STPPMedan - Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Medan

Di Kutip Oleh : Redaksi PUBinfo

Sejarah Singkat STPP Medan

Sesuai dengan izin prinsip Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 2245/D/Q/86 tanggal 8 Desember 1986 dan Nomor 2844/D/T/87 tanggal 28 Desember 1987, Keputusan Menteri Pertanian melalui SK No.1/Kpts/DL.210/I/1987 tanggal 3 Januari 1987 telah membuka Program Pendidikan DIII Ahli Penyuluhan Pertanian di 10 (sepuluh) SPP Negeri di lingkungan Departemen Pertanian. Program pendidikan ini terdiri atas tiga bidang keahlian yaitu Tanaman, Peternakan, dan Perikanan. Setelah memperhatikan surat persetujuan dari Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara No. B-300/I/MENPAN/2/1989 tanggal 22 Pebruari 1989, Menteri Pertanian dengan SK. No.1/Kpts/OT.210/1/1990 tertanggal 2 Januari 1990 menetapkan bahwa Diklat APP merupakan Unit Pelaksana Teknis dari Badan Pendidikan dan Latihan Penyuluhan Pertanian.

Dengan dikeluarkannya Keputusan ini, maka status dari 10 (sepuluh) lokasi SPP Negeri, dalam hal ini termasuk SPP Negeri Medan dialihkan menjadi 6 (enam) Diklat APP, dengan tugas utama untuk melaksanakan pendidikan dan latihan kedinasan berbagai keahlian penyuluhan pertanian di bidang tanaman, peternakan dan perikanan.Pembukaan Program DIII ini telah disahkan secara resmi oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dengan SK. No.094/O/1990 tanggal 6 Februari 1990. Program Pendidikan di diklat APP sesuai pasal 19 UU No. 22 Tahun 1961 dapat dinyatakan sebagai Perguruan Tinggi Kedinasan.

Dengan diterbitkannya PP No.30 Tahun 1989 tentang Perguruan Tinggi, maka bentuk Diklat APP perlu disesuaikan. Berkenaan dengan kepentingan tersebut, maka Dirjen Dikti dengan SK No.176/DIKTI/ Kep/1992, tanggal 25 Mei 1992 telah membentuk suatu Tim Evaluasi untuk melakukan evaluasi terhadap Rencana Induk Pengembangan (RIP) serta Statuta usulan pendirian pendidikan Akademi Penyuluhan Pertanian sebagai pengganti Diklat APP. Sehubungan dengan hal di atas dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Menteri Pertanian dengan SK. No.125/Kpts/OT.210/2/93, tanggal 23 Pebruari 1993 menetapkan tentang Organisasi dan Tata Kerja Akademi Penyuluhan Pertanian (APP) Medan.

Dengan ditetapkannya keputusan Presiden Republik Indonesia nomor 8 Tahun 2002 tanggal 13 Agustus 2003 tentang Pendirian Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Medan, Pendirian Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Magelang, Pendirian Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Gowa, dan Pendirian Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Manokwari, dan melalui keputusan Menteri Pertanian RI dengan SK nomor 549/Kpts/OT.210/9/2002, tanggal 24 September 2002 tentang Organisasi dan tata Kerja Pendirian Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Medan maka Akademi Penyuluhan Pertanian (APP) Medan berubah menjadi Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Medan sampai sekarang.

Tupoksi STPP Medan

Tupoksi Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Medan

1. Pelaksanaan dan Pengembangan Pendidikan Profesional Penyuluhan Pertanian dan Perkebunan
2. Pelaksanaan Penelitian terapan penyuluhan pertanian dan perkebunan
3. Pelaksanaan pengabdian masyarakat
4. Pelaksanaan pembinaan civitas akademika dan hubungan dengan lingkungan
5. Pelaksanaan administrasi umum, akademik, dan kemahasiswaan
6. Pelaksanaan pendidikan dan pelatihan dasar fungsional rumpun ilmu hayati pertanian
7. Pelaksanaan pendidikan dan pelatihan alih kelompok fungsional ilmu hayat pertanian

Visi :

"STPP Medan terpercaya dalam menghasilkan tenaga fungsional Rumpun Ilmu Hayat Pertanian (RIHP) "

Misi :

1. Menyiapkan persyaratan pembukaan program studi Pengawasan Benih Tanaman (PBT) dan program studi Pengawasan Mutu Hasil Pertanian (PMHP)
2. Meningkatkan mutu penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi
3. Meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik
4. Mengembangkan sarana dan prasarana pendidikan
5. Meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan fungsional RIHP yang profesional
6. Meningkatkan kerjasama teknis pendidikan dengan stake holder di bidang pertanian

Tujuan :

1. Terwujudnya pembukaan program studi Pengawasan Benih Tanaman (PBT) dan program studi Pengawasan Mutu Hasil Pertanian (PMHP)
2. Mewujudkan lulusan, hasil penelitian, dan hasil pengabdian kepada masyarakat yang dapat dimanfaatkan oleh stake holders
3. Mewujudkan tenaga pendidik, tenaga kependidikan, peserta didik yang profesional
4. Mewujudkan sarana dan prasarana pendidikan sesuai standar
5. Mewujudkan lulusan pendidikan dan pelatihan fungsional RIHP yang siap pakai
6. Mewujudkan tenaga kerja terdidik siap pakai sesuai dengan kebutuhan stake holder.

 

Sumber: stppmedan.ac.id


Layanan - STPPMedan - Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Medan

Layanan Publik - Instansi