Daftar Alamat Kantor Dinas Kehutanan se Indonesia

Di Kutip Oleh : Redaksi PUBinfo

SEJARAH

Keadaan Hutan di Jawa

Menurut catatan statisik tahun 2000, luas daratan di Pulau Jawa adalah 14.219.000 Ha. Luas hutan Negara yang terdapat di Jawa meliputi luas 3.025.992,73 Ha atau kurang lebih 21,3 % dari luas daratannya yang di bagi atas luas hutan di Jawa Barat sebanyak 20,9 % disbanding luas daratannta, di Jawa Tengah 15,21 % dan di Jawa Timur 28,5 %, atau rata-rata di seluruh Jawa tidak termasuk DKI Jaya dan DI Yogyakarta adalah 21,27 % (Tabel 2.1). Menurut laporan-laporan tahun 2000, berbagai pihak menyatakan bahwa luas dan kualitas hutan di Jawa, termasuk hutan konservasi telah berkurang, karena maraknya perambahan hutan dan pencurian kayu. Para ahli menyatakan bahwa persentase hutan yang terdapat di Pulau Jawa telah sudah sangat berkurang dari 15 %. Menurut laporan Departemen Kehutanan tahun 2001, luas hutan di Jawa Barat hanya tertinggal 19 %.

VISI MISI

Visi dan Misi

1. Visi

"Meningkatkan Fungsi Sumber Daya Hutan di Jawa Barat Tahun 2010"

Penetapan visi tersebut berdasarkan tugas pokok dan fungsi Dinas Kehutanan Propinsi Jawa Barat sebagaimana diatur dalam Keputusan Gubernur Jawa Barat nomor : 44 Tahun 2001. Pengertian pengelolaan hutan dan kehutanan memberikan makna disamping tugas perumusan kebijaksanaan juga memiliki tugas melaksanakannya dengan memberikan fasilitasi, pelayanan dan pengendalian pembangunan kehutanan. Pencapaian visi diindikasikan oleh tercapainya kelestarian fungsi dan manfaat hutan yang akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat. Kelestarian fungsi dan manfaat sumber daya hutan dapat diwujudkan melalui upaya-upaya pembangunan kehutanan dan pengamanan hasil-hasilnya secara berkelanjutan dan berkeadilan.

2. Misi

a. Meningkatkan Penyelenggaraan Rehabilitasi Hutan dan Lahan.

Akan dicapai dengan reboisasi hutan produksi, hutan lindung dan hutan konservasi.  Percepatan rehabilitasi lahan masyarakat yang kondisinya kritis akan dicapai melalui pembangunan hutan rakyat dan hutan kota termasuk hutan mangrove rakyat.

b. Optimalisasi Pemanfaatan Hutan dan hasil Hutan.

Akan diwujudkan dengan diversifikasi pemanfaatan hasil hutan baik kayu maupun non kayu.

c. Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Sekitar Hutan Melalui Pengelolaan Partisipatif.

Diimplementasikan secara intensif melalui Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat. Misi ini dilatarbelakangi oleh fakta bahwa dengan kepemilikan lahan oleh petani sangat rendah (? 0,20 Ha/KK/5 jiwa) maka akan sangat sulit untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila masyarakat tidak dilibatkan dalam pengelolaan hutan.  Memberikan akses kepada masyarakat secara luas dalam pembangunan kehutanan merupakan salah satu upaya untuk mengatasi kesenjangan pendapatan masyarakat.

Pembangunan kehutanan dengan melibatkan secara aktif masyarakat disekitarnya tidak terlepas dari peran penyuluh kehutanan di lapangan. Penyuluhan yang lebih intensif dan pengenalan inovasi baru dalam pengelolaan hutan partisipatif akan menjadi fokus  arah pembangunan kehutanan di masa yang akan datang dengan demikian perlu dilakukan revitalisasi penyuluhan kehutanan dalam pencapaian misi ini.

d. Memantapkan dan mengamankan Kawasan Hutan Pencapaian misi ini akan dilakukan melalui penyelesaian pengukuhan batas luar kawasan hutan dan penataan batas fungsi, juga kawasan lindung non hutan yang perlu dilakukan penandaan batasnya di lapangan. Kelestarian sumberdaya hutan dapat terjaga apabila tekanan gangguan keamanan dapat ditanggulangi, untuk mewujudkannya diperlukan upaya-upaya pengamanan yang terpadu dan berkesinambungan.

e. Penguatan Desentralisasi Pembangunan Kehutanan.

Akan ditempuh dengan menempatkan pelaksanaan kegiatan di tingkat kabupaten/kota baik melalui kerjasama maupun tugas pembantuan.

 

Sumber: jabarprov.go.id


Layanan - Daftar Alamat Kantor Dinas Kehutanan se Indonesia

Layanan Publik - Instansi