PPTK - Pusat Penelitian Teh dan Kina

Di Kutip Oleh : Redaksi PUBinfo

Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) didirikan pada tanggal 10 Januari 1973, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor: 14/Kpts/Um/1973 dengan nama pada saat didirikan adalah Balai Penelitian Teh dan Kina (BPTK). Mandat BPTK adalah melaksanakan kegiatan penelitian komoditi teh dan kina. Sebelum BPTK didirikan, kegiatan penelitian komoditi teh dilakukan oleh Balai Penelitian Perkebunan Bogor, sedangkan untuk komoditi kina dilakukan oleh Pusat Penelitian Budidaya Kina Tjinjiruan.

Sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia nomor: 823/Kpts/KB/110/11/1989, tanggal 30 November 1989, pengelolaan BPTK dialihkan dari Badan Litbang Pertanian kepada Asosiasi Penelitian dan Pengembangan Perkebunan Indonesia (AP3I), dan nama BPTK diubah menjadi Pusat Penelitian Perkebunan Gambung (Puslitbun Gambung). Sesuai Ketetapan Rapat Anggota AP3I nomor: 06/RA/VII/92, tanggal 25 Juli 1992 yang telah disetujui oleh Menteri Pertanian, sesuai Surat Menteri Pertanian nomor: OT.210/552/Mentan/XII/92, tanggal 17 Desember 1992, nama Puslit Perkebunan Gambung diubah menjadi Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK).

Sejak tahun 1996 AP3I digabung dengan AP2GI (Asosiasi Penelitian dan Perkebunan Gula Indonesia) menjadi APPI (Asosiasi Penelitian Perkebunan Indonesia). Pada tanggal 31 Januari 2003 dibentuk Lembaga Riset Perkebunan Indonesia (LRPI) yang merupakan induk organisasi yang mengelola PPTK.

Perubahan nama dan pengelola PPTK tersebut tidak mengubah mandat yang telah ditetapkan sejak tahun 1973, yaitu untuk “menyelenggarakan penelitian tempat guna (applaid research) dibidang teh dan kina dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas dari produksi teh dan kina serta memecahkan problema yang timbul atau diduga akan timbul di bidang pengusahaan teh dan kina”.

Pada awal dibentuk AP3I, proses pengumpulan iuran anggota AP3I masih relatif mudah, karena Menteri Pertanian masih memiliki kewenangan dalam pengelolaan Perkebunan Negara. Namun dalam perkembangannya proses pengumpulan dana iuran tersebut semakin sulit seiring dengan pengalihan pengelolaan Perkebunan Negara dari Departemen Pertanian ke Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara.

Sejak AP3I ditetapkan sebagai pengelola, Pusat Penelitian perkebunan diwajibkan untuk menggali potensi Profit Centre sebagai sumber dana sendiri disamping melakukan kegiatan penelitian (Research Centre). Ketetapan ini diambil karena sumber dana dari para anggota AP3I tidak mencukupi. Oleh karena itu, perlu dicari langkah-langkah yang mampu menggali potensi kedua bidang tersebut secara optimal, sinergis dan tidak mengurangi fungsi pokok sebagai Research Centre. Profit Centre dan Research Centre, pada dasarnya harus dikelola secara terpisah namun dengan tetap mempertahankan azas “symbiose mutualistis”.

Sesuai Hasil Rapat Anggota AP2I tanggal 5 Februari 2010 bahwa AP2I dibubarkan dan pengelolaan lembaga riset perkebunan diserahkan ke PT Riset Perkebunan Nusantara.

Sampai akhir tahun 2012 ini Pusat Penelitian Teh dan Kina didukung oleh 17 orang tenaga peneliti yang terdiri dari 3 orang Peneliti Utama, 7 orang Peneliti Madya, 4 orang Peneliti Muda dan 3 orang Peneliti Pertama.

Seluruh kegiatan penelitian, pengembangan, usaha, dan pelayanan yang dilaksanakan oleh Pusat Penelitian Teh dan Kina berpedoman pada 4 (empat) azas, yaitu :

  1. Azas manfaat dan pencapaian nilai tambah
  2. Pemecahan masalah
  3. Terobosan
  4. Berwawasan lingkungan

Visi

Menjadi perusahaan riset perkebunan teh dan kina berkelas dunia, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Misi

  1. Menghasilkan, mengembangkan, dan memasarkan inovasi perkebunan teh dan kina yang berdaya saing global dan berkelanjutan.
  2. Menyediakan jasa kepakaran di bidang perkebunan teh dan kina.
  3. Membangun kompetensi perusahaan, corporate sosial responsibility (CSR), dan menyejahterakan karyawan.
  4. Mengembangkan aset perusahaan guna mendukung produktivitas perusahaan.
  5. Membangun citra sebagai perusahaan riset perkebunan terkemuka.

 

Sumber: gamboeng.com


Layanan - PPTK - Pusat Penelitian Teh dan Kina

Layanan Publik - Instansi