I-4 - Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional

Di Kutip Oleh : Redaksi PUBinfo

Tentang I-4

Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional atau disingkat menjadi I-4, dideklarasikan sebagai salah satu hasil dari Simposium Internasional PPI dunia di Den Haag pada tanggal 3 – 5 Juli 2009. Organisasi ini diharapkan dapat menjadi cikal bakal penegasan kembali pentingnya jaringan internasional yang menghubungkan putra-putri terbaik bangsa, yang sedang berdomisili di luar negeri. Kelahiran I-4 ini mendapat sambutan dan dukungan sangat positif dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (waktu itu Depdiknas) melalui Dirjen Pendidikan Tinggi. Beberapa bulan setelah dideklarasikan, pada bulan Oktober 2009, I-4 diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Bapak M. Nuh, di Jakarta.

Menjabat sebagai ketua periode I, tahun 2009 – 2011 adalah Bapak Dr. Nasir Tamara dan sebagai Sekretaris Jendral adalah Achmad Adhitya. Setelah melakukan banyak sosialiasi di berbagai negara (Amerika, Eropa, Afrika/Timur Tengah, Australia dan Asia) dan juga di univeristas-universitas di Indonesia, pada tahun 2010, I-4 telah berhasil mengumpulkan ilmuwan-ilmuwan Indonesia yang tersebar di seluruh dunia dalam Simposium Internasional 2010 di Jakarta. Dalam acara ini juga dibentuk klaster-klaster keilmuwan dalam sebelas bidang. Pada kelanjutannya, I-4 telah banyak mengadakan acara pertemuan ilmuwan di berbagai belahan dunia.

Pada periode berikutnya, yaitu pada kurun waktu 2011 – 2013, I-4 diketuai oleh Dr. Andreas Raharso. Pada periode tersebut, I-4 mengadakan beberapa acara di Amerika Serikat, termasuk berpartisipasi dalam Kongres Diaspora pertama di Los Angeles, dan Asia khususnya Indonesia. I-4 juga bekerja sama dengan perwakilan RI di Eropa, seperti di Wina (Simposium Ketahanan Bumi I di Wina, 2012) dan di Berlin (Simposium Ketahanan Bumi II, 2013). I-4 juga telah menyelenggarakan Kuliah Umum di berbagai kota dengan menghadirkan tokoh-tokoh Indonesia, Kuliah Online dan I-4 talks.

Dalam perjalanan I-4 sejak tahun 2009, ilmuwan-ilmuwan Indonesia yang tersebar di dunia mulai dikenal banyak orang baik melalui surat kabar, harian online bahkan media televisi. Hal ini diha-rapkan menumbuhkan rasa kebanggaan sebagai bangsa Indonesia yang mampu bersaing dengan ilmuwan negara lainnya.

Dan mulai bulan September 2013, I-4 dengan kepengurusan baru, periode tahun 2013 – 2015, diketuai oleh Dr. Dessy Irawati FeRSa, dan sedang melakukan pembaharuan dan meneruskan program-program sukses I-4 dengan tetap meneruskan semangat keilmuwanan.

Sejarah

Kronologi Pra Deklarasi

  • Konsepsi pengumpulan ilmuwan Indoinesia dari seluruh dunia yang diinisiasi oleh PPI Jerman pada medio 2007.
  • Pencetusan nama I-4 dan sosialisasi ke berbagai elemen s.d. 2008.
  • Evaluasi dan rekonsepsi Simposium Internasional 2009.
  • Perencanaan dan pelaksanaan Simposium Internasional – Den Haag 2009 di bawah payung PPI Dunia dengan mengundang perwakilan ilmuwan di seluruh dunia.
  • Deklarasi I-4 oleh elemen pelajar Indonesia di luar negeri, elemen ilmuwan Indonesia di luar negeri dan elemen pemuda/komunitas di Indonesia

Kronologi Pasca Deklarasi

Pembentukan Tim Formatur I-4 sebanyak 13 orang (Juli 2009)

  • Prof. Yohannes Surya
  • Dr. Arif Satria
  • Dr. Nasir Tamara
  • Achmad Adhitya
  • Arip Mustopha
  • Dr. Anies Baswedan
  • Dr.Eng. Khoirul Anwar
  • Agusman Effendi
  • A. Doli Kurnia
  • dll.


Pembentukan Unit Kerja Taktis (Agustus 2009)

  • Tim A bidang Perancangan AD/ART, Program Kerja dan Struktur

Koordinator : Teuku Reiza Yuanda (PPI Jerman)

  • Tim B bidang Sosialisasi dan penggalangan dukungan

Koordinator : Victoria Sabon (PPI Rusia) dan Fadjar Hari Mardiansjah (PPI Perancis)

  • Tim Teknis Indonesia  : Perencanaan dan pelaksanaan Workshop I-4

Koordinator : Willy Sakareza

Workshop/Musyawarah Internasional I-4 (Oktober 2009)

  • Pembahasan Rancangan AD/ART
  • Pembahasan Rancangan Struktur Organisasi
  • Pembahasan Rancangan Program Kerja
  • Sosialisasi I-4 di Jakarta dan daerah (Makassar, Yogyakarta, Jayapura)
  • Penampilan di Kick Andy (Metro TV)

Visi dan Misi

VISI :

I-4 sebagai wadah untuk mengakomodasi dan mengorganisasikan seluruh potensi ilmuwan Indonesia di seluruh dunia dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta peningkatan kualitas sumber daya manusia demi kemajuan Indonesia.

MISI:

  • Meningkatkan koordinasi dan kerjasama antar ilmuwan di luar negeri dengan ilmuwan di dalam negeri, elemen pemerintahan, institusi pendidikan tinggi, institusi riset, dunia usaha dan masyarakat.
  • Meningkatkan kompetensi dan peran internasional ilmuwan Indonesia dengan berbagai kegiatan ilmiah untuk mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.
  • Memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia dengan proses alih dan transfer ilmu pengetahuan dan teknologi yang disesuaikan dengan identitas dan kearifan nasional.

VISI KEPENGURUSAN 2013 – 2015

  1. Independent (Mandiri) dan Influential (Mempunyai Pengaruh yang kuat).
  2. Innovative (Inovasi).
  3. Interrelationship (Bekerjasama).
  4. Regeneration (Pengkaderan).
  5. Decentralization (Pendelegasian peran organisasi).

MISI KEPENGURUSAN 2013 – 2015

  1. Meneruskan, memperbaiki dan mempertahankan kemajuan-kemajuan yang telah dicapai oleh I-4 semenjak didirikan.
  2. Menyatukan kalangan civitas akademika yang masih tersebar luas di LN (Luar Negeri) untuk bisa bergabung dengan I-4 demi menyatukan diaspora para cendekiawan di LN untuk memberikan kontribusi kepada Indonesia.
  3. Memaksimalkan jaringan (network) dan kekuatan I-4 dalam berdiplomasi didalam kerangka science diplomacy di tingkat lokal, regional (ASEAN DAN ASIA), dan Internasional (Amerika, Eropa, Asia, Australia, Timur Tengah).
  4. Menjadikan I-4 sebagai suatu organisasi (wadah) yang bisa membantu secara konkrit, berkala, dan berkesinambungan demi kemajuan ilmu pengetahuan Indonesia dari dalam dan luar negeri.
  5. Menjadikan I-4 sebagai organisasi dimana para cendekiawan Indonesia di LN dapat berinterkasi secara langsung dan terorganisasi dengan para cendekiawan Indonesia di DN (Dalam Negeri) sehingga tercipta kesatuan yang kuat melalui database yang diperbaharui secara berkala.
  6. Menjadikan I-4 sebagai organisasi (keahlian) yang cukup mempunyai pengaruh yang kuat secara internasional dan nasional sehingga mampu memberikan kontribusi yang nyata bagi pembuat kebijakan (pemerintah), kalangan akademisi/riset, dan kalangan yang berkepentingan demi kemajuan SDM di Indonesia.

 

Sumber : i-4.or.id


Layanan - I-4 - Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional

Layanan Publik - Instansi