Balittas - Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat

Di Kutip Oleh : Redaksi PUBinfo

Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittas) merupakan salah satu unit pelaksana teknis (UPT) Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, yang bertanggung jawab langsung kepada Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan di Bogor. Balittas berkedudukan di Karangploso, Malang, Jawa Timur, mempunyai kegiatan penelitian tanaman pemanis, serat, tembakau, dan minyak industri.

Sejarah

Cikal bakal semua Balai Penelitian Pertanian di Indonesia termasuk Balai Penelitian Tanaman Tembakau dan Serat (Balittas) adalah Algemeen Proefstation Voor de Landbouw (APL) yaitu Balai Penelitian yang mempunyai mandat menangani tanaman pertanian rakyat meliputi tanaman hortikultura, tanaman pangan, dan perkebunan rakyat, yang didirikan pada tahun 1918. Pada tahun 1950 APL berubah menjadi Balai Besar Penyelidikan Pertanian (BBPP) yang berpusat di Bogor. Keberadaan Balittas saat inipun tidak dapat dipisahkan dengan perkembangan dan keberadaan Balai–Balai Penelitian yang menangani komoditas Balittas sebelumnya seperti: Balai Besar Penyelidikan Pertanian (BBPP) di Bogor, BBPP Cabang Malang, BBPP Cabang Makasar, Balai Penyelidikan Teknik Pertanian (BPTP) Perwakilan Jawa Timur dan Jawa Tengah, Lembaga Penelitian Serat dan Jenis-Jenis Tanaman Industri Lainnya (LPTS), Lembaga Penelitian Kelapa dan Jenis-jenis Tanaman Lemak Lainnya (LPKL), Lembaga Penelitian Tanaman Industri (LPTI) Cabang Wilayah II di Malang, Balai Penelitian Tanaman Industri (Balittri), Balai Penelitian Tembakau dan Tanaman Serat (Balittas), dan Balai Penelitian Tanaman Tembakau dan Serat (Balittas).

Bagan alur organisasi Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat

Tahun

 

Uraian Nama Instansi

 

Organisasi Induk

1918

 

Didirikan Balai Penelitian yang menangani Tanaman Pertanian Rakyat meliputi tanaman hortikultura, tanaman pangan, dan perkebunan rakyat di Indonesia yang bernama Algemeen Proefstation Voor de Landbouw (APL).

 

Departemen Voor Economische Zaken

1942

 

Algemeen Proefstation Voor de Landbouw (APL)dinamakan ”Noozi Sikenzyoo”  atau disebut Pusat Penyelidikan Pertanian Umum.

 

Pemerintah Jepang

1949

 

APL berubah menjadi Djawatan Penjelidikan Pertanian (Dj. PP).

 

Departemen Voor Economische Zaken

1950

 

Dj PP berubah menjadi Balai Besar Penyelidikan Pertanian (BBPP) berpusat di Jl. Tjikeumeuh sekarang Jl. Merdeka 99 Bogor.

 

Departemen Voor Economische Zaken

1951

 

Dibentuk Unit Pelaksana Teknis/Administrasi di lingkup BBPP:

1. Balai Penyelidikan Teknik Pertanian(BPTP)

2. Balai Besar Cabang Makasar.

3. Laboratorium Perikanan Darat.

4. Kantor Pusat Balai Besar sebagai koordinator.

 

BBPP

1951

 

BPTP berdasarkan mandatnya dibagi menjadi 3 bagian 1. Bagian Teknik Pertanian

2. Bagian Tanaman Dagang

3. Bagian Tanaman Makanan

 

BBPP/BPTP Pusat

1951

 

Bagian Tanaman Dagang memulai kegiatan penelitian: komoditas tembakau, kapas, kapuk, serat batang, kelapa, jarak kepyar, wijen, tanaman insektisida, tebu, dan lain lain.

 

BPTP Pusat

1954

 

R. Isman Sastrodarmo menjadi Pimpinan BPTP Perwakilan Jawa Tengah dan Jawa Timur berkedudukan di KP Genteng, Banyuwangi

 

BPTP Pusat

1958

 

W.G.P.T. Tamboenan menjadi Kepala Cabang BBPP Malang berkantor di Serayu 2, Malang

 

BPTP Pusat

1958

 

R. Isman Sastrodarmo menjadi Pimpinan BPTP Perwakilan Jawa Tengah dan Jawa Timur berkedudukan di Jl. Kenanga 36 sekarang Jl. Industri Timur 36 Malang

 

BPTP Pusat

1961

 

Bagian Tanaman Dagang dipecah 2 bagian:

1. Lembaga Tanaman Serat dan Jenis-Jenis Tanaman

Industri Lainnya (LPTS)

2. Lembaga Penelitian Kelapa dan Jenis lemak Lainnya

(LPKL)

 

 

Direktorat Jenderal Perkebunan

1968

 

LPTS dan LPKL dilebur menjadi Perwakilan Lembaga Penelitian Tanaman Industri (LPTI) Jawa Timur di Malang

 

Direktorat Jenderal Perkebunan

1972

 

LPTI Cabang Malang menjadi Lembaga Penelitian Tanaman Industri Cabang Wilayah II Malang

 

LPTI Pusat Bogor

1981

 

Lembaga Penelitian Tanaman Industri Cabang Wilayah II Malang menjadi Balai Penelitian Tanaman Industri (Balittri)

 

Puslitbang Tanaman Industri

1984

 

Balittri menjadi Balai Penelitian Tembakau dan Tanaman Serat (Balittas)

 

Puslitbang Tanaman Perkebunan

2002

 

Balai Penelitian Tembakau dan Tanaman Serat (Balittas) menjadi Balai Penelitian Tanaman Tembakau dan Serat (Balittas)

 

Puslitbang Tanaman Perkebunan

2011

 

Balai Penelitian Tembakau dan Tanaman Serat (Balittas) menjadi Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittas)

 

Puslitbang Tanaman Perkebunan

2012-Sekarang

 

Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittas)

 

Puslitbang Tanaman Perkebunan

 

Sumber: balittas.litbang.pertanian.go.id


Layanan Publik - Instansi