BSA-ISI - Badan Sertifikasi Asosiasi Ikatan Surveyor Indonesia

Di Kutip Oleh : Redaksi PUBinfo

Sejarah BSA - ISI

Mengacu kepada undang-undang Nomor 18 Tahun 1999 Tentang Jasa Konstruksi dan Peraturan Pemerintah (PP) No. 28 tahun 2000 tentang sertifikasi keahlian, ISI membentuk Badan Sertifikasi Asosiasi (BSA-ISI) berdasarkan Surat Keputusan Ketua Umum ISI No : 001/SK-ISI/XII/2003 tentang pembentukan BSA-ISI., sedangkan kepengurusannya dibentuk berdasarkan Keputusan Ketua BSA-ISI No. 001/BSA-ISI/I/2004 tanggal 2 Januari 2004.

Pada tanggal 19 Desember 2005 secara resmi ISI mendapatkan Akreditasi untuk melaksanakan Sertifikasi bagi Anggotanya , berdasarkan keputusan Dewan Pengurus LPJKN Nomor : 124/KPTS/LPJK/D/XII/2005, di bidang Geodesi dan telah diperpanjang 2(dua) kali dengan Keputusan Dewan Pengurus LPJKN Nomor : 09/KPTS/LPJK/D/II/2008, tanggal 29 Februari 2008 dan Nomor : 06/KPTS/LPJK/D/II/2011, tanggal 21 Februari 2011.

Sesuai Keputusan Pengurus Lembaga Nomor 12/KPTS/LPJK-N/III/2012, Ikatan Surveyor Indonesia termasuk salah satu Asosiasi Profesi Yang telah Mendaftar ke LPJK.

Sesuai Keputusan Pengurus Lembaga Nomor 33/KPTS/LPJK-N/IV/2012, Badan Sertifikasi Asosiasi Ikatan Surveyor Indonesia telah diberi wewenang oleh LPJKN untuk melakukan Verifikasi dan Validasi Serta Penilaian Klasifikasi untuk Registrasi Ulang, Perpanjangan Masa Berlaku dan Permohonan Baru Sertifikat Tenaga Ahli Konstruksi.

KLASIFIKASI BIDANG/SUB BIDANG YANG DITANGANI IKATAN SURVEYOR INDONESIA (ISI) 

NO Klasifikasi Kualifikasi
Bidang Sub Bidang Sub Sub Bidang Kode
1 2 3 4 5 6

 

1.

 

SIPIL

 

GEODESI

Survey dan Pemetaan Teristris AS 601

Ahli Muda

Ahli Madya

Ahli Utama

Fotogrametri AS 602
Remote Sensing AS 603
Survey Hidrografi dan Pemetaan Bathy Metric AS 604
Sistem Informasi Geografi AS 605

 

Sumber : bsaisi.com


Layanan Publik - Instansi