ASTISI - Asosiasi Sarjana Teknik & Insinyur Sipil Indonesia

Di Kutip Oleh : Redaksi PUBinfo

Latar Belakang

Asosiasi Sarjana Teknik & Insinyur Sipil Indonesia (ASTISI) yang didirikan oleh ± 300 Perguruan Tinggi Teknik Sipil Indonesia berkiblat kepada 2 (dua) hal, yaitu :

  1. Referensi Internasional tentang keberadaan Insinyur Sipil yang bukan saja fitrahnya namun akan lebih terjamin bila dipandu oleh Perguruan Tinggi dimana Ilmu Keahlian itu berada.
  2. Tunduk pada Undang-Undang Pendidikan Tinggi No. 12 Tahun 2012 dan Undang-Undang Keinsinyuran No. 11 Tahun 2014.

Kita lihat renumerasi Sarjana Teknik Sipil yang berada tidak jauh dari tuntutan upah buruh di-Indonesia dan berada dibawah pendapatan seorang sekertaris vocational 3 (tiga) tahun. Perbandingan gaji Insinyur Sipil di-Indonesia dengan Negara tetangga seperti Malaysia dan Singapore berbanding 1:4 dan 1:6 . Ini berbeda dengan putra-putri Indonesia lulusan luar negeri dibidang yang sama dan berkiprah lebih Internasional dalam arti kata fasih secara komunikasi dan memahami aspek/kriteria/standar dan praktek Internasional yang lazim berlaku.

Pada tahun 2015, para insinyur di Indonesia akan menghadapi ASEAN Free Trade Area (AFTA) yang secara resmi kita masuki pada tahun 2015 sebagai kesepakatan Indonesia dengan Negara-negara ASEAN sejak tahun 1992 antara lain adalah terbukanya praktek jasa Insinyur asing secara resmi di-Indonesia. ASTISI melihat bahwa hal ini bukan hanya merupakan pukulan berat bagi Insinyur Indonesia, namun juga peluang bagi Sarjana Teknik dan Insinyur Sipil Indonesia untuk bekerja dikawasan ASEAN diluar Indonesia. Semua ini dengan catatan bahwa kekurangan kurikulum Teknik Sipil yang sudah dirasakan sejak 50 tahun belakangan ini akan memerlukan upgrading non-formal/non-kurikuler demi mencapai kesetaraan dengan lawannya.

ASTISI bertekad untuk bersama-sama dengan Pemerintah dan Asosiasi Profesi sejenis yang terkait seperti : Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia (HAKI), Himpunan Ahli Teknik Tanah Indonesia (HATTI) dan seterusnya, yang sudah terkait dalam jaringan Asosiasi Internasional sejenis didunia, memperkuat kemampuan baik Sarjana Teknik atau Insinyur Sipil Indonesia untuk masuk kedalam tatanan praktek Internasional.

Visi & Misi

Visi

Menumbuh kembangkan pengelolaan yang baik dan benar di dalam penyelenggaraan dan upaya peningkatan layanan asosiasi.

Misi

Pada tahun 2030, ASTISI akan menjadi asosiasi profesional, kuat, berwibawa dan berwawasan global.

 

Sumber : astisi-indo.com


Layanan - ASTISI - Asosiasi Sarjana Teknik & Insinyur Sipil Indonesia

Layanan Publik - Instansi