Balit Getas - Balai Penelitian Getas

Di Kutip Oleh : Redaksi PUBinfo

Sejarah Balit Getas

Balai Penelitian Getas – Salatiga, Jawa Tengah didirikan pada tanggal 1 Januari 1964 oleh BPU – PPN Karet. Pada mulanya, sesuai dengan surat keputusan BPU – PPN Karet No. 166/II/C/K tanggal 3 Desember 1963, namanya adalah Rubber Research Centre Merbuh yang berkedudukan di Merbuh, Kecamatan Boja, Kabupaten Semarang. Berdasarkan surat keputusan BPU – PPN Karet No. IIC/RC/SK/6822/64/K tanggal 10 Desember 1964 Research Centre Merbuh dipindah ke Getas – Salatiga, dan namanya berubah menjadi Rubber Research Centre Getas

Pada tanggal 28 Agustus 1968 terjadi reorganisasi dalam tubuh BPU – PPN Karet yang mengakibatkan pengelolaan Rubber Research Centre Getas (RRC Getas) diserahkan dari BPU – PPN Karet kepada PNP X, XI, XII, XIII, XVIII, XXIII dan XXVI. Berlandaskan Surat Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia No. 289/Kpts/Um/7/1975 wilayah kerja RRC Getas diperluas meliputi PTP XXIX dan XXX, dan kegiatannya ditambah tidak hanya karet tetapi meliputi juga kelapa, kakao, kapok dan lain-lain. Berkaitan dengan itu nama Rubber Research Centre (RRC) Getas diubah menjadi Research Centre (RC) Getas.

Pada tanggal 9 Juni 1989 berdiri Asosiasi Penelitian dan Pengembangan Perkebunan Indonesia (AP3I) yang mempersatukan 4 Research Centre termasuk RC Getas dan 5 Balai Penelitian Perkebunan kedalam satu wilayah yaitu AP3I. Pada saat itu pula nama Research Centre Getas diganti menjadi Pusat Penelitian Perkebunan Getas.

Berdasar Surat Keputusan Dewan Pengurus Harian AP3I No. 084/Kpts/DPH/XII/92 tanggal 24 Desember 1992, Pusat Penelitian Perkebunan (Puslitbun) yang mempunyai Penelitian Karet, yaitu 5 Puslitbun termasuk Getas dan Sebagian Puslitbun Bogor disatukan dalam satu wadah Pusat Penelitian Karet, yang berpusat di bekas Puslitbun Sungei Putih – Medan.

Puslitbun Getas merupakan bagian dari Puslit Karet dan berstatus sebagai Balai Penelitian. Dengan demikian Puslitbun Getas berubah namanya menjadi Balai Penelitian Getas.

Profil Balit Getas

Balai Penelitian Karet Getas – Salatiga merupakan Unit Kerja PT. Riset Perkebunan Nusantara

  • PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) merupakan transformasi dari Lembaga Riset Perkebunan Indonesia (LRPI)
  • PT RPN adalah anak perusahaan BUMN Perkebunan di Indonesia (PTP Nusantara I s/d XIV dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero)).
  • PT RPN memberikan pelayanan jasa teknologi dan produk perkebunan, untuk kemajuan agribisnis perkebunan Indonesia, baik yang dikelola perkebunan rakyat maupun perkebunan besar.
  • Menteri Pertanian RI melalui surat No 199/TU.210/M/9/2009 mendukung perubahan status LRPI menjadi PT RPN dengan tetap menjalankan tugas dan fungsi sesuai mandat yang diemban LRPI yaitu melaksanakan Riset dan Pengembangan komoditas kelapa sawit, karet, kopi, kakao, teh, kina dan tebu.

susunan pt rpn
Balai Penelitian Karet Getas adalah salah satu unit kerja dari PT. RISET PERKEBUNAN NUSANTARA (RPN), didirikan pada tahun 1964, merupakan tempat penelitian independen yang dibangun oleh BUMN Perkebunan di Indonesia guna mendukung usaha perkebunan karet.

Tujuan Balit Getas

  • Melakukan PENELITIAN untuk budidaya dan sosial ekonomi karet wilayah Jawa, Kalimantan dan KawasanTimur Indonesia.
  • Melaksanakan PENGEMBANGAN perkebunan karet melalui paket aplikasi teknologi berdasarkan pada spesifikasi agroekosistem wilayah setempat.
  • Menyediakan PELAYANAN JASA analisis lab dan kerjasama yang didukung oleh tenaga kerja profesional di bidang prapanen dan sosial ekonomi

SUMBER DAYA dan FASILITAS

  • Peneliti 16 orang ( 1 orangS3, 5 orangS2, 10 orangS1),
  • Teknisi  penelitian / laborat / kebun 14 orang.
  • Staff dan karyawan penunjang 45 orang.
  • Ruang perkantoran, aula, perpustakaan, mess pelatihan dsb
  • Laboratorium (Tanah & Pupuk, Hama Penyakit Tanaman, Kultur Jaringan)
  • Kebun Percobaan & Pembibitan ± 27 ha

PENGALAMAN KERJASAMA:

  • Pengawalan Investasi Tanaman Karet Belum Menghasilkan
  1. PT Perkebunan Nusantara XII
  2. PT Perkebunan Nusantara IX
  3. PT Perkebunan Nusantara VIII
  • Pengawalan Eksploitasi (Penyadapan) Tanaman Karet
  1. PT Perkebunan Nusantara XII
  2. PT Perkebunan Nusantara VIII
  • Pembangunan kebun karet di KPH Pemalang Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah
  • Rekomendasi Pemupukan (sejak tahun2003 – sekarang)
  1. Perkebunan J.A. Wattie (Jawa Tengah dan Kalimantan Selatan), Perkebunan Bajabang (Jawa Barat), Perkebunan Condong Garut (Jawa Barat), Perkebunan Ledok Ombo (Jawa Timur), PTPN XII, PTPN IX, PTPN VIII.
  • Feasibilty Study, Survei Tanah dan Evaluasi Lahan
  1. PTPN IX, PTPN VII, PTPN XII, PT. Putra Pratama Katingan, Perum Perhutani Unit III Jawa Barat dan Banten, PT. Astra Agro Lestari (2010 – 2012)

 

Sumber: balitgetas.co.id


Layanan Publik - Instansi