Polinela - Politeknik Negeri Lampung

Di Kutip Oleh : Redaksi PUBinfo

Profil

Politeknik Negeri Lampung pada awalnya dikenal dengan nama Politeknik Pertanian Negeri Lampung dan resmi menyelenggarakan pendidikan tinggi secara mandiri dan menjadi salah satu bentuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Provinsi Lampung sejak tanggal 7 April 2001, berdasarkan SK. Mendiknas RI No. 036/O/2001.

Selain sebagai penyelenggara kegiatan pendidikan tinggi, keberadaan Politeknik di era otonomi daerah diharapkan dapat berperan sebagai motivator, dinamisator dan akselerator pembangunan daerah. Dalam kaitan tersebut Politeknik terus melakukan pengembangan aktivitas dan fasilitas akademik dengan memperluas penyelenggaraan bidang studi guna mencetak tenaga professional di sejumlah bidang pengetahuan khusus. Sejak 2 Agustus 2004 Politeknik Pertanian Negeri Lampung resmi berubah nama menjadi  Politeknik Negeri Lampung, hal ini di karenakan rencana pengembangan Politeknik yang di masa datang dimana bidang studi yang di selenggarakan tidak lagi hanya di bidang pertanian.

Sejak 2005 Politeknik Negeri Lampung mengelola lima jurusan dan 11 Program Studi yaitu Jurusan Ekonomi dan Bisnis (Agribisnis, Akuntansi, Manajemen Informatika), Budidaya Tanaman Pangan (Hortikultura,Produksi Tanaman Pangan, Teknologi Pembenihan), Budidaya Tanaman Perkebunan (Budidaya Tanaman Perkebunan dan Produksi Tanaman Kebun), Teknologi Pertanian (Mekanisasi Pertanian, Teknik Pengelolaan Sumberdaya Lahan dan Air dan Teknologi Pangan) dan Peternakan (Perikanan dan Peternakan).

Politeknik Negeri Lampung diamanatkan untuk melaksanakan Pendidikan Vokasi, yaitu pendidikan tinggi yang mempersiapkan peserta didik untuk memiliki pekerjaan dan profesionalitas dengan keahlian terapan tertentu maksimal setara dengan program sarjana. Oleh karena itu pendidikan di Politeknik Negeri Lampung lebih diarahkan kepada pembelajaran yang professional dengan dukungan tenaga pengajar (dosen), teknisi, tenaga administrasi dan fasilitas pendukung proses belajar mengajar yang menunjang sistem pembelajaran tersebut.

Politeknik mempunyai filosofi adalah sebagai berikut :

  • Keterkaitan dan kesepadanan antara kurikulum dan kebutuhan industri yang berorientasi kepada kepuasan pelanggan (customer satisfactory).
  • Penyelenggarakan pendidikan berbasis kompetensi.
  • Peningkatan kualitas secara berkelanjutan (continuous quality improvment).
  • Belajar dengan melakukan (learning by doing).
  • Pengembangan organisasi dan manajemen modern yang berorientasi pada mutu, profesionalisme dan keterbukaan serta mampu bersiang secara nasional maupun regional.
  • Profesional dan berakhlak mulia.

Sejarah Politeknik Negeri Lampung

Dalam rangka memenuhi kebutuhan tenaga terampil dan profesional di bidang pertanian, Pemerintah Indonesia membuka sistem pendidikan baru yang berbentuk Politeknik Pertanian. Politeknik Pertanian Negeri di Propinsi Lampung ini resmi terbentuk dengan diterbitkannya SK. Dirjen Dikti Depdikbud No.14/Dikti/Kep/1984, tanggal 7 April 1984 tentang Pembentukan Politeknik Pertanian Universitas Lampung. Kemudian dalam rangka mempersiapkan pengembangan Politeknik Pertanian, yang meliputi pengembangan fisik kampus, tenaga pengajar, dan pengembangan kurikulum, maka pada tanggal 3 Desember 1985, melalui SK. Dirjen Dikti Depdikbud No.79/Dikti/Kep/1985, dibentuk Penanggung Jawab Unit Pelaksana Proyek pada Proyek Pengembangan Pendidikan Politeknik Pertanian Universitas Lampung.

Pada tanggal 3 Nopember 1988 Politeknik Pertanian Universitas Lampung menempati kampus baru di Jalan Soekarno-Hatta, Rajabasa, Bandar Lampung, dan pada tanggal 15 Desember 1988 Penanggungjawab Pengembangan Politeknik Pertanian Negeri Lampung dilantik oleh Rektor Universitas Lampung. Pada tanggal 7 April 2001, berdasarkan SK. Mendiknas RI No. 036/O/2001 tentang Pendirian Politeknik Pertanian Negeri Bandar Lampung, Politeknik Pertanian Negeri Lampung resmi mandiri menjadi salah satu bentuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Propinsi Lampung dengan nama Politeknik Pertanian Negeri Bandar Lampung.

Berdasarkan rapat Senat Politeknik tanggal 19 Oktober 2002 telah ditetapkan perubahan nama Politeknik menjadi Politeknik Negeri Lampung. Pertimbangan perubahan nama tersebut merupakan rencana pengembangan Politeknik di masa mendatang agar memperluas bidang studi yang dapat dilaksanakan dan dibutuhkan masyarakat, misalnya bidang studi ekonomi secara umum, keteknikan, manajemen dan sebagainya.

Visi, Misi dan Tujuan

Pengembangan politeknik didasarkan pada azas-azas dasar cita-cita dan kemanusiaan dengan tetap mempertahankan nilai nilai luhur bangsa dan kelestarian sumber daya alam berdasarkan pancasila dan UUD 1945. peroses pengembangan teknologi terapan, ilmu pengetahuan serta inovasi teknologi seni dan budaya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membela kepentingan nasional.

Visi

Pada tahun 2020 Politeknik Negeri Lampung menjadi perguruan vokasi 5 besar terbaik di Indonesia

Misi

Berdasarkan dengan visi yang sudah dicanangkan, Politeknik mengunggulkan vokasi dengan bidang kajian pokok Pertanian, tata niaga, dan informatika dengan misi sebagai berikut : Menyelenggarakan Pendidikan Tinggi Vokasi yang berorientasi pada akhlak mulia, terampil, disiplin, mandiri, dan kompotitif. Misi tersebut mencakup:

  1. Penyelenggaraan pendidikan tinggi vokasi yang berorientasi pada akhlak mulia, terampil, disiplin, mandiri, dan kompotitif.
  2. Pelaksanaan penelitian terapan untuk guna meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.
  3. Peningkatan kegiatan pengabdian kepada masyarakat atas dasar tanggung jawab sosial demi kepentingan masyarakat.
  4. Kerjasama secara berkelanjutan dengan stake holder baik kerjasama regional, nasional, maupun internasional.
  5. Pengembangan organisasi yang sehat dengan manajemen yang transparan.

Tujuan Strategis

  1. Menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi industri dan berjiwa enterprenur serta berakhlak mulia sehingga mampu bersaing baik ditingkat lokal maupun regional dalam rangka menghadapi persaingan global.
  2. Menghasilkan karya karya teknologi tepat guna meningkatkan mutu pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.
  3. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
  4. Meningkatkan kualitas kerjasama yang saling menguntungkan dengan stake holder.
  5. Menjadikan polinela sebagai lembaga pendidikan tinggi yang efektif, efisien, dan produktif.

Optimalisasi Fungsi

Untuk lebih mengoptimalkan fungsi yang diharapkan, maka perlu dijabarkan pada bidang kajian sebagai berikut:

  1. Menghasilkan tenaga profesional dan spesialis dibidang agribisnis dan agroindustri.
  2. Mengembangkan penelitian yang berorientasi produk yang dapat dijual dan penelitian yang bersifat pengembangan dan inovasi.
  3. Memasyarakatkan peneltian dan pengembangan teknologi yang dihasilkan sehingga dapat dijadikan keunggulan sumber wilayah.
  4. Menjalin kerjasama dengan masyarakat, industri dan instansi diluar Politeknik.

 

Sumber : polinela.ac.id


Layanan Publik - Instansi