Balitsembawa - Balai Penelitian Sembawa

Di Kutip Oleh : Redaksi PUBinfo

Sejarah Balai Penelitian Sembawa :

Berdasarkan kronologis berdirinya Balai Penelitian Sembawa dapat diuraikan sebagai berikut  :

  1. Surat Menteri Pertanian Republik Indonesia yang ditujukan kepada Gubernur Kepala Daerah Propinsi Sumatera Selatan No. 210/Mentan/V/1973 tanggal 23 Mei 1973, perihal Pendirian Cabang Balai Penelitian Perkebunan Bogor di Sumatera Selatan.;
  2. Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Propinsi Sumatera Selatan No. PD/123/1973, tanggal 28 Juli 1973 tentang Persiapan Pendirian Cabang Balai Penelitian Perkebunan  di Daerah Propinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Daerah Propinsi Sumatera Selatan menyetujui penyerahan penguasaan atas tanah Kebun Percobaan di Sembawa Sumatera Selatan Kepada Departemen Pertanian c.q. Balai Penelitian Perkebunan Bogor untuk dimanfaatkan dalam rangka pendirian Cabang Balai Penelitian Perkebunan Bogor di Propinsi Sumatera Selatan.;
  3. Surat Keputusan Menteri Pertanian No.445/Kpts/OP/9/1973, tanggal 10 September 1973, tentang Penugasan Direktur Balai Penelitian Perkebunan Bogor untuk Menerima Penyerahan Penguasaan Tanah Kebun Percobaan Di Sembawa Sumatera Selatan.;
  4. Surat Gubernur Kepala Daerah Propinsi Sumatera Selatan Palembang yang ditujukan kepada Direktur Balai Penelitian Perkebunan Bogor No.Dp-6/1566/1974, tanggal 11 Mei 1974, perihal Tanah untuk Perluasan Kebun Percobaan Sembawa.;
  5. Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Sumatera Selatan Palembang No.275/Kpts/I/1975, tanggal 05 Juni 1975, tentang Penggunaan Tanah Seluas 4850 Ha Di Marga Pangkalan Balai dan Marga Rantau Bayur Daerah Tingkat II Musi Banyuasin yang diperlukan untuk Perluasan KP. Sembawa.;
  6. Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 270/ HP/DA/79 tanggal 21 Desember 1979 dalam Sertifikat Tanah Hak Pakai nomor 2, Desa Pangkalan Balai, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Musi Banyuasin.
  7. Surat Keputusan Menteri Pertanian No.789/Kpts/Org/9/1981, tanggal 11 September 1981, tentang Pembentukan Balai Penelitian Perkebunan Sembawa. dan peresmiannya dilaksanakan pada tanggal 18 April 1982 oleh Wakil Presiden Republik Indonesia (Bapak H. Adam Malik).

Balai Penelitian Perkebunan Sembawa adalah balai penelitian perkebunan milik Pemerintah berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian No. 823/Kpts/KB.110/11/89, tanggal 30 Nopember 1989 dan pada tanggal 17 Februari 2009 diperbaharui dengan Surat Keputusan Menteri Pertanian No. 785/Kpts/PD.300/2/2009 tentang Pengelolaan Balai/Penelitian Perkebunan dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Departemen Pertanian.

Dengan terbentuknya Asosiasi Penelitian dan Pengembangan Perkebunan Indonesia (AP3I) vide akta notaris Ny. Subagio Reksodipuro, SH No. 50 tanggal 24 Nopember 1987. maka koordinasi dan pengelolaan kegiatan penelitian Balai Penelitian Perkebunan  Sembawa dilakukan oleh AP31.  Kemudian berdasarkan Surat Keputusan No. 222/SPP/89 tanggal 3 Juli 1989 nama Balai Penelitian Perkebunan Sembawa diubah menjadi Pusat Penelitian Perkebunan Sembawa ( Puslitbun Sembawa ).

Sejalan dengan konsolidasi Puslit - puslit di lingkungan AP3I pada tanggal 1 Februari 1993, melalui Surat Keputusan No. 059/93  Status Pusat Penelitian Perkebunan Sembawa berubah menjadi Balai Penelitian Sembawa di bawah naungan Pusat Penelitian Karet..

Balai Penelitian Sembawa berlokasi di tengah-tengah sentra perkebunan karet rakyat, berjarak 29 km sebelah barat kota Palembang dan 19 km dari Pelabuhan Udara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.  Secara Administratif termasuk daerah Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.

Tugas pokok dan fungsi Balai Penelitian Sembawa:

Dalam pelaksanaannya Balai Penelitian Sembawa mempunyai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sebagai berikut :

  • Mengemban Tugas pokok menghasilkan teknologi yang dapat meningkatkan produktivitas dan mutu bahan olah karet dalam rangka meningkatkan pendapatan, terutama karet rakyat.
  • Melakukan berbagai Fungsi meliputi:
  1. Melaksanakan kegiatan penelitian untuk menghasilkan teknologi karet meliputi prapanen, pasca panen dan sosial ekonomi;
  2. Melaksanakan pelayanan dan jasa hasil penelitian;
  3. Melaksanakan kegiatan alih teknologi.

Visi & Misi Balai Penelitian Sembawa :

Sebagaimana telah dirumuskan dalam Rencana Strategis (Renstra) Periode 2005-2009, Balai Penelitian Sembawa, Pusat Penelitian Karet menetapkan   

Visi :

Menjadi lembaga penelitian, pengembangan dan pelayanan yang terkemuka, mandiri dan berperan aktif dalam mewujudkan usaha agribisnis karet nasional yang berdaya saing tinggi, mensejahterakan, berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.

Misi :

  1. menghasilkan inovasi, merekayasa dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang diperlukan bagi pengembangan sistem dan usaha agribisnis karet untuk mendukung pencapaian tujuan pembangunan nasional;
  2. memasyarakatkan secara intensif inovasi teknologi hasil penelitian kepada pengguna;
  3. mendorong peningkatan kinerja industri berbasis karet di dalam negeri, melalui introduksi inovasi teknologi serta pelayanan yang proaktif;
  4. mendorong terciptanya industri berbasis karet yang ramah lingkungan guna mempertahankan kelestarian agroindustri;
  5. melakukan upaya-upaya yang mengarah pada kemandirian institusi secara finansial melalui kegiatan usaha yang berbasis pada kompetensi.

 

Sumber : balitsembawa.com


Layanan - Balitsembawa - Balai Penelitian Sembawa

Layanan Publik - Instansi