BPBD Bengkulu - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bengkulu

Di Kutip Oleh : Redaksi PUBinfo

Sejarah BPBD Bengkulu

Pembentukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu sebagaimana ditetapkan melalui Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Lain Perangkat Daerah Provinsi Bengkulu, merupakan implementasi Pasal 5, Pasal 18 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

Berdasarkan UU No. 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana bahwa Pemerintah Daerah bertanggungjawab dalam penyelenggaraan Penanggulangan Bencana. Selanjutnya dalam Pasal 10 bahwa dalam rangka untuk menyelenggarakan penanggulangan bencana secara terkoordinasi dan terpadu Pemerintah membentuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sementara sesuai dengan Pasal 18 Pemerintah Daerah membentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Perjalanan operasionl BPBD Provinsi Bengkulu diawali dengan menempati gedung ex-BDRP (bengkulu Regional Development Project) Bappeda Provinsi Bengkulu yang berlokasi di komplek perkantoran Pemerintah Daerah Provinsi, Jalan Pembangunan Nomor 1 Bengkulu. Seiring dengan berjalannya waktu dan mempertimbangkan langkah strategis untuk lebih mengoptimalkan penyelenggaraan penanggulangan bencana di Provinsi Bengkulu terutama dalam rangka mendukung operasional dan peningkatan kinerja penyelenggaraan penenggulangan bencana. Adalah dengan menyediakan sarana dan prasarana perkantoran dan pendukung penting lainnya dalam penanggulangan bencana. Melalui upaya implementasi Program Peningkatan Sarana dan Prasarana , terutama yang didukung melalui kegiatan Rehabilitasi Kantor dan Gudang BPBD Provinsi Bengkulu, maka dengan penuh rasa syukur dan bangga, bahwa dengan usaha keras Pemerintah Provinsi Bengkulu telah mengupayakan merealisasikan penyediaan kantor dan Gudang BPBD Provinsi Bengkulu.

Dengan memahami kondisi geografis Provinsi Bengkulu yang kurang menguntungkan ditambah lagi dengan realita bahwa Provinsi Bengkulu merupakan daerah yang sangat rawan terhadap bencana alam seperti gempa bumi, tidaklah menyurutkan semangat untuk membangun Provinsi Bengkulu, dan sebaliknya menjadi modal dasar pembangunan yang perlu mendapat perhatian dan dukugan untuk mencarikan solusi-solusi penting terkait kondisi tersebut adalah dengan menjadikan Provinsi Bengkulu sebagai sentral pergudangan peralatan bencana alam se-Sumatera.

Tugas & Fungsi

Sesuai tugasnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) merupakan bagian dari perangkat daerah untuk melaksanakan tugas dalam hal penanggulangan bencana berkedudukan dan bertanggung jawab kepada Gubernur melalui Sekretaris Daerah dengan rincian tugas sebagai berikut :

  1. Menetapkan pedoman dan pengarahan sesuai dengan kebijakan Pemerintah Daerah dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terhadap penanggulangan bencana yang mencakup pencegahan bencana, penanganan darurat, rehabilitasi serta rekonstruksi secara adil dan merata.
  2. Menetapkan standarisasi serta kebutuhan penyelenggaraan penanggulangan bencana berdasarkan Peraturan Perundang-undangan.
  3. Menyusun, menetapkan dan menginformasikan peta rawan bencana.
  4. Menyusun dan menetapkan prosedur tetap penanganan bencana.
  5. Melaksanakan penyelenggaraan penanggulangan bencana pada wilayahnya.
  6. Melaporkan penyelenggaraan penanggulangan bencana kepada Kepala Daerah setiap bulan sekali dalam kondisi normal dan setiap saat dalam kondisi darurat bencana.
  7. Mengendalikan pengumpulan dan penyaluran uang dan barang.
  8. Mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran yang diterima dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dan
  9. Melaksanakan kewajiban lain sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan.

Terkait dengan hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu berfungsi sebagai :

  1. Perumusan dan penetapan kebijakan penanggulangan bencana dan penanganan pengungsi dengan bertindak cepat, tepat, efektif dan efisien.
  2. Pengkoordinasian pelaksanaan kegiatan penanggulangan bencana secara terencana, terpadu dan menyeluruh.

Visi & Misi

Visi : Sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu serta melihat latar belakang dan mencermati fenomena-fenomena yang ada, maka visi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu penyelenggaraan Akuntabilitas adalah :

“Menjadi institusi terdepan dalam mewujudkan masyarakat Provinsi Bengkulu yang siap siaga, tanggap dan tangguh dalam menghadapi bencana”

Penjelasan Visi :

  • Institusi terdepan, yaitu institusi utama yang menjalankan fungsi koordinasi lintas sektor dalam penyelenggaraan enanggulangan bencana.
  • Masyarakat yang siapsiaga, yaitu masyarakat yang memiliki pengetahuan,    kemampuan, dan keberanian untuk bertindak dalam menghadapi bencana.
  • Masyarakat yang tanggap, yaitu masyarakat yang cepat merespon dan bertindak terhadap gejala yang timbul dari ancaman bencana.
  • Masyarakat yang tangguh, yaitu masyarakat yang memiliki kemampuan fisik dan psychis dalam menghadapi dan menanggulangi bencana.

Misi : Sebagai bentuk nyata dari visi tersebut, ditetapkanlah misi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu yang menggambarkan hal yang seharusnya terlaksana, sehingga hal yang masih abstrak terlihat pada visi akan lebih nyata pada misi tersebut. Pernyataan misi memperlihatkan kebutuhan apa yang hendak dipenuhi oleh organisasi, siapa yang memiliki kebutuhan tersebut dan bagaimana organisasi memenuhi kebutuhan tersebut.

Misi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu ditetapkan sebagai berikut :

  1. Melindungi masyarakat dari ancaman bencana melalui penyelenggaraan penanggulangan bencana yang terencana, terpadu dan terkoordinasi.
  2. Mengurangi risiko bencana dengan melaksanakan upaya pencegahan dan mitigasi serta kesiapsiagaan menghadapi bencana.
  3. Melaksanakan tindakan cepat tanggap dalam penanggulangan bencana.
  4. Memulihkan dampak bencana menuju kehidupan masyarakat yang stabil, aman dan terkendali.

 

Sumber: bpbd.bengkuluprov.go.id