APMI - Asosiasi Perusahaan Pemboran Minyak, Gas & Panas Bumi Indonesia

Di Kutip Oleh : Redaksi PUBinfo

APMI adalah satu-satunya wadah dari semua perusahaan nasional kontraktor pemboran minyak, gas dan panas bumi di seluruh Indonesia, berdiri pada tanggal 24 April 1980 di Jakarta.

APMI Mewadahi perusahaan kontraktor pemboran minyak, gas dan panas bumi dengan wilayah kerja di seluruh Indonesia.

PROFIL ASOSIASI

Nama : ASOSIASI PERUSAHAAN PEMBORAN MINYAK, GAS DAN PANAS BUMI INDONESIA (APMI)*
    d/h ASOSIASI PEMBORAN MINYAK, GAS DAN PANAS BUMI INDONESIA
    INDONESIAN OIL, GAS & GEOTHERMAL DRILLING CONTRACTORS ASSOCIATION
Berdiri : 24 April, 1980
   
  • Akta Anggaran Dasar No. 01, tgl. 11 Agustus 2010 Notaris Grace Supena Sundah, SH.
  • Keputusan Menteri Hukum & HAM RI No. AHU-233.AH.01.06 Tahun 2011 tertanggal 30 Desember 2011
  • Tambahan Berita Negara RI No. 5, tanggal 17/1-2012, No. 3/Perk 2012
Alamat : Jalan Gandaria III/5 Kebayoran Baru, Jakarta 12130
Telepon : (021) 7222 088; 725 3540
Fax : (021) 725 3539
Email :

apmi.ind@gmail.com

Website : www.apmi-online.org
Ketua Umum : Ir. Tito Kurniadi, MM.
Sekretaris Umum : Ir. Wargono Soenarko

Anggota Luar Biasa Kadin Indonesia: No. 001984-000010


Akreditasi BSAN APMI di Kadin Indonesia: No. 02-002-300106


Associate Member IADC: No. 060250


Sertifikasi ISO 9001-2008 Quality Management System dari SAI GLOBAL # QEC 29142

Sertifikat Merek APMI - Ditjen HAKI: No. 564372



Visi

1. Sebagai wadah untuk mengambangkan potensi yang ada dan menampung aspirasi yang hidup dalam usaha jasa pemboran minyak, gas dan panas bumi nasional serta usaha-usaha lain yang berhubungan dean menunjang usaha pemboran tersebut
2. Untuk mencapai kesatuan dan persatuan diantara para anggota APMI dan menjunjung tinggi tata krama/etik dalam melaksanakan kegiatan usaha/bisnis sehari-hari serta mencegah timbulnya persaingan yang tidak sehat antara sesama anggota.
3. Turut membantu perusahaan-perusahaan anggota APMI di dalam usahanya untuk meningkatkan kemampuan perusahaan serta keterampilan manusia Indonesia demi terwujudnya cita-cita menjadi tuan rumah di negeri sendiri.
4. Mengembangkan gagasan-gagasan untuk disumbangkan kepada Pemerintah tentang peningkatan peranan perusahaan-perusahaan nasional beserta unsur-unsur penunjangnya dalam industri minyak, gas dan panas bumi di Indonesia.
5. Membantu agar kebijakan-kebijakan Pemerintah pada umumnya, khususnya di bidang usaha jasa pemboran minyak, gas dan panas bumi, dapat berjalan lancar dan terlaksana sesuai dengan yang diinginkan.
6. Menyadari pentingnya kompetensi, profesionalisme dan kapabilitas perusahaan anggota, maka akan dibentuk badan-badan yang diperlukan termasuk pendirian YAYASAN APMI MANDIRI INDONESIA, yang merupakan payung hukum dalam bentuk badan hukum kolektif guna perlindungan kepemilikan atas asset, bangunan dan barang bergerak lainnya milik APMI.

Misi

Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, maka APMI menyelenggarakan upaya-upaya, sebagai berikut :

1. Mengkoordinir, membimbing dan mengarahkan kegiatan usaha dari para anggotanya yang meliputi kegiatan usaha menjadi 19 (sembilan belas) sub bidang. Dalam hal dituntut adanya perubahan sub bidang usaha dan persyaratan terkait yang diperlukan, maka Pengurus APMI diberikan wewenang untuk merumuskan dan menetapkan perubahan sub bidang usaha, yang selanjutnya akan dilaporkan pada Musta berikutnya.
2. Membantu mencarikan jalan keluar (solusi) bagi para anggota yang memerlukan tambahan sarana dalam rangka meningkatkan kemampuan perusahaannya.
3. Mengadakan kegiatan-kegiatan penelitian dan pengembangan, diantaranya : pengumpulan data dan informasi serta penerbitan bulletin organisasi maupun publikasi-publikasi lainnya dan mengadakan wadah konsultasi bagi para anggota.
4. Memelihara pemahaman dan ketaatan terhadap kode etik profesi (tata krama) bidang usaha nasional pemboran minyak, gas dan panas bumi Indonesia dan usaha-usaha lain yang berhubungan dan menunjang usaha pemboran tersebut, serta menentukan standar norma-norma dan nilai-nilai dari profesi tersebut yang sesuai dengan tingkatan kemajuan pada setiap waktu, yang diawasi pelaksanaan-nya oleh Dewan Kehormatan.
5. Memelihara hubungan baik dengan Pemerintah terutama dengan instansi-instansi yang ada sangkut pautnya dengan kegiatan-kegiatan pemboran minyak, gas dan panas bumi.
6. Memahami kebijakan-kebijakan, peraturan-peraturan serta strategi Pemerintah khususnya dalam bidang usaha pemboran minyak, gas dan panas bumi untuk dijadikan pedoman dalam pengarahan bagi kegiatan usaha para anggota.
7. Memberikan masukan kepada instansi Pemerintah dan legislatif berupa informasi, saran-saran dan gagasan-gagasan dalam rangka perumusan hukum dan peraturan perundang-undangan di bidang MIGAS DAN PABUM, yang menyangkut kepentingan dunia usaha untuk lebih meningkatkan kerja sama serta saling pengertian antara Pemerintah dan perusahaan-perusahaan anggota APMI demi tercapainya tujuan Nasional.
8. Mengupayakan dan menyelenggarakan kerja sama dengan organisasi-organisasi lain yang mempunyai tujuan sejajar, baik yang berada di dalam maupun di luar negeri dengan lebih menitik beratkan kepentingan tujuan APMI beserta para anggotanya dan menempatkan kepentingan Nasional di atas segala-galanya.
9. Menyelenggarakan usaha-usaha lain yang tidak bertentangan dengan Undang-undang atau Peraturan Pemerintah yang berlaku, maupun dengan Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga dan peraturan-peraturan APMI.

 

Sumber: pmi-online.org


Layanan - APMI - Asosiasi Perusahaan Pemboran Minyak, Gas & Panas Bumi Indonesia

Layanan Publik - Instansi