HKKI - Himpunan Kimia Klinik Indonesia

Di Kutip Oleh : Redaksi PUBinfo

Profil Organisasi

Himpunan Kimia Klinik Indonesia (HKKI) merupakan perhimpunan para profesional laboratorium (dokter patologi klinik, dokter spesialis lain yang tertarik di bidang laboratorium kesehatan, biokimia, sarjana/ilmuwan), termasuk para profesional yang bekerja di dalam industri diagnostik in-vitro, yang mendedikasikan dirinya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan melalui laboratorium klinik. Anggota HKKI saat ini berjumlah lebih dari 300 profesional.

Kimia klinik merupakan cikal bakal berkembangnya berbagai metode pemeriksaan di laboratorium klinik antara lain metode pemeriksaan imunoesai, termasuk Radio-Immuno-Assay, Enzyme-Immuno-Assay; Molecular Diagnostic; Hematology; Urinalysis dan Teknik Mikrobiologi, yang menggunakan teknik optik dan melibatkan berbagai bahan kimia dan dasar-dasar reaksi biokimia

Tujuan dari HKKI adalah:

Memberikan wadah kepada kegiatan untuk membina serta mengembangkan kimia klinik dan bidang lain di lingkungan laboratorium kesehatan dalam arti yang seluas-luasnya, baik secara mandiri maupun melalui kerjasama dengan himpunan ilmiah dan profesi lain

Keanggotaan HKKI terdiri dari:

Anggota Biasa:

Warga negara Republik Indonesia berijazah sarjana yang berminat dalam pengembangan kimia klinik dan bidang lain di lingkungan laboratorium kesehatan

Anggota Luar Biasa:

Mereka yang memenuhi syarat sebagai anggota biasa tetapi bukan warga negara Republik Indonesia
 
Anggota Kehormatan:

Mereka yang berjasa pada Kimia Klinik dan bidang lain di lingkungan laboratorium kesehatan tanpa melihat kewarganegaraannya

Anggota Korporasi:

Suatu perusahaan yang  aktivitasnya berhubungan dengan Kimia Klinik dan bidang lain di lingkungan laboratorium kesehatan

Sejarah HKKI

Singapura, Oktober 1979 di sebuah kamar hotel, beberapa dokter dari Indonesia yang bertugas di bidang kimia klinik sedang menghadiri Asian Pacific Congress of Clinical Biochemistry (APCCB). Prof. Gandasubrata (alm.), Dr. Bina Suhendra, Drs. Andi Wijaya, Dr. Widyaharsana (Direktur Ditlabkes), Prof. Marsetio dan masih ada beberapa nama lagi.

Mereka memang datang sebagai wakil Indonesia, tapi belum memiliki wadah organisasi profesional. Selanjutnya, semua yang hadir sepakat untuk membuat wadah organisasi sejenis dengan Asian and Pacific Federation of Clinical Biochemistry (APFCB). Dipilih nama HKKI (Himpunan Kimia Klinik Indonesia), karena keinginan dari semua yang hadir agar bisa menjadi anggota International Federation of Clinical Chemistry (IFCC), induk internasional organisasi-organisasi sejenis.

Kesepakatan di atas memberikan bara api semangat para anggota delegasi Indonesia untuk membuat wadah organisasi. Kebetulan, beberapa orang diantaranya memperoleh kesempatan mengikuti sidang organisasi kongres yang akan menunjuk siapa tuan rumah untuk APFCB lima tahun kemudian.

Kesempatan tidak disia-siakan. Tiba-tiba semua anggota delegasi menjadi sibuk. Pihak Kedubes RI terpaksa ikut pontang-panting mempersiapkan slide-slide tentang Indonesia, khususnya Bali.

Hasilnya sungguh tidak mengecewakan! Indonesia (baca: Bali!) dipilih untuk menjadi tuan rumah APFCB. Sampai jumpa di Denpasar 1985!

Tiba di tanah air, dilanjutkan pertemuan untuk mempersiapkan materi pendirian HKKI melalui akte notaris.

Jumat 25 Januari 1980, ditandatangani akte berdirinya HKKI oleh para pendiri yang terdiri dari Prof. Marsetio, Prof. Jeanne Latu, Prof. Tejo
Baskoro, Dr. Widyaharsana, Dra. Ninik Sulistyaningsih dan Dr. Bina Suhendra beserta notaris. Sebuah perjalanan sejarah telah digoreskan bagi organisasi profesional kimia klinis yang disebut HKKI, Himpunan Kimia Klinik Indonesia.

Selanjutnya, Prof. Dr. Marsetio Donosepoetro, SpPK ditunjuk sebagai ketuanya. Program utamanya selain membuat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga juga sebagai persiapan tuan rumah APFCB, Denpasar, Bali, 1985.

Ketua kepengurusan berikutnya hingga saat ini adalah:

Tahun 1980-1986: Prof. Dr. dr. Marsetio Donosepoetro, SpPK
Tahun 1986-1995: Prof. Dr. Jeanne Latu, SpPK
Tahun 1995-2000: Prof. Dr. dr. Marsetio Donosepoetro,  SpPK
Tahun 2000-2006: dr. Dalima Astrawinata, SpPK (K)
Tahun 2006-2013: Dr . Dra. Dewi Muliaty, MSi
Tahun 2013-2016: dr . July Kumalawati, DMM., SpPK (K)

Visi & Misi

VISI

Menjadikan Himpunan Kimia Klinik Indonesia sebagai organisasi yang profesional, terkemuka, dan disegani serta menjadi organisasi unggulan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kimia klinik yang berguna untuk kesejahteraan manusia.

MISI

  1. Meningkatkan profesionalisme dan pengetahuan para anggota HKKI dengan terus menerus melakukan pendidikan melalui pertemuan ilmiah, seminar, simposium, atau lokakarya dalam bidang yang berkaitan dengan Kimia Klinik.
  2. Melakukan pertukaran informasi dalam bidang Kimia Klinik antara semua pihak yang berminat dalam bidang Kimia Klinik, baik nasional maupun internasional.
  3. Meningkatkan kegiatan penelitian oleh para anggota dalam bidang Kimia Klinik.
  4. Meningkatkan publikasi ilmiah para anggota, baik nasional maupun internasional.
  5. Meningkatkan peran Kimia Klinik Indonesia di dunia Kimia Klinik Internasional.

 

Sumber: hkki.org


Layanan - HKKI - Himpunan Kimia Klinik Indonesia

Layanan Publik - Instansi