LSPP - Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan

Di Kutip Oleh : Redaksi PUBinfo

Tentang LSPP

Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan (LSPP) adalah lembaga pelaksana kegiatan sertifikasi profesi perbankan yang mendapat lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan Dddirikan oleh asosiasi profesi dan asosiasi industri perbankan.

Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan (LSPP) memperoleh lisensi dari BNSP sesuai keputusan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) no. Kep-16/BNSP/VI/2008 tanggal 19 juni 2008, untuk bidang : Audit Intern Bank, Treasury Dealer dan Wealth Management.
Perpanjangan Lisensi diperoleh tanggal 7 september 2011, sesuai keputusan BNSP No. BNSP-lSP-030-ID, dengan penambahan ruang lingkup yakni Manajemen Risiko

Sejarah Singkat

LSPP didirikan sesuai dengan akte notaris no. 07 pada tanggal 26 Oktober 2006 Notaris Arie Suminar Wulandari SH dan keputusan Menteri Hukum dan Hak Azazi Manusia Republik Indonesia no. C.95.HT.01.03 TH 2007 tanggal 19 Desember 2017  yang dibentuk  dan didukung oleh  beberapa asosiasi.  Adapun assosiasi pendiri LSPP adalah IBI, Perbanas, HIMBARA, Perbarindo, Asbanda dan Asbisindo.  Sesuai dengan akte notaris tersebut  tujuan dari pendiriaan LSPP sesuai Anggaran Dasar, Pasal 3 : Sifat, Maksud dan Tujuan, Ayat 2 : Maksud dan Tujuan LSPP adalah :

» Terciptanya Institusi yang mewadahi  kegiatan pemberian sertifikat profesi perbankan, termasuk akan tetapi tidak terbatas pada penyusunan segala sesuatu yang berkaitan dengan sertifikasi profesi perbankan.
» Meningkatkan peran bankir yang berintegrasi tinggi, profesional, dan mempunyai kepedulian besar terhadap pembangunan Nasional.
» Menunjang terciptanya industri perbankan yang menganut prinsip kehati-hatian dan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku demi terpeliharanya citra perbankan Indonesia.
» Memastikan adanya sertifikasi standard profesi bankir untuk menjaga kompetensi profesi perbankan yang diterima oleh masyarakat dan perbankan Indonesia.

Untuk mempersiapkan sertifikasi kompenetnsi perbankan pada  awalnya,  LSPP bersama-sama asosiasi terkait melakukan kajian pemetaan fungsi bidang kompetensi Industri perbankan. Dari hasil kajian pemetaan tersebut maka didapat 13 bidang kompetensi dalam industri perbankan yaitu  Internal audit, Information technology, General banking, Risk management, Treasury dealer, Human resources, Funding and services, Legal and Compliance, Sales and marketing, Weath management,Lending, Finance and accounting dan operation. Dari ke 13 bidang tersebut yang direncanakan untuk dilakukan sertifikasi oleh LSPP sebanyak 9 bidang yaitu Internal audit, General banking, Risk management, Treausry dealer, Human resources, Funding and services, Legal and Compliance,  Wealth management,Lending, dan operation.

Pertama kalinya LSPP melakukan uji kompetensi pada tanggal 16 September  tahun 2008 sesuai dengan lisensi yang telah diperoleh LSPP sesuai dengan keputusan BNSP melalui SK No. KEP 16/BNSP/VI/2008, tanggal 19 Juni 2012. Adapun bidang kompetensi yang dilakukan sesuai dengan lisensi yang didapat untuk pertama kalinya yaitu bidang Audit Internal Bank. Kemudian dalam tahun yang  sama disusul uji kommpetensi untuk bidang Treasury Dealer . Dalam tahun 2008 telah disiapkan pula untuk mendapatkan lisensi dalam bidang  wealth management namun dalam perkembangannya  karena sesuatu hal maka pelaksanaan uji komptensinya masih tertunda dan diharapkan dapat terlaksana dalam waktu dekat.

Untuk tahap berikutnya LSPP telah siap untuk melakukan sertifikasi Manajemen. Risiko dan telah mengajukan lisensi kepada BNSP sejak Januari tahun  2009. Dalam memenuhi kelengkapan permohonan kelengkapan pengajuan lisensi, LSPP telah mengajukan permohonan rekomendasi ke BI melalui surat No.105/LSPP/III/2009 tanggal 3 Maret 2009 dan BI memberikan rekomendasi pada tanggal 5 April 2010, sesuai surat BI No.12/213/DPNP/IDPnP.  Perjalanan untuk mendapatkan lisensi manajemen risiko cukup panjang dengan berbagai macam kendala dan baru pada tanggal, 7 September 2011 LSPP mendapat linsensi bidang manajemen risko seseuai dengan SK BNSP-LSP-030 ID dan KEP-116/BNSP/IX/2011.  Perkembangan pelaksanaan uji kompetensi bidang  manajemen risiko setelah mendapatkan lisensi sangat menggembirakan dan diharapkan akan tetap tumbuh dengan baik.

Visi & Misi

Visi

Menjadi mitra strategis industri perbankan dalam mendukung terciptanya Bankir profesional bertaraf internasional di Indonesia.

Misi

a) Memastikan penyusunan standard kompetensi kerja bidang perbankan yang terkini dan setara secara internasional.
b) Menetapkan sistem dan metode sertifikasi sesuai kebutuhan industri perbankan.
c) Melaksanakn sertifikasi bankir yang independen dan bermutu.

 

Sumber : lspp.ikatanbankir.com


Layanan - LSPP - Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan

Layanan Publik - Instansi