkungan melalui pengujian,konsultasi teknis, pelatihan, pengkajian dan penerapan teknologi.

 

Sumber : btl.bppt.go.id


Layanan - BTL BPPT - Balai Teknologi Lingkungan BPPT

Layanan Publik - Instansi