ADPI - Asosiasi Dana Pensiun Indonesia

Di Kutip Oleh : Redaksi PUBinfo

ADPI didirikan pada tanggal 27 Agustus 1985, dengan akte notaris Haji Gunung Tua Alamsyah Harahap, SH No. 15 tanggal 5 Februari 1986.

Sampai dengan bulan Januari 2003 ADPI telah memiliki anggota sebanyak 246 Dana Pensiun yang tersebar di seluruh Indonesia. Gagasan mendirikan ADPI bermula dari pengurus sepuluh Yayasan Dana Pensiun terkemuka pada masa itu.

Gagasan mendirikan ADPI bermula dari pengurus sepuluh Yayasan Dana Pensiun terkemuka pada masa itu yang kemudian didukung oleh Drs. Marzuki Usman, MA dan Drs. Oscar Suryaatmaja, yang waktu menjadi pejabat pada Departemen Keuangan. Ke-10 pengurus Dana Pensiun itu adalah :

  1. Drs. Marzuki Usman, MA   
  2. Oentoeng Soetomo, SH
  3. Drs. Oskar Suryaatmaja
  4. Mahmud Ahmad, SH
  5. Ir. Kadarisman, MBA   
  6. Drs. RM. Moedjadi
  7. Dr. Indra Hattari, Ph.D.,FSAI
  8. Drs. Rasfairil Rasyidin
  9. Drs. Soerojo
10. Bahruddin Saleh
11. Drs. Imam Soepardjo
12. Drs. Soekarwandi
13. Godam Supriyono
14. Kristian, SH

Adapun 10 (sepuluh) Yayasan Dana Pensiun yang mendirikan ADPI adalah :

  1. Yayasan Dana Pensiun Karyawan PT Krakatau Steel
  2. Yayasan Dana Pensiun dan Tunjangan Hari Tua Bank Indonesia
  3. Yayasan Jaminan Sosial Karyawan Bank Pembangunan Indonesia
  4. Yayasan Dana Pensiun Pegawai Perum Astek
  5. Yayasan Dana Pensiun Pegawai Bank Dagang Negara
  6. Yayasan Dana Pensiun Perkebunan
  7. Yayasan Dana Pensiun Karyawan PT Semen Gresik
  8. Yayasan Dana Pensiun Bank Rakyat Indonesia
  9. Yayasan Dana Pensiun Karyawan Semen Padang
10. Yayasan Dana Pensiun Karyawan PT Pupuk Sriwijaya

Kepengurusan ADPI

Pengurus ADPI untuk pertama kali diketuai oleh Ir. Kadarisman, MBA dari Dana Pensiun Krakatau Steel dengan pelaksana sehari-hari (Direktur Eksekutif) Indra Hattari PhD, FSAI.

Sampai dengan tahun 1997 anggota ADPI masih terbatas pada Dana Pensiun yang sebagian besar berada di Jakarta. Pada tanggal 3 - 4 Desember 1997, ADPI menyelenggarakan rapat anggota yang pertama dengan mengundang Pengurus Dana Pensiun seluruh Indonesia, baik yang sudah terdaftar menjadi anggota maupun yang belum. Rapat yang dihadiri oleh ± 200 Dana Pensiun berhasil memutuskan adanya perubahan AD/ART yang dapat mewadahi Dana Pensiun seluruh Indonesia, serta terpilih pengurus masa bakti 1997 - 2001 dengan Ketua Umum Drs. Sardjono, Ak, MM (Dana Pensiun Krakatau Steel) dan Direktur Eksekutif Paul Sri Laksono.

Viai Misi

Visi :

ADPI menjadi organisasi yang sehat dan terpercaya dalam mengemban fungsinya sebagai wadah berhimpunnya Dana Pensiun Pemberi Kerja yang dikelola secara profesional dan akuntabel serta berperan dalam pembangunan ekonomi nasional

Misi :

ADPI membantu meningkatkan kemampuan Anggota dalam :

» Mengelola Dana Pensiun secara professional dan akuntabel.
» Mengembangkan organisasi dan Sumber Daya Manusia Dana Pensiun.
» Melakukan investasi sesuai dengan prinsip kehati-hatian.
» Mewujudkan pengelolaan dana yang akuntabel dengan prinsip konsep Good Pension Fund Governance.
» Meningkatkan citra dan eksistensi Dana Pensiun sebagai Lembaga Keuangan Non Bank.

 

Sumber : adpi.or.id


Layanan - ADPI - Asosiasi Dana Pensiun Indonesia

Layanan Publik - Instansi