KAN - Komite Akreditasi Nasional

Di Kutip Oleh : Redaksi PUBinfo

Komite Akreditasi Nasional (KAN) adalah suatu lembaga non struktural yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden, dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 2001. Komite Akreditasi Nasional (KAN) mempunyai tugas pokok untuk menetapkan akreditasi dan memberikan pertimbangan dan saran kepada Badan Standardisasi Nasional (BSN) dalam menetapkan sistem akreditasi dan sertifikasi.

Komite Akreditasi Nasional (KAN) sebagai badan akreditasi yang mewakili Indonesia dalam forum Pacific Accreditation Cooperation (PAC) telah berhasil memperoleh pengakuan di bidang akreditasi lembaga sertifikasi sistem manajemen mutu pada tanggal 24 Agustus 2000, lembaga sertifikasi sistem manajemen lingkungan pada tanggal 8 Juli 2004 dan lembaga sertifikasi produk pada tanggal 18 Juni 2009 di tingkat Asia Pacific melalui PAC Multilateral Recognition Arrangement (MLA). Sedangkan di tingkat internasional, Komite Akreditasi Nasional (KAN) telah berhasil memperoleh pengakuan untuk bidang akreditasi sistem manajemen mutu tanggal 10 November 2000, bidang akreditasi sistem manajemen lingkungan tanggal 9 Oktober 2004 dan bidang akreditasi produk tanggal 19 Oktober 2009.

Dengan diperolehnya pengakuan kompetensi lembaga sertifikasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN), diharapkan lembaga sertifikasi dapat berperan secara aktif dalam meningkatkan kepercayaan terhadap produk, sistem manajemen dan personel yang dioperasikan maupun yang diperdagangkan oleh organisasi melalui pemenuhan persyaratan standar dan regulasi teknis.

Kebijakan Mutu

Ketua KAN berkomitmen  untuk menerapkan ISO / IEC 17011-2004 dan menerapkan persyaratan PAC / IAF dan APLAC / ILAC  secara konsisten dan berkesinambungan untuk memperoleh dan memelihara “saling pengakuan” dengan badan akreditasi lain, sehingga sertifikat yang dikeluarkan oleh Lembaga Penilaian Kesesuaian yang terakreditasi oleh KAN dapat diterima baik di dalam dan luar negeri.

KAN memberikan pelayanan akreditasi kepada Lembaga Sertifikasi yang berlokasi di Indonesia dan luar negeri. Sedangkan untuk akreditasi kepada Laboratorium dan Lembaga Inspeksi yang terletak di Luar Negeri selama di negara tersebut tidak terdapat Badan Akreditasi lokal yang menandatangani dari MRdi negaranya.

Untuk memastikan ketertelusuran pengukuran dari hasil pengujian, hasil kalibrasi dan hasil inspeksi, KAN menetapkan penelusuran untuk satuan pengukuran SI sesuai dengan MRA  APLAC / ILAC Requirement.

KAN tidak menawarkan dan melakukan layanan konsultasi,  jasa penilaian kesesuaian yang dilakukan oleh LPK Terakreditasi, atau layanan lainnya yang dapat membahayakan objektivitas proses akreditasi dengan keputusan akreditasi.

KAN memastikan bahwa kebijakan ini dapat dipahami, dilaksanakan, dan dipelihara oleh semua personil pada semua tingkat organisasi untuk mencapai kinerja KAN secara berkesinambungan.

Visi dan Misi

Visi : Komite Akreditasi Nasional (KAN) menjadi badan akreditasi Lembaga Penilaian Kesesuaian yang terpercaya di tingkat dan inernasional.

Misi :

1. Memberikan pelayanan akreditasi untuk menjamin kompetensi Lembaga Penilaian Kesesuaian sesuai persyaratan internasional.
2. Mamfasilitasi transaksi perdagangan dan penerapan regulasi teknis berbasis standar.
3. Mengembangkan kerjasama bidang akreditasi dan penilaian kesesuaian.
4. Memberikan nilai tambah kepada Lembaga Penilaian Kesesuaian dalam peningkatan daya saing nasional.

Moto:

 “Akreditasi membangun kepercayaan”

 

Sumber: kan.or.id