ASPIKOM - Asosiasi Ilmu Pendidikan Tinggi Komunikasi

Di Kutip Oleh : Redaksi PUBinfo

Sejarah ASPIKOM Jabodetabek

Aspikom Jabodetabek lahir setelah Kongres Aspikom Juli 2010 di Pekan Baru Riau. Hasil kongres tersebut menetapkan saudara Heri Budianto.Sos.MSi dari Universitas Mercu Buana Jakarta  sebagai koordinator wilayah Jabodetak-Banten.

Rapat-rapat awal pendirian Aspikom  wilayah Jabodetak-Banten dilakukan secara bergiliran di Universita Mercu Buana dan Universitas Pancasila.

Dalam perjalanan waktu saat  rakernas aspikom di Universitas Bengkulu Nopember 2010 mengusulkan saudara  Heri Budianto.S.Sos.M.Si  untuk  menjadi Wakil Sekretaris Jenderal Aspikom Pusat.

Maka kekosongan korwil tersebut dibicarakan dan ditentukan dalam rapat di Universitas Pancasila yang diikuti oleh Universitas Pancasila, Universitas Mercu Buana, Universitas Atmajaya Jakarta, Universitas Esa Unggul, Universitas Paramadina, Universitas Bakrie, IISIP Jakarta, President University, Universitas Tarumanegara, Universitas Multi Media Nusantara, Universitas Budi Luhur, dan Universitas Bunda Mulia Jakarta.

Pertemuan di Universitas Pancasila tersebut menghasilkan kepengurusan Aspikom Jabodetabek-Banten dan memilih Indrawadi Tamin,PhD (Universitas Esa Unggul)  selaku ketua untuk periode 2010-2013, yang kemudian di lantik di Universitas Bunda Mulia.

Dalam perjalanan waktu pada tahun 2012, Banten memisahkan diri dari ASPIKOM Jabodetabek menjadi ASPIKOM Banten. Sehingga sejak 2012 ASPIKOM wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Kepengurusan ASPIKOM Jabodetabek periode 2010-2013 telah menyampaikan laporan pertanggungjawaban  pada September 2013 di Universitas Mercu Buana.

Pada Bulan September 2013 di IISIP Jakarta telah kepengurusan Periode 2013-2016 terbentuk dan menetapkan Dr. Heri Budianto.S.Sos.M.Si sebagai ketua.

VISI ASPIKOM

Terwujudnya kemitraan antar pengelola program studi yang profesional dan bertanggung jawab dalam mencapai pendidikan komunikasi di Indonesia yang berkualitas

MISI ASPIKOM

1. Memetakan lembaga pendidikan tinggi ilmu komunikasi di Indonesia.
2. Merumuskan standar kompetensi dosen, kurikulum inti, sarana dan prasarana di lembaga pendidikan tinggi ilmu komunikasi.
3. Membangun jaringan yang dinamis antar anggota untuk mendorong anggota memberikan kontribusi.
4. Mendorong peningkatan kualitas pengajaran program studi ilmu komunikasi.
7. Mendorong peningkatan kompetensi dosen minimal sesuai standar kompetensi pada ilmu komunikasi.
8. Mendorong peningkatan kualitas standar pengelola penyelenggara pendidikan tinggi ilmu komunikasi.
9. Memberikan rekomendasi dalam mempengaruhi proses pengambilan keputusan dengan pemegang kebijakan pendidikan tinggi dalam hal pemberian ijin pendirian lembaga pendidikan tinggi ilmu komunikasi.
10. Memanifestasi penyediaan literatur, jurnal, hasil-hasil penelitian dan jaringan kerja sama dengan beberapa lembaga pendidikan ilmu komunikasi lainnya di dalam dan luar negeri

 

Sumber: aspikomjabodetabek.org


Layanan - ASPIKOM - Asosiasi Ilmu Pendidikan Tinggi Komunikasi

Layanan Publik - Instansi