Ini 3 Jurus Jitu Pulihkan Ekonomi Bali dari "Chief" Luhut

By PUBinfo Redaksi 08 Apr 2021, 11:18:37 WIB | dibaca : 61 pembaca

Ini 3 Jurus Jitu Pulihkan Ekonomi Bali dari "Chief" Luhut

Foto: Luhut Binsar Pandjaitan. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan memaparkan tiga jurus yang harus dilakukan untuk memulihkan perekonomian Bali.

Sebagaimana diketahui, perekonomian Bali mengalami kontraksi yang dalam selama pandemi Covid-19 dan tercatat mengalami terkontraksi 0,3% selama tahun 2020. Hal ini disebabkan karena perekonomian Bali tergantung pada sektor Pariwisata padahal sektor ini yang paling terdampak akibat Covid-19.

"Ekonomi Bali terdampak signifikan karena Covid-19. Mengalami kontraksi lebih dalam dibandingkan ekonomi nasional. Makanya, menurut saya ada tiga kunci recovery ekonomi Bali dalam jangka pendek ini," ujarnya dalam webinar di Jakarta, Kamis (8/4/2021).

Pertama adalah pengendalian Covid-19 yang semakin baik, tidak hanya di Bali, tetapi juga secara nasional. Dengan pengendalian yang baik maka penyebaran bisa ditekan sehingga aktivitas ekonomi akan kembali normal.

Kedua, percepatan proses vaksinasi di Bali sehingga herd immunity bisa segera tercipta. Dia sudah meminta Menteri Kesehatan untuk menjamin kecepatan vaksinasi Covid-19 di Bali.

Ketiga, membuat protokol kesehatan yang ketat di Bali. Ini terutama untuk para wisatawan mancanegara yang harus dijalin kesepakatan dengan negara asal turis tersebut.

"Kami memang sedang menjajaki negosiasi dengan beberapa negara untuk membuka travel bubble wisman dengan Bali," jelasnya.

Sementara itu, langkah memulihkan perekonomian Bali untuk jangka menengah dan panjang ada beberapa insentif yang akan diberikan oleh Pemerintah. Pertama, pengembangan health tourism dengan membuka rumah sakit internasional untuk penanganan penyakit-penyakit spesifik seperti kanker, tumor. Menurutnya sudah ada beberapa investor yang berminat untuk hal tersebut. Kedua, diversifikasi kepada sektor-sektor di luar pariwisata seperti kelautan dan budidaya perikanan, serta pertanian.

"Kedua hal tersebut adalah kunci terhadap sustainability industry pariwisata di Bali. Terakhir, saya ingin mengingatkan kepada semua untuk tetap bersatu mematuhi protokol kesehatan, dan juga bahu-membahu meningkatkan sektor ekonomi di Bali," tegasnya.

 

Sumber : cnbcindonesia.com