PERDOSSI - Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia

Di Kutip Oleh : Redaksi PUBinfo

Sejarah Singkat Perdossi

Tanggal 15-16 September 1970 di suatu peristirahatan di Gombel, Semarang berlangsung pertemuan 41 dokter ahli (Neurologi, Psikiatri dan Neurochirurgi) dari berbagai daerah yang dipimpin oleh Prof.DR. Mahar Mardjono, dengan maksud untuk memperluas perhimpunan yang sebelumnya hanya meliputi lingkungan FKUI/RSUP Jakarta saja (sejak tahun 1958). Pertemuan ini membahas tentang Perhimpunan, hubungannya dengan IDI dan perhimpunan Internasional, pendidikan dokter ahli, majalah perhimpunan, anggaran dasar, pembentukan cabang/komisariat, pemilihan pengurus baru, perencanaan kompetensi tahunan yang akan datang dan sebagainya.

Kemudian dibentuk susunan Pengurus Pusat Perhimpunan Neurologi, Psikiatri dan Neurochirurgi, (PNPNCh) yaitu :

Periode ke-1 tahun 1970- 1972, berkedudukan di Jakarta:

  1. Ketua : Prof. Dr. Kusumanto Setyonegoro (Ahli Jiwa)]
  2. Wakil Ketua : Dr. Soemargo Sastrodiwirjo (Ahli Saraf)
  3. Sekretaris : Dr. R. Padmosantjojo (Ahli Bedah Saraf)

Periode ke-2 tahun 1972-1974, berkedudukan di Surabaya:

  1. Ketua : Dr. R. Daldiri Mangundiwirjo (Neuro Psikiater)
  2. Wakil Ketua : DR. Dr. Benyamin Chandra (Neuro Psikiater)
  3. Sekretaris-I : Dr. Rahardjo Slamet (Neuro Psikiater)
  4. Sekretaris-II : Dr. Troeboes Poerwadi (Neuro Psikiater)

Periode ke-3 tahun 1974-1976, berkedudukan di Yogyakarta:

  1. Ketua : Dr. Soejono Prawirohardjo (Neuro Psikiater)
  2. Wakil Ketua : Dr. Soeharso (Neuro Psikiater)
  3. Sekretaris Umum : Dr. Ibrahim Nuhriawangsa (Neuro Psikiater)
  4. Sekretaris-I : Dr. L. Laksmiasanti (Neuro Psikiater)
  5. Sekretaris-II : Dr. Rusdi Lamsudin (Neurolog)

Periode ke-4 tahun 1976-1980, berkedudukan di Bandung:

  1. Ketua : Prof. Dr. HHB Saanin Dt. Tan Pariaman (Psikiater)
  2. Wakil Ketua : Dr. R. Iskarno (Neurochirurgi)
  3. Sekretaris-I : Dr. Venusri Latif (Neuro Psikiater)
  4. Sekretaris-II : Dr. Pong Permadi D. (Neurolog)

Periode ke-5 tahun 1980-1984, berkedudukan di Jakarta:

  1. Ketua Umum : Dr. H. Dadang Hawari (Neuro Psikiater)
  2. Ketua Bidang Neurologi : Dr. Soemargo Sastrodiwirjo (Neuro Psikiater)
  3. Ketua Bidang Psikiater : Dr. Bonokamsi Dipojono (Psikiater)
  4. Ketua Bidang Neurochirurgi : Dr. R. Padmosantjojo (Neurochirurgi)
  5. Sekretaris Jendral : Dr. Samino (Neurolog)
  6. Wakil Sekretaris Jendral : Dr. Tubagus Erwin Kusuma (Psikiater)

Catatan kegiatan yang telah dilaksanakan, yaitu :

  1. Pertemuan tahunan ke-2, tanggal 20-22 September 1971 di Surabaya
  2. Pertemuan tahunan ke-3, tanggal 19-22 September 1972 di Yogyakarta
  3. Pertemuan tahunan ke-4, tanggal 4 – 7 September 1973 di Bandung
  4. Pertemuan tahunan ke-5, tanggal 20-22 September 1974 di Semarang
  5. Kongres pertama PNPNCh, tanggal 8 – 10 November 1976 di Jakarta
  6. Pertemuan dua tahunan pertama, tanggal 6 – 8 November 1978 di Surabaya (rencana Medan)
  7. Kongres kedua PNPNCh, tanggal 17 – 19 November 1980 di Bandung
  8. Pertemuan dua tahunan kedua, tanggal 5 – 9 Desember 1982 di Bali
  9. Kongres ketiga PNPNCh, tanggal …. Agustus di Medan

Pada kongres ini diputuskan bahwa PNPNCh dipecah sesuai dengan disiplin ilmu masing-masing, yaitu :

  • IDASI (Ikatan Dokter Ahli Saraf Indonesia)
  • IDAJI (Ikatan Dokter Ahli Jiwa Indonesia)
  • IKABSI (Ikatan Ahli Bedah Saraf Indonesia)

Visi dan Misi

MISI :

1. Mengisi kemerdekaan demi tercapainya kesejahteraan rakyat Indonesia
2. Menyumbangkan keahlian dalam pembangunan bangsa dan negara, khususnya bidang kesehatan saraf

VISI :

1. Memperdalam dan mengembangkan keahlian
2. Berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945
3. Berpedoman pada Sumpah Dokter dan Kode Etik Kedokteran Indonesia

Kami dokter spesialis saraf Indonesia dalam rangka mengisi kemerdekaan demi tercapainya kesejahteraan rakyat Indonesia, bermaksud akan menyumbangkan keahlian kami dalam pembangunan bangsa dan negara, khususnya bidang kesehatan saraf.

Guna mencapai tujuan tersebut, kami berupaya memperdalam dan mengembangkan keahlian dengan berpegang teguh pada falsafah negara Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945 serta berpedoman pada Sumpah Dokter dan Kode Etik Kedokteran Indonesia.

Untuk mempermudah dan memperlancar tercapainya tujuan tersebut maka kami mendirikan suatu organisasi sebagai wadah persatuan para dokter spesialis saraf di Indonesia, yang diatur dalam suatu Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.

 

Sumber: perdossi.or.id


Layanan - PERDOSSI - Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia

Layanan Publik - Instansi