BFM - Komunitas Book for Mountain Jogja

Di Kutip Oleh : Redaksi PUBinfo

about us

Pendidikan adalah hak setiap orang. Sistem pendidikan yang baik tentu akan berpengaruh terhadap perkembangan suatu bangsa. Melalui sistem pendidikan yang baik maka akan lahir generasi penerus bangsa yang benar-benar berkualitas.

Proses pendidikan tidak hanya terpaku di dalam kelas, namun dipengaruhi pula oleh berbagai aspek, mulai dari guru yang mengajar, lingkungan di sekelilingnya, kelengkapan alat pendukung pembelajaran, serta buku-buku penunjang.

Sistem pendidikan di Indonesia belum berada pada tahap sempurna. Perlu sinergi yang baik antara pemerintah dan masyarakat untuk mengatasi segala permasalahan pendidikan yang terjadi, maka dari itu selain pendidikan adalah hak setiap orang, pendidikan pula tanggungjawab bagi mereka yang terdidik.

Saat ini semakin berkembang berbagai lembaga sosial atau komunitas yang peduli terhadap permasalahan pendidikan yang ada di Indonesia. Salah satunya Komunitas Book For Mountain (BFM), sebuah komunitas yang peduli pada dunia pendidikan dan memiliki fokus pada pembangunan perpustakaan untuk anak-anak di berbagai Sekolah Dasar (SD) di pelosok negeri.

Komunitas Book For Mountain hadir bukan untuk menyelesaikan segala permasalahan pendidikan yang ada, namun ingin berperan secara kolektif dalam berkontribusi untuk pendidikan di Indonesia yang lebih baiknya. Melalui memberi buku untuk anak-anak Indonesia, dengan harapan mereka akan semakin dekat dengan ilmu dan menemukan semesta seluas-luasnya melalui buku.

Sejarah Komunitas BFM

Komunitas Book For Mountain lahir diawali adanya sebuah kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang diselenggarakan UGM pada 2010. Saat itu bagian kelompok KKN yang ditempatkan di Lombok Timur memiliki sebuah program untuk membangun perpustakaan di sekolah yang berada pada lokasi tersebut. Hal ini semata-mata karena melihat bahwa di lokasi tersebut memang belum terdapat perpustakaan yang menjadi ruang baca anak-anak, akhirnya didirikanlah enam perpustakaan di sekolah yang berbeda.

Usai dari kegiatan tersebut kemudian sebagian besar dari kelompok KKN itu sepakat untuk membuat sebuah komunitas yang memang fokus untuk membangun perpustakaan di pelosok-pelosok Indonesia. Hal ini didorong rasa ingin berbagi untuk berperan secara kolektif pada permasalahan pendidikan di Indonesia.

Berawal dari permasalahan yang mereka soroti, yaitu ada banyak Sekolah Dasar di berbagai pelosok di Indonesia yang tidak memiliki perpustakaan. Kalaupun ada, perpustakaan tersebut memiliki jumlah buku yang sangat terbatas dan bahkan buku-buku yang ada di dalamnya nyaris rusak.

Itulah sebabnya, kemudian disepakati untuk membuat sebuah komunitas yang diberi nama “Book For Mountain”. Mountain atau gunung di sini bukan berarti pembangunan perpustakaan yang dilakukan hanya di sekolah-sekolah yang berada di gunung, namun gunung memiliki arti sebuah simbol atau ilustrasi yang mewakili sekolah-sekolah yang berada di daerah pelosok Indonesia.

Jika awalnya relawan komunitas Book For Mountain hanyalah mahasiswa UGM, namun seiring berjalannya waktu relawan yang hadir terus berkembang, mulai dari universitas lain di seluruh Yogyakarta seperti UNY, UII, UMY, UAD, dan sebagainya. Sampai ada pula relawan-relawan yang berada di luar kota Yogyakarta, mereka turut berkontribusi besar dalam langkah kaki Book For Mountain.

Pada dasarnya setiap kegiatan Book For Mountain terbuka bagi siapa saja yang ingin menjadi relawan. Tidak tertutup hanya untuk para mahasiswa, namun siapa saja yang memiliki perhatian pada pendidikan dan anak-anak maka bisa mengikuti setiap kegiatan yang dilakukan Komunitas Book For Mountain. Karena berkontribusi dan berperan secara kolektif terhadap permasalahan pendidikan di Indonesia ialah hak dan tanggungjawab bersama.

 

Sumber: bookformountain.tumblr.com


Layanan - BFM - Komunitas Book for Mountain Jogja

Layanan Publik - Instansi