MAPPI - Masyarakat Profesi Penilai Indonesia

Di Kutip Oleh : Redaksi PUBinfo

Profil

Bahwa dalam pembangunan Nasional yang bertujuan untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur material dan spritual berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, menjadi kewajiban bagi setiap Warga Negara Indonesia untuk memberikan darma bakti sesuai dengan profesi dan keahlian masing-masing.

Bahwa pengabdian Profesi Penilai dalam pembangunan Nasional yang pada hakekatnya adalah pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan masyarakat Indonesia seluruhnya akan meningkat dengan adanya pembinaan dan pengembangan profesi tersebut.

Bahwa dalam rangka pembinaan dan pengembangan dimaksud perlu adanya wadah yang menghimpun Profesi Penilai Indonesia secara keseluruhan dalam kedudukannya sebagai pelaku kegiatan Penilaian.

Menyadari hal tersebut di atas, maka dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa pada tanggal 20 Oktober 1981 di Jakarta dibentuklah suatu organisasi Masyarakat Profesi Penilai Indonesia disingkat  MAPPI,dalam hubungan dan kegiatannya dengan luar negeri disebut Indonesian Society of Appraisers disingkat ISA.

MAPPI adalah Organisasi Profesi Penilai di Indonesia yang bersifat mandiri, nirlaba dan nonpolitis, yang berasaskan Pancasila dan berlandaskan ndang-Undang Dasar 1945 sebagai landasan konstitusional, Peraturan perundang-undangan lainnya yang berkaitan langsung dan tidak langsung dengan Profesi Penilai sebagai landasan formal serta Keputusan Musyarawah Nasional sebagai landasan operasional. Meningkatkan pengembangan profesi dan badan usaha jasa Penilai di tingkat Nasional dan Internasional.

TUJUAN

  1. Meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan integritas para anggota, sehingga lebih kompeten dan bertanggung jawab dalam profesinya;
  2. Membina etika profesi dan badan usaha jasanya dengan mematuhi ketentuan-ketentuan yang ada, dalam rangka meningkatkan dan mengembangkan peran serta partisipasi profesi Penilai dalam kegiatan pembangunan ekonomi;
  3. Meningkatkan pengembangan profesi dan badan usaha jasa Penilai di tingkat Nasional dan Internasional

TUGAS POKOK

  1. Bertindak mewakili profesi Penilai di Indonesia baik di dalam maupun di luar negeri;
  2. Membina anggota agar selalu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, memiliki integritas dan tanggung jawab dalam tugas profesinya;
  3. Menjaga terlaksananya kewajiban-kewajiban dan hak-hak anggota;
  4. Membina hubungan baik, jujur, adil dan tidak memihak antara masyarakat, pemberi tugas dan Penilai;
  5. Membina profesi Penilai dan badan usaha jasanya sehingga mendapat apresiasi secara Nasional maupun Internasional;
  6. Membina kerjasama dengan semua lembaga baik pemerintah maupun swasta termasuk profesi-profesi lain yang ada hubungannya dengan Profesi Penilai dan jasa layanannya;
  7. Melaksanakan kegiatan lainnya yang sah sepanjang tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga dan peraturan perundangan terkait.

FUNGSI

  1. Sebagai wadah Profesi Penilai dan badan usaha jasanya dalam mencapai tujuan bersama;
  2. Menegakkan norma Profesi Penilai yang luhur, berwibawa dan terpercaya;
  3. Melakukan hubungan-hubungan dengan pihak-pihak lain untuk kepentingan Profesi Penilai;
  4. Sebagai organisasi rujukan anggota dalam melaksanakan kegiatan praktek penilaian;
  5. Sebagai organisasi yang mengembangkan dan membina Profesi Penilai dan badan usaha jasa Penilai;
  6. Sebagai organisasi yang menyusun, menetapkan dan mengawasi pelaksanaan Kode Etik Profesi Penilai (KEPI) dan Standar Penilaian Indonesia (SPI);
  7. Sebagai organisasi yang melindungi anggota sebagai pelaksana Profesi Penilai dari tindakan yang tidak profesional.

KEGIATAN

  1. Meningkatkan partisipasi aktif para anggota dalam upaya peningkatan profesionalisme;
  2. Menyelenggarakan Ujian Sertifikasi Penilai dan Jasa lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
  3. Mengatur Pendidikan Profesi Penilai yang dalam pelaksanaanya dapat membentuk lembaga pendidikan secara independen;
  4. Mengakreditasi lembaga pendidikan yang meyelenggarakan pendidikan Penilai dan jasa lainnya sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku;
  5. Menyelenggarakan Pengembangan Profesi Berkelanjutan (Continuing Professional Development/CPD);
  6. Membentuk lembaga riset yang dapat bekerjasama dengan lembaga lainnya yang berkompeten;
  7. Mengadakan hubungan secara aktif dengan pemerintah, pengguna jasa dan masyarakat baik Nasional maupun Internasional;
  8. Menyelenggarakan kegiatan Pembinaan dan Advokasi terhadap anggota dan badan usahanya.

Sejarah

Berdirinya MAPPI dilandasi oleh keinginan untuk ikut berpartisipasi mengisi pembangunan nasional umumnya dan pembangunan ekonomi khususnya guna menuju masyarakat adil dan makmur berdasarkan pancasila dan UUD 1945.

Dimana pengabdian profesi penilai dalam pembangunan nasional yang pada hakekatnya adalah pembangunan manusia seutuhnya dan pembangunan masyarakat Indonesia seluruhnya akan meningkat dengan adanya pembinaan dan pengembangan profesi tersebut.

Dalam rangka pembinaan dan pengembangan dimaksud perlu adanya wadah yang mewakili profesi Penilai Indonesia secara keseluruhan dalam kedudukan masing-masing sebagai perorangan.

Menyadari hal tersebut diatas, maka dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa pada hari Selasa tanggal 20 Oktober 1981, bertempat di Gedung Bursa Efek Jakarta, Jalan Merdeka Selatan No. 41, Jakarta Pusat, dibentuklah Masyarakat Profesi Penilai Indonesia disingkat MAPPI yang merupakan Asosiasi Profesi di Indonesia yang khususnya mewadahi Profesional yang berkecimpung dalam Profesi Penilai dengan jumlah anggota saat ini kurang lebih 3500 orang tersebar di seluruh Indonesia.

Di dunia internasional MAPPI dikenal dengan nama Indonesian Society of Appraisers disingkat ISA. Pengurus Pusat MAPPI berkedudukan di Ibukota Negara Republik Indonesia, dengan kantor sekretariat di Jalan Kalibata Raya No.11-12E, Jakarta Selatan.

Visi dan Misi

VISI  

Peningkatan peran dan kualitas profesi penilai Indonesia menuju era Globalisasi

MISI

  • Peningkatan kualitas penilai Indonesia secara merata sebagai pilar Iayanan profesi sesuai tuntutan masyarakat - dunia usaha - pemerintah, dalam menyongsong kebutuhan dan tuntutan profesionalisme berstandar Internasional.
  • Meningkatkan peran organisasi sebagai penggerak masyarakat penilaian Indonesia sesuai dengan etika profesi dan etika organisasi.
  • Menjadikan SPI dan KEPI sebagai ukuran profesionalisme penilai Indonesia dalam kesetaraan Internasional.
  • Meningkatkan profesionalisme, kompetensi dan integritas Profesi Penilai sehingga melahirkan Penilai yang handal, bermoral dan beretika.

 

Sumber : mappi.or.id


Layanan - MAPPI - Masyarakat Profesi Penilai Indonesia

Layanan Publik - Instansi